modul biologi klas XI semester genap

BAB I

PENCERNAAN MAKANAN

 

Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa dapat menjelaskan zat makanan dan zat aditif.
  2. Siswa dapat menjelaskan organ-organ sistem pencernaan dan proses pencernaan.
  3. Siswa dapat menjelaskan teknologi pangan.
  4. Siswa dapat menjelaskan gangguan dan penyalit pada sistem pencernaan manusia.
  5. Siswa dapat menjelaskan pencernaan ruminansia.

 

RINGKASAN MATERI

  1. A. Zat Makanan dan Zat Aditif

Setiap makhluk hidup termasuk manusia memerlukan makanan untuk menjaga kelangsungan  hidupnya. Makanan yang kita konsumsi sehari-hari terdiri dari atas beberapa zat makanan (nutrient). Sebagian dari makanan itu diperlukan dalam jumlah yang besar sehingga disebut makronutrien dan sebagian hanya diperlukan dalam jumlah yang kecil sehingga disebut mikronutrien.

 

  1. 1. Fungsi Makanan

Fungsi makanan bagi tubuh adalah sebagai berikut :

  1. Sebagai sumber bahan bakar.
  2. Sebagai sumber bahan pengatur.
  3. Sebagai bahan pembangun.

  1. 2. Macam-macam Zat Makanan (Nutrien) yang Diperlukan Tubuh
    1. a. Karbohidrat

Karbohidrat ini merupakan senyawa organic yang terdiri atas unsure C, H, dan O. zat makanan ini berfungsi sebagai sumber energi yang utama di dalam sel-sel tubuh. Bahan makanan yang mengandung kerbohidrat contohnya ubi-ubian, sereal (biji-bijian), dan buah-buahan.

Menurut kompleksitasnya karbohidrat dapat dibedakan menajdi tiga macam :

1)      Monosakarida, yaitu karbohidrat yang hanya disusun oleh satu molekul gula, misalnya glukosa, fruktosa, dan galaktosa.

2)      Disakarida, yaitu karbohidrat yang terdiri dari dua molekul gula, misalnya sukrosa terdiri dari glukosa dan fruktosa, maltose terdiri dari dua molekul glukosa, dan laktosa terdiri dari glukosa dan galaktosa.

3)      Polisakarida, yaitu karbohidrat yang terdiri dari banyak molekul gula sederhana, misalnya selulosa, kitin, glikenon, dan amilum.

  1. b. Lemak

Lemak merupakan senyawa organic yang terdiri atas atom C, H, dan O dengan susunan yang kompleks dibanding karbohidrat. Lemak merupakan ester gliserol dan asam lemak. Senyawa ini berperan sebagai sumber energi sebagai bahan pembangun membrane sel, sebagai cadangan makanan dan sebagai pelarut vitamin A, D, E, dan K.

  1. c. Protein

Protein merupakan senyawa organik kompleks yang terdiri atas unsur C, H, O, N dan sering kali terdapat unsur S dan P. Protein merupakan polimer dari asam-asam amino, yang mempunyai fungsi sebagai berikut.

1)      Sebagai sumber energi.

2)      Sebagai bahan pembangun sel-sel tubuh.

3)      Sebagai bahan pembentuk antibodi.

4)      Membentuk enzim.

5)      Mengatur kesetimbangan cairan tubuh.

6)      Menjaga kesetimbangan pH darah.

  1. d. Air

Air merupakan zat makanan yang diperlukan dalam jumlah relatif banyak. Di dalam tubuh fungsi air adalah sebagai berikut :

1)      Membantu dalam setiap metabolisme tubuh.

2)      Sebagai bahan pelarut berbagai macam bahan di dalam tubuh.

3)      Untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang karena pengeluaran keringat, dan pengeluaran air dalam bentuk lain.

4)      Sebagai bahan pembangun sel-sel tubuh karena sebagian besar komponen yang menyusun isi sel makhluk hidup adalah air.

  1. e. Vitamin

Vitamin merupakan senyawa organik yang diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit. Fungsi vitamin bagi tubuh adalah untuk mengatur berbagai macam aktivitas dan metabolismes dalam sel. Vitamin tidak dapat disintesis oleh tubuh sehingga dalam setiap intake makanan sehari-hari harus mengandung vitamin yang diperlukan tubuh. Apabila tubuh kekurangan vitamin dapat menimbulkan gejala hipovitaminosis bahkan lebih parah lagi dapat menimbulkan gejala avitaminosis.

Perhatikan tabel berikut!

No Vitamin Sumber Fungsi faal Hipovitaminosis
1. B1, aneurin, thiamin,

anti neuritik,

anti beri-beri

Ragi, kecambah, kulit

ari beras, wortel, hati,

telur, susu, ginjal

Metabolisme karbohidrat,

penyerapan air, lemak

Beri-beri, selera

makan hilang dan

pertumbuhan terhenti

2. B1, riboflavin,

laktoflavin

Ragi, telur, hati,

ginjal, otak

Metabolisme makanan,

pertumbuhan,

rangsang saraf mata

Keilosis, katarak,

keratitis mata,

pertumbuhan terhenti

3. Asam nikotin, niasin Hati, susu, kedelai,

kol, ragi, bayam

Pertumbuhan,

metabolisme sel,

karbohidrat.

Pelagra, dermatitis,

diare, dimensia

4. B6, piridoksin, adenin Hati, ikan, daging,

sayuran

Transaminasi dan

pembentukan darah

Pelagra, anemia,

opstipasi

5. Asam pantotenat Hati, ikan, daging,

ragi, beras

Membentuk koenzim A Dermatitis
6. Asam para amino

benzoat

Ragi dan hati Pertumbuhan rambut Rambut rontok

dan uban

7. B11, asam folin Hati, ginjal dan

sayuran

Pertumbuhan sel darah Anemi pernisiosa
8. Biotin Ragi, beras, sayuran,

buah-bahhan

pertumbuhan Dermatitis
9. B12 Hati, ikan, susu Pertumbuhan,

pembentukan sel darah

Anemi pernisiosa
No Vitamin Sumber Fungsi faal Hipovitaminosis
10. C, asam askorbin,

anti skorbut

Sayuran, buah segar,

hati dan ginjal

Pertumbuhan

dinding kapiler

darah, pembentukan

jaringat ikat

Skorbut, pendarahan

kulit, sendi dan gusi

11. A, aseroftol,

antiseroftalmia

Mentega, hati, susu,

telur, minyak ikan

Pertumbuhan

epitel, regenerasi

rodopsin di retina

Hemeralopia bintik

bitot, seroftalmia.

keratomalasia.

frinoderma

12. D, ergosterol, atirakitis Minyak ikan, susu,

ragi, mentega, kuning telur.

Mengatur kadar kapur dan pospor, mengatur osifikasi Rakitis dan

osteomalasia

13. E, tokoferol,

antisterilitas

Kecambah, kuning

telur, susu, lemak

daging, ragi

Mencegah pendarahan, mengatur proliferasi sel Keguguran, kematian embrio, kemandulan
14. K, filokinon,

atihemorage

Sayuran, bakteri usus Pembentukan

protombin, pembekuan darah

Darah sukar membeku

  1. f. Mineral

Mineral merupakan bahan makanan yang berfungsi untuk bahan pengatur berbagai aktivitas di dalam tubuh dan sebagai bahan pembangun. Berdasarkan jumlah yang diperlukan tubuh, mineral dikelompokkan menjadi dua macam :

1)      Makroelemen, yaitu mineral yang diperlukan dalam jumlah yang besar. Contoh kalium, fosfor, magnesium, belerang, klor, natrium, dan kalsium.

2)      Mikroelemen, yaitu mineral yang diperlukan dalam jumlah sedikit tetapi harus ada karena apabila kebutuhan tubuh tidak tercukupi akan timbul gangguan dalam metabolisme dan Pertumbuhan. Contoh zat besi, flour, iodium, dan tembaga.

 

  1. 3. Zat Aditif Makanan

Zat aditif makanan adalah zat yang secara sengaja maupun tanpa sengaja ditambahkan dalam bahan makanan guna memperbaiki nilai gizi dan cita rasa, mengawetkan bahan makanan, atau memberikan rasa mantap serta memperbaiki penampilan.

Zat aditif menurut tujuannya dapat dibedakan menjadi berikut :

  1. a. Zat aditif sebagai bahan pengawet

Zat aditif yang aman digunakan sebagai bahan pengawet makanan secara alami adalah gula, garam dapur, dan asam jawa. Selain itu bahan pengawet yang relatif aman bagi kesehatan adalah larutan cuka 4%, asam benzoat atau garam natriumnya.

Dalam industri makanan seperti industri keju, kornet dan daging asap seringkali menggunakan garam nitrat atau nitric sebagai pengawet. Penggunaan bahan ini selain mencegah munculnya gas oleh aktivitas bakteri pembentuk asam butirat juga dapat mencegah pertumbuhan bakteri Clostridium butilinum. Namun dikhawatirkan penggunaan bahan ini sebagai pengawet dapat bereaksi dengan senyawa amina sekunder dalam tubuh dan menghasilkan senyawa yang bersifat karsinogenik. Kerusakan makanan karena adanya reaksi oksidasi terhadap makarian dapat dicegah dengan pemberian zat anti oksidan seperti vitamin C, Vitamin E, BHA, dan BHT.

  1. b.

    1.

    Zat aditif memberikan warna

Pemberian warna pada makanan dapat meningkatkan penampilan makanan sehingga menggugah minat konsumen. Zat warna yang ditambahkan dalam bahan rnakanan dapat bersifat alami maupun sintetik. Pewarna alami yang biasa ditambahkan pada bahan makanan adalah kunyit, cabe, daun suji, wortel, buah cokelat dan biji kopi. Zat warna alami lebih aman digunakan dari pada zat warna sintetis.

  1. c. Zat aditif sebagai penambah aroma

Untuk menambah aroma ke dalam bahan makanan dapat ditambahkan senyawa ester, terutama aroma buah-buahan.

  1. d. Zat aditif pembangkit cita rasa

Rasa mantap pada makanan dapat ditingkatkan dengan penambahan bahan penyedap yang dapat meningkatkan rasa enak dan menekan rasa yang tidak diinginkan dalam makanan. Pada umumnya orang menggunakan vitsin (moto) atau MSG.

Monosodium glutamate merupakan bahan aditif yang tidak berbau dan mempunyai rasa campuran antara asin dan manis. Penggunaan MSG yang berlebihan dapat merusak sel saraf otak.

Bahan alami yang dapat meningkatkan cita rasa lebih aman digunakan daripada bahan sintetis. Bahan tersebut antara lain garam dapur, terasi, asam jawa, dan asam cuka.

  1. e. Zat aditif pemberi rasa asam

Bahan pengasam dapat digunakan dalam makanan untuk menambah rasa asam, pengawet makanan, memperbaiki warna dan rasa atau untuk mempermudah pengolahan. Bahan pengasam yang biasa digunakan dalam makanan adalah asam sitrat, asam laktat asam fumarat dan asam asetat.

  1. f. Zat aditif pemucat makanan

Bahan pemucat pada umumnya digunakan dalam produksi terigu. Bahan ini digunakan untuk menghilangkan pengaruh yang dibawa oleh berbagai pigmen yang ada dalam biji gandum.

  1. g. Zat aditif pen,gernbang bahan makanan

Dalam pembuatan berbagai macam roti dan kue digunakan bahan yang berfungsi untuk mengembangkan adonan. Bahan pengembang ini dapat berupa senyawa kimia maupun mahluk hidup yang dapat melakukan fermentasi, Baik senyawa kimia maupun makhluk hidup yang digunakan dalam mengembangkan adonan roti dapat menghasilkan CO2 yang dapat menyebabkan adonan mengembang. Bahan pengembang biologis dapat menggunakan yeast / ragi sedangkan untuk bahan kimia dapat menggunakan natrium bikarbonat.

LEMBAR KEGIATAN

  1. Kegiatan Individu
    1. Carilah artikel pada koran / majalah / tabloid yang berisi tentang bahan-bahan aditif pada makanan!
    2. Buatlah resum dari artikel tersebut dan kumpulkan pada gurumu!

 

  1. Kegiatan Kelompok

Uji Makanan

Tujuan :

  1. Siswa dapat menentukan reagen yang sesuai untuk menentukan kandungan zat makanan.
  2. Siswa dapat menentukan kandungan zat makanan yang terdapat dalam bahan makanan.

Alat dan Bahan

  1. Reagen benedict / fehling A dan B
  2. Reagen biuret
  3. Lugol / iodium
  4. Larutan amilum
  5. Larutan glukosa
  6. Laritan albumin / putih telur
  7. Pipet tetes
  8. Gelas ukur
  9. Minyak kelapa
10.  Pembakar spiritus

11.  Kasa

12.  Kaki tiga

13.  12 buah tabung reaksi

14.  Rak tabung reaksi

15.  Korek api

16.  Gelas piala

17.  Penjepit

18.  Kertas buram / HVS

Cara kerja

  1. Uji amilum
    1. Ambil 4 tabung reaksi dan masing-masing berilah label A, B, C, dan D!
    2. Masukkan 1 ml larutan amilum pada tabung A, larutan glukosa pada tabung B, larutan albumin pada tabung C dan minyak kelapa pada tabung D!
    3. Tetesi pada setiap tabung dengan 5 tetes larutan lugol!
    4. Amati perubahan warna yang terjadi!
    5. Uji glukosa
      1. Ambil 4 buah tabung reaksi san berilah label A, B, C, dan D!
      2. Masukkan 1 ml larutan amilum pada tabung A, larutan glukosa pada tabung B, larutan albumin pada tabung C, dan minyak kelapa pada tabung D!
      3. Berilah larutan benedict 10 ml pada setiap tabung reaksi!
      4. Masukkan pada gelas piala yang berisi air mendidih, tunggu 5 – 10 menit!
      5. Amati perubahan warna yang terjadi!
      6. Uji protein
        1. Ambil 4 tabung reaksi dan masing-masing berilah label A, B, C dan D!
        2. Masukkan 1 ml larutan amilum pada tabung A, larutan glukosa pada tabung B, larutan albumin pada tabung C dan minyak kelapa pada tabung D!
        3. Berilah masing-masing tabung reaksi dengan 10 tetes reagen biuret!
        4. Amati perubahan warna yang terjadi!

 

  1. Uji lemak
    1. Oleskan larutan amilum pada secarik kertas, tunggu sampai kering!
    2. Oleskan larutan glukosa pada secarik kertas dan tunggu sampai kering!
    3. Oleskan larutan albumin pada secarik kertas dan tunggu sampai kering!
    4. Oleskan minyak kelapa pada secarik kertas dan tunggu sampai kering!

Hasil Pengamatan

Bahan Makanan Warna setelah diberi reagen Keadaan setelah dioleskan kertas
Lugol Benedict dan dipanaskan Biuret
Larutan amilum        
Larutan glukosa        
Larutan albumin        
Minyak kelapa        

Pertanyaan:

  1. Apakah fungsi lugol pada percobaan di atas? Apa warna yang akan muncul bila positif mengandung bahan yang kamu maksudkan?

Jawab :_______________________________________________________________

  1. Apa fungsi benedict pada percobaan tersebut? Apa warna yang muncul bila positif mengandung bahan yang kamu maksudkan?

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Apa fungsi reagen biuret pada percobaan di atas? Apa warna yang muncul bila positif ada bahan yang kamu maksudkan?

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Bagaimana membedakan bahan yang mengandung lemak dan yang tidak mengandung lemak pada percobaan diatas?

Jawab : _______________________________________________________________

 

  1. B. Organ-organ Penyusun Sistem Pencernaan
  2. 1. Mulut

Rongga mulut merupakan gerbang pertama yang dilalui makanan. Di dalam rongga mulut terdapat sejumlah gigi yang digunakan membantu pemecahan makanan secara mekanis, lidah yang berfungsi untuk membantu membolak-balik makanan dan tiga pasang kelenjar ludah yang berfungsi untuk menghasilkan lendir dan enzim ptialin. Lendir berfungsi melicinkan makanan dan enzim ptialin berfungsi membantu pemecahan amilum menjadi glukosa secara kimiawi.

  1. 2. Kerongkongan (Oesophagus)

Kerongkongan merupakan saluran yang panjang, tipis, dan elastis yang berfungsi untuk jalan makanan dari mulut ke lambung. Gerakan makanan yang melewati kerongkongan disebabkan oleh adanya gerak peristaltik otot-otot yang menyusun dinding kerongkongan.

  1. 3. Lambung (Ventriculus)

Lambung merupakan kantong yang disusun oleh tiga lapisan otot polos dengan susunan melintang, memanjang, dan menyerong. Susunan otot yang demikian ini sangat sesuai untuk melakukan pemecahan makanan secara mekanis dengan gerakan meremas. Selain secara mekanik di dalam lambung juga terjadi pencernaan secara kimiawi. Dinding lambung menghasilkan getah yang mengandung HCl, enzim pepsin, renin, dan lipase serta hormon gastrin yang berfungsi merangsang sekresi getah lambung.

Fungsi HCI yang terdapat dalam getah lambung adalah sebagai berikut.

  1. Mengasamkan isi yang terdapat di dalam lambung, sehingga dapat mematikan kuman yang terdapat dalam makanan.
  2. Mengaktifkan pepsinogen menjadi enzim pepsin yang aktif.
  3. Merangsang membuka dan menutupnya klep pilorus.
  4. Merangsang sekresi getah usus.

Fungsi enzim-enzim yang terdapat dalam getah lambung adalah:

  1. Pepsin berperan dalam mengubah protein menjadi pepton dan,
  2. Rennin berfungsi untuk menggumpalkan kasein dalam susu.
  3. 4. Hati (Hepar)

Hati merupakan kelenjar terbesar. Organ ini tidak dilalui makanan selama proses pencernaan, namun hati akan menghasilkan empedu yang berperan dalam proses pencernaan lemak. Empedu yang diproduksi oleh hati akan disimpan dalam kantong empedu (vesica felea). Empedu mengandung bilirubin (zat warna empedu) dan garam-garam empedu yang disekresikan ke dalam usus melalui saluran empedu. Garam empedu berfungsi untuk menghidrolisis lemak.

Sari-sari makanan yang diserap oleh darah dari usus halus akan dibawa menuju ke hati untuk dinetralkan dari racun-racun yang berbahaya bagi tubuh.

  1. 5. Pankreas

Fankreas merupakan kelenjar pencernaan yang menghasilkan getah yang disekresikan ke dalam usus halus melalui saluran pankreas. Saluran pankreas sebelum bermuara ke usus halus bergabung terlebih dahulu dengan saluran empedu.

Getah pankreas mengandung enzim berikut :

  1. Tripsinogen, yaitu proteinase yang belum aktif.
  2. Amilase pankreas, yang berupa disakarase.
  3. Steapsin (lipase pankreas)
  4. Garam NaHCO3
  5. 6. Usus Halus (Intestinum Tenue)

Usus halus terdiri dari 3 macam.

  1. Duodenum (usus 12 jari), panjangnya sekitar 25 cm.
  2. Yeyenum (usus kosong), panjangnya sekitar 7 meter.
  3. Ileum (usus penyerapan), panjangnya sekitar 1 meter.

Pencernaan makanan yang terjadi di dalam usus halus ini berlangsung secara kimiawi. Makanan yang masuk ke usus dalam bentuk bubur chyme bersifat asam karena mengandung HCl. HCl ini akan merangsang kelenjar dinding usus (liberkuhn) untuk mensekresi hormon sekretin dan kolesistokinin. Hormon sekretin akan merangsang pankreas untuk mengeluarkan getahnya, sedangkan kolesistokinin akan merangsang billus (empedu) untuk mengeluarkan getahnya. Dalam suasana basa di dalam usus halus enzim-enzim yang disekresi pankreas akan menjadi aktif, tripsinogen akan menjadi tripsin yang dapat mengubah pepton menjadi asam amino, lipase akan mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol dan disakarase akan mengubah disakarida menjadi 2 molekul monosakarida.

Di usus halus pencernaan makanan menjadi zat-zat yang dapat diserap telah selesai sehingga terbentuk sari-sari makanan yang siap diserap. Untuk mendukung proses penyerapan ini dinding usus halus terutama usus penyerapan (illeum) dilengkapi dengan jonjot-jonjot usus (villi). Asam amino sebagai hasil akhir pencernaan protein dan glukosa akan diserap dan dibawa oleh darah menuju ke hati. Sedangkan lemak dan asam lemak akan diserap oleh pembuluh kil (pembulu getah bening usus), lalu diangkut oleh cairan getah bening.

  1. 7. Usus Besar (Intestinum Crasum)

Makanan yang tidak tercerna akan didorong dari usus halus menuju ke usus besar. Di tempat ini sisa pencernaan makanan akan dirombak oleh bakteri usus seperti Eschericia coli sehingga massanya lebih kecil dan dihasilkan vitamin K.

Usus besar berperan dalam menyerap air yang terkandung dalam makanan. Akhir dari proses pencernaan makanan ditandai dengan didorongnya sisa pencernaan makanan ini menuju ke rectum (poros usus) dan akhirnya dilepaskan ke lingkungan dalam proses defikasi. Rangsangan yang mengatur pengeluaran feses ini disebut rangsangan gastrokolik.

LEMBAR KEGIATAN

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

  1. Sebutkan fungsi lidah yang terdapat dalam rongga mulut!

Jawab : _______________________________________________________________­­­__

  1. Sebutkan hormon-hormon yang diproduksi dalam saluran pencernaan!

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Apa yang dimaksud dengan gerak peristaltik usus?

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Di manakah terjadinya pencernaan karbohidrat secara kimiawi?

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Di manakah berlangsungnya pencernaan lemak secara kimiawi?

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Sebutkan organ-organ pencernaan yang menghasilkan enzim pemecah protein!

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Hati dan pankreas merupakan kelenjar pencernaan. Sebutkan fungsinya masing-masing!

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Apakah usus halus dan usus besar mempunyai fungsi yang sama?

Jawab : _________________________________________________________________

 

LATIHAN SOAL

  1. I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d, atau e pada jawaban yang benar!
  2. Kelenjar pencernaan yang terletak di bawah telinga dan mensekresikan getahnya di rongga mulut adalah …
  3. kelenjar gondok
  4. kelenjar parotis
  5. kelenjar submaxilaris
  6. kelenjar anak pankreas
  7. kelenjar submandibularis
    1. Sari-sari makanan yang diserap oleh susu halus akan diangkut menuju …
    2. usus besar            d.  empedu
    3. pankreas              e.  sel tubuh
    4. hati

 

 

  1. Enzim pepsin yang dihasilkan oleh ventri­kulus/lambung berperan untuk memecah molekul …
  2. protein menjadi proteose dan pepton
  3. amilum menjadi disakarida
  4. lemak menjadi asam lemak dan gliserol
  5. protein menjadi pepton dan albumosa
  6. pepton menjadi asam amino

 

  1. Bila kita makan jagung bakar maka proses pencernaan enzimatis berlangsung di …
  2. lambung dan usus halus
  3. mulut dan usus besar
  4. mulut dan lambung
  5. mulut dan usus halus
  6. lambung dan usus besar

 

  1. Usus besar berfungsi untuk …
  2. menyerap air
  3. membusukkan makanan
  4. pembentukan vitamin K oleh bakteri Coli
  5. menyimpan sisa pencernaan sebelum dikeluarkan
  6. menyerap garam-garam mineral dan gliserol

 

 

 

  1. II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
    1. Jelaskan proses penyerapan sari-sari makanan dalam usus halus!

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Sebutkan hormon yang disekresi oleh dinding usus halus dan nama kelenjar penghasil hormon tersebut!

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Mengapa sari-sari makanan yang diserap oleh darah dibawa menuju ke hati?

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Sebutkan dua macam enzim yang dihasilkan oleh lambung dan jelaskan fungsi masing-masing!

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Sebutkan dua zat yang dihasilkan oleh kelenjar ludah!

Jawab : _________________________________________________________________

 

  1. C. Teknologi Pangan

Teknologi pangan meliputi teknik Pengawetan bahan makanan, teknik pengolahan bahan makanan dan pembuatan suplemen, dan teknik peningkatan kwalitas gizi yang terkandung dalam bahan makanan. Pengawetan makanan bertujuan untuk meningkatkan masa pakai bahan makanan dan mencegah kerusakan bahan makanan karena pengaruh fisis maupun karena adanya aktivitas jamur dan bakteri. Untuk mencegah pengaruh fisis dapat dilakukan penyimpanan bahan makanan pada tempat yang benar. Cahaya matahari dapat merusak berbagai macam vitamin yang terkandung dalam bahan makanan. Udara dapat mengoksidasi senyawa yang terkandung dalam bahan makanan dan air dapat pula merusak bahan makanan. Jamur dapat merusak bahan makanan dengan munculnya bau apek maupun senyawa beracun. Sedangkan bakteri dapat menyebabkan bahan makanan berbau busuk, berbau asam, menghasilkan racun atau mengeluarkan lendir. Pengawetan dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti pengeringan, pemanasan, pendinginan, pengasaman, pengasapan, penambahan bahan pengawet dan lain-lain. Penyimpanan bahan makanan yang benar sangat penting agar bahan makanan yang kita simpan dapat bertahan lama.

Bahan makanan yang mengandung zat-zat gizi yang baik dapat rusak karena pengolahan makanan yang salah. Vitamin-vitamin yang larut dalam air dapat menurun kadarnya karena cara mencucI dan pengolahan yang salah. Buah-buahan mempunyai kualitas gizi yang lebih baik bila dikonsumsi dalam keadaan segar, sedangkan pengolahan sayuran yang baik adalah memilih sayuran yang segar dan mengolahnya hanya untuk sekali makan (tidak dipanasi berulang-ulang).

Dalam industri makanan, produk yang dihasilkan seringkali ditambahkan beberapa nutriens yang diperlukan oleh tubuh, misalnya asam lemak esensial, asam amino esensial maupun vitamin atau ditambahkan zat-zat yang berperan sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan bahan makanan dan dapat meningkatkan kandungan vitamin dalam tubuh.

Suplemen makanan dan minuman merupakan bahan makanan yang dibuat dalam bentuk kapsul, tablet, sirop atau minuman yang berisi nutrien-nutrien yang diperlukan oleh tubuh. Macam dan kadar nutrien sangat beranekaragam dengan fungsi yang berbeda dan untuk membidik konsumen yang berbeda pula.

 

  1. D. Gangguan dan Penyakit pada Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia
  2. Diare, gangguan yang ditandai dengan feses yang bersifat cair ini dapat disebabkan oleh gangguan gerak peristaltik usus yang terlalu cepat atau karena adanya infeksi bakteri maupun protozoa pada usus.
  3. Desentri, penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri maupun Protozoa. Penderita desentri fesesnya terdapat lendir dan darah.
  4. Mag, gangguan ini terjadi pada lambung. Mag dapat disebabkan oleh sekresi asam lambung yang berlebihan atau karena ketidakteraturan makan.
  5. Tipus disebabkan oleh adanya bakteri Salmonella thyposa yang menyerang usus.
  6. Kolera, penyakit yang ditandai dengan muntah dan berak ini disebabkan oleh bakteri Vibrio colerae. Penderita yang tidak cepat mendapatkan pertolongan dapat mengalami gejala dehidrasi.
  7. Kolik usus, yaitu gangguan gerak peristaltik pada usus sehingga usus akan menjadi kaku dan sakit.
  8. Batu empedu, gangguan ini dapat menyumbat pengeluaran getah empedu ke dalam usus sehingga pencernaan lemak menjadi tidak lancar dan feses akan berwarna pucat.
  9. Konstipasi / sembelit yaitu gangguan pengeluaran faeces yang keras dan sukar. Penyebab gangguan ini adalah karena gerak peristaltik sangat lambat atau karena kekurangan serat.
  10. Parotitis, yaitu peradangan pada kelenjar parotis.

 

 

  1. E. Pencernaan Ruminansia

Hewan memamah biak (ruminansia) mempunyai struktur alat pencernaan makanan yang disesuaikan dengan jenis makanan yang mengandung selulosa yang sukar dicerna. Gigi geraham (mollar) mempunyai ukuran yang sangat besar dan mempunyai permukaan yang datar sehingga dapat digunakan untuk menggiling dan menggilas daun-daun tumbuhan. Gigi seri berfungsi untuk menjepit makanan dengan kuat.

Lambung hewan ini mempunyai 4 ruangan yaitu sebagai berikut :

  1. Rumen (perut urat daging), digunakan sebagai tempat pencernaan protein, polisakarida dengan dibantu bakteri dan protozoa pemecah selulosa.
  2. Retikulum (perut jala), tempat membentuk bolus (gumpalan – gumpalan) makanan yang masih kasar. Bolus akan dikeluarkan kembali ke mulut untuk dikunyah ulang.
  3. Omasum (perut buku), makanan dari mulut akan masuk ke ruangan ini untuk dicampur enzim pencernaan.
  4. Abomasum (perut kelenjar), tempat berlangsungnya pencernaan secara enzimatis.

Bakteri dan Protozoa yang komensal di lambung herbivora tidak hanya menghasilkan enzim selulose yang berfungsi membantu pemecahan selulosa, namun juga berperan juga dapat menghasilkan senyawa CH.

 

LEMBAR KEGIATAN

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!

  1. Mengapa sayuran yang dimasak tidak baik bila dipanasi berulang-ulang?

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Sebutkan empat penyakit infeksi yang menyerang sistem pencernaan!

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Jelaskan efek yang ditimbulkan bila waktu makan tidak teratur!

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Bagaimana cara kita mendeteksi adanya kontaminasi jamur pada makanan?

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Sebutkan faktor fisis yang dapat merusak makanan!

Jawab : _________________________________________________________________

 

UJI KOMPETENSI

  1. I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d, atau e pada jawaban yang benar!
  2. Zat makanan yang berfungsi sebagai bahan pengatur, diperlukan dalam jumlah sedikit dan tidak menghasilkan energi adalah …
  3. karbohidrat            d.  vitamin
  4. protein                    e.  mineral
  5. air
    1. Dalam pengolahan bahan makanan sering­kali digunakann zat aditif. Bahan aditif berikut yang berfungsi untuk mengembangkan adonan adalah …
    2. asam aspartat         d.  natrium clorida
    3. asam ascorbat         e.  natrium sitrat
    4. natrium bikarbonat
      1. Untuk mengetahui adanya protein dalam bahan makanan dapat digunakan reagen…
      2. biuret                      d.  lugol
      3. benedict                 e.  larutan iodium
      4. fehling A dan B

 

 

  1. Mineral yang berperan dalam menjaga keseimbangan air dalam sel dan berperan dalam penyampaian impuls saraf adalah…
  2. natrium                   d.  magnesium
  3. kalsium                   e.  ferrum
  4. kalium

 

  1. Perhatikan gambar organ pencernaan di bawah ini!

 

 

 

 

 

Organ yang menghasilkan enzim pemecah protein ditunjukkan oleh nomor …

  1. 1 dan 2                   d.  3 dan 4
  2. 1 dan 5                   e.  4 dan
  3. 3 dan 2

 

  1. Pernyataan berikut yang benar adalah …
  Organ Sekret yang dihasilkan
a. Ludah Amilase. lipase
b. Lambung Pepsin, tripsinogen
c. Usus halus Lipase, enterokinase
d. Pankreas Lipase, tripsinogen
e. Hati NaHCO, lipase

 

  1. Proses pencernaan yang terjadi di mulut berlangsung secara mekanik dan kimiawi dengan menggunakan enzim sebagai katalisatornya. Zat yang diubah di dalam mulut dengan perantaraan enzim adalah…
  2. karbohidrat            d.  protein
  3. lemak                     e.  vitamin
  4. mineral

 

  1. Organ yang berfungsi sebagai tempat penye­rapan air dan pembentukan vitamin K adalah …
  2. intestinum tenue
  3. intestinum crassum
  4. jejenum
  5. illeurn
  6. duodenum

  1. Hasan sering menderita sakit perut dengan gejala rasa nyeri di lambung. Menurut hasil pemeriksaan dokter ternyata dinding lambungnya luka. Menurut pendapat Anda, sebaiknya Hasan menghindari makanan …
  2. lunak, pahit, manis
  3. asam, pedas, mengandung alkohol
  4. lunak, pahit, mengandung alkohol
  5. asam, pahit, mengandung protein
  6. lunak, mengandung lemak

 

10.  Tabung A dan B masing-masing diisi dengan larutan nasi, kemudian pada tabung A dan B juga ditambahkan air liur, khusus tabung A ditambahkan air jeruk. Selanjutnya kepada masing – masing tabung diteteskan Fehling A dan Fehling B kemudian dipanaskan. Dari hasil pengamatan tabung B menunjukkan warna merah bata dan tabung A tidak menun­jukkan perubahan warna. Dari keadaan ini dapat diduga …

  1. ptialin tidak bekerja pada situasi asam
  2. ptialin dapat berfungsi pada situasi asam
  3. ptialin tidak berfungsi pada situasi asam
  4. ptialin baru berfungsi setelah dipanaskan
  5. ptialin dapat merubah maltosa menjadi glukosa

 

 

11.  Penyebab terjadinya gangguan sembelit adalah …

  1. feses sangat cepat didorong oleh kolon sehingga feses tertalu encer
  2. usus membelit sehingga zat makanan terhambat perjalanannya
  3. feses sangat lambat didorong oleh kolon karena tertalu banyak penyerapan air
  4. gerakan peristaltik pada kolon menga­lami gangguan sehingga feses lambat didorong
  5. penderita terlalu banyak makan makanan yang merangsang lambung

 

12.  Perubahan enzimatis di dalam lambung :

Protein     1 Pepton

Pepton      2 asam amino

Enzim yang mengubah reaksi 1 dan 2 adalah …

  1. tripsin dan pepsin
  2. tripsinogen dan pesinogen
  3. pepsinogen dan tripsinogen
  4. pepsin dan tripsin
  5. pepsin dan steapsin

13.  Perhatikan gambar rongga mulut di bawah ini!

Kelenjar yang meng­hasilkan enzim ptialin ditunjukkan oleh huruf…

  1. Q dan T                  d.  S, P, dan R
  2. P dan X                  e.  P, T, dan R
  3. S dan P

 

14.  Untuk mencegah penyakit pelagra yang ditandai dengan diare, dimensia, dan dermatitis maka harus tercukupi kebutuhan …

  1. niasin                      d.  aneurin
  2. riboflavin               e.  vitamin K
  3. protein

 

15.  Pada sapi, makanan yang dikeluarkan untuk dikunyah kembali berasal dari …

  1. kerongkongan        d.  rumen
  2. omasum                  e.  abomasum
  3. reticulum

 

16.  Protein yang terdapat dalam bahan makanan dapat diuji dengan menggunakan reagen …

  1. fehling A dan B
  2. benedict
  3. biuret
  4. lugol
  5. iodium

 

17.  Parotitis merupakan peradangan yang terjadi pada …

  1. saluran empedu
  2. lambung
  3. kelenjar pankreas
  4. kelenjar ludah perut
  5. kelenjar ludah

 

18.  Enterokinase berfungsi untuk ….

  1. membantu penyerapan sari-sari makanan di usus halus
  2. membantu pemecahan protein dalam usus halus
  3. mengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin
  4. merangsang sekresi getah empedu
  5. merangsang sekresi getah pankreas

 

19.  Protein yang terdapat dalam makanan akan dicerna menjadi …

  1. asam lemak            d.  asam amino
  2. glukosa                   e.  asam asetat
  3. gliserol

20.  Penyakit busung lapar disebabkan karena si penderita kekurangan …

  1. mineral                   d.  lemak
  2. karbohidrat            e.  protein
  3. kalori

21.  Jenis makanan berikut yang menunjukkan reaksi positif terhadap larutan benedick adalah …

  1. telur                        d.  sayuran
  2. nasi                         e.  apel
  3. lemak

 

22.  Urutan struktur bagian lambung hewan ruminansia / memamah biak adalah ….

  1. rumen – retikulum – omasum – abomasum
  2. rumen – retikulum – abomasum – omasum
  3. retikulum – rumen – omasum – abomasum
  4. retikulum – rumen – omasum – abomasum
  5. omasum – abomasum – retikulum – rumen

 

23.  Enzim yang disekresikan oleh lambung adalah …

  1. HCl dan tripsin
  2. renin dan pepsin
  3. kasein dan tripsin
  4. tripsin dan pepsin
  5. steapsin dan rennin

 

24.  Penyakit yang timbul karena kekurangan vitamin B 1 disebut …

  1. beri-beri
  2. rakhitis
  3. rabun ayam
  4. sariawan
  5. infeksi gusi

 

25.  Jika makan nasi, maka nasi tersebut dalam tubuh mengalami proses penguraian, yaitu…

  1. nasi ® maltosa ® asam amino ® energi
  2. nasi ®  gliserol ® glukosa ® energi
  3. nasi ® pepton ® glukosa ® energi
  4. nasi ® maltosa ® glukosa ® energi
  5. nasi ® asam lemak ® glukosa ® energi

 

  1. II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
    1. Apakah semua bahan aditif berbahaya bagi tubuh? Jelaskan!

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Jelaskan urutan proses pemecahan protein secara enzimatis hingga siap diserap!

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Sebutkan fungsi usus besar!

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Sebutkan fungsi gastrin yang disekresi oleh dinding lambung!

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Sebutkan kandungan getah pakreas yang disekresi ke usus halus!

Jawab : _________________________________________________________________

 

PENGAYAAN

Jelaskan yang Anda ketahui tentang berbagai jenis penyakit sistem pencernaan berikut!

  1. Diare                                           4.  Radang usus halus
  2. Sembelit                                      5.  Gastritis
  3. Tukak lambung

 

No Aspek Nilai Catatan Guru Tanda Tangan
Guru Orang tua
1

2

3

         

BAB II

SISTEM PERNAPASAN

 

Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa dapat menjelaskan sistem respirasi pada hewan bertulang belakang.
  2. Siswa dapat menjelaskan sistem pernapasan pada manusia.
  3. Siswa dapat menjelaskan gangguan pada sistem pernapasan.

 

RINGKASAN MATERI

Makhluk hidup memerlukan energi untuk melaksanakan berbagai aktivitas. Energi yang diperlukan oleh makhluk hidup berasal dari perombakan zat-zat makanan. Proses pemecahan zat-zat makanan menjadi energi ini dikenal dengan istilah bernapas atau respirasi. Berdasarkan kebutuhan akan oksigen respirasi dibedakan menjadi dua macam, yaitu respirasi aerob yang memerlukan oksigen bebas dap respirasi anaerob yang tidak memerlukan oksigen bebas. Respirasi merupakan serangkaian aktivitas yang diawali dengan pengambilan gas dan dilanjutkan pemecahan bahan untuk memperoleh energi dan pengeluaran gas sisa pernapasan.

Menurut tempat berlangsungnya pertukaran gas maka pernapasan pada hewan tingkat tinggi dapat dibedakan menjadi dua.

  1. Pernapasan eksternal (pernapasan luar), yaitu pertukaran gas yang berlangsung di organ pernapasan seperti paru-paru, insang, dan kulit. Oksigen dari udara berdifusi masuk menuju kapiler darah pada organ pernapasan sebaliknya CO2 dari alat pernapasan berdifusi dari kapiler darah ke udara.
  2. Pernapasan internal (pernapasan dalam), yaitu pertukaran gas yang berlangsung pada dalam sel-sel tubuh. Oksigen dari darah berdifusi ke sel-sel tubuh sebaliknya dari sel-sel tubuh CO2 berdifusi masuk ke kapiler darah.

 

  1. A. Sistem Respirasi pada Hewan Bertulang Belakang (Vertebrata)
  2. 1. Ikan

Ikan bernapas menggunakan insang. Pada ikan yang bertulang sejati (Osteichthyes) misalnya ikan lele, ikan gurami, dan ikan mujair insang dilengkapi dengan tutup insang sedangkan pada ikan bertulang rawan (Chondroichthyes) misalnya ikan hiu dan ikan pari insangnya tidak dilengkapi dengan tutup insang. Pada ikan lele dan ikan gabus ditemukan labirin yang merupakan perluasan insang sehingga ikan ini dapat bertahan hidup di daerah berlumpur yang kurang oksigen. Ikan paru-paru (Dipnoi) selain bernapas dengan menggunakan insang mempunyai alat napas yang berupa gelembung udara yang terletak di belakang kepala pada kanan kiri tubuhnya. Gelembung ini disebut pulmosis. Pulmosis dimanfaatkan sebagai alat pertukaran gas pada saat kering (tidak ada air).

  1. 2. Amfibi

Alat napas pada berudu / kecebong berupa insang, sedangkan bentuk dewasanya dengan kulit dan paru-paru. Pada salamander ada yang menggunakan insang hingga dewasa.

 

 

  1. 3. Aves

Alat Pernapasan Aves berupa Paru-Paru dibantu kantong hawa (saccus pneumaticus) yang terdiri dari beberapa bagian berikut :

  1. 2 buah sakus servikalis terdapat di daerah leher.
  2. 1 buah sakus interklavikularis terdapat di daerah klavikula.
  3. 2 buah sakus thorakalis anterior terdapat di daerah dada depan.
  4. 2 buah sakus thorakalis posterior terdapat di daerah dada belakang.
  5. 2 buah sakus abdominalis terdapat di daerah perut.

Pernapasan pada burung dilakukan dengan dua cara.

  1. a. Saat terbang

Saat sayap diangkat, pundi hawa antartulang korakoid terjepit, sedang pundi hawa pada ketiak mengembang, sehingga udara masuk ke pundi hawa ketiak dan terjadilah inspirasi. Sebaliknya saat sayap diturunkan, pundi hawa diantara tulang korakoid mengembang dan pundi udara ketiak terjepit dan terjadilah aliran udara. Dengan cara ini pergantian udara dalam paru-paru dapat berlangsung.

  1. b. Saat tidak terbang

Saat burung istirahat tidak terbang inspirasi dan ekspirasi dipengaruhi oleh otot-otot interkosta. Kontraksi otot interkosta akan menyebabkan tulang rusuk terangkat ke atas dan rongga dada membesar sehingga tekanan udara dalam paru-paru menurun dan terjadi inspirasi.

  1. 4. Reptilia dan mamalia

Secara umum sistem pernapasan pada mamalia terdiri atas lubang hidung luar, rongga hidung, lubang hidung dalam, rongga mulut, tekak, rongga tekak, tenggorokan (trakea), cabang tenggorok (bronkus), dan paru-paru. Setiap bronkus yang ada pada paru-paru bercabang-cabang lagi menjadi saluran yang lebih keeil dan berakhir pada saluran buntu yang merupakan gelembung paru-paru (alveolus). Setiap alveolus yang tersusun dari satu lapis set itu dikelilingi oleh kapiler darah sehingga mempermudah terjadinya peristiwa pertukaran gas.

 

LEMBAR KEGIATAN

Pernapasan pada Serangga

Tujuan :

  1. Mengetahui jumlah oksigen yang diperlukan serangga pada satuan waktu
  2. Mengetahui zat-zat yang dihasilkan sebagai sisa pernapasan.

Alat dan Bahan :

  1. Jangkrik / belalang
  2. Respirometer
  3. Vaselin
  4. Larutan eosin / air
  5. Jam tangan / stopwacth
    1. NaOH / KOH kristal
    2. Kapas
    3. Timbangan
    4. Pipet tetes

Cara Kerja:

  1. Ambillah 2 butir KOH / NaOH kristal dan bungkuslah dengan kapas!
  2. Masukkan kristal tersebut dalam respirometer!
  3. Timbanglah belalang atau serangga bersama wadahnya, lalu timbanglah wadah tersebut untuk mengetahui berat serangganya!
  4. Masukkan belalang atau serangga lain ke dalam respirometer!
  5. Tutuplah respirometer dan pada pertemuan tabung respirometer dengan tutup berskala olesi dengan vaselin!
  6. Tetesi ujung pipa berskala dengan larutan eosin!
  7. Amati kedudukan larutan eosin pada pipa berskala pada tiap 2 menit, penghitungan dimulai dari skala 0!
  8. Bukalah respirometer dan perhatikan dinding respirometer. Apa yang dapat kamu amati?
  9. Bukalah kapas yang membungkus kristal NaOH perubahan apakah yang tampak?

10.  Catatlah hasil pengamatanmu!

Hasil pengamatan

Berat Serangga Pergeseran larutan eosin pada menit ke …
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
… gram                    

Pertanyaan

  1. Apakah fungsi dari kristal NaOH / KOH?

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Mengapa larutan eosin pada pipa berskala dapat bergeser?

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Apa yang dihasilkan pada proses pernapasan selain energi? Bagaimanakah kamu dapat mengetahuinya?

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Zat apakah yang diperlukan dalam respirasi serangga?

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Tulislah persamaan reaksi respirasi!

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Buatlah grafik yang menunjukkan antara kebutuhan oksigen dengan berat serangga!

Jawab : _________________________________________________________________

 

  1. B. Sistem Pernapasan Pada Manusia
  2. 1. Alat-alat Pernapasan pada Manusia
    1. a. Rongga Hidung

Rongga hidung merupakan jalan yang pertama kali yang dilalui oleh udara pernapasan. Di dalam rongga hidung udara yang masuk akan dihangatkan dan disaring oleh rambut-rambut yang tumbuh pada dinding rongga hidung. Lapisan mukosa rongga hidung juga berperan dalam menghangatkan dan menyaring udara yang masuk.

  1. b. Faring

Faring atau rongga tekak merupakan daerah pertemuan antara saluran pencernaan (oesophagus), rongga hidung dan batang tenggorok (trakea). Pada bagian ini terdapat klep yang disebut epiglotis yang berfungsi untuk mengatur pergantian perjalanan udara maupun makanan yang melewati persimpangan tersebut.

 

 

  1. c.

    Pojok Kresna

    1.   Pemapasan adalah proses per­tukaran gas antara makhluk hidup dengan lingkungan.

    2.   Alat pernapasan manusia meliputi rongga hidung, faring (tekak), laring (pangkal tenggorokan), bronkus, dan paru-paru (pulam).

    3.   Pernapasan luar terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler dan sel-sel dalam tabuh.

    4.   Inspirasi merupakan proses menghirup udara dan ekspirasi melibatkan proses menghembuskan udara.

    5.   Pernapasan dada melibatkan otot tulang rusuk dan perut melibatkan aktivitas otot-otot diafragnla.

     

     

    Laring (Pangkal tenggorok)

Pada daerah ini terdapat celah yang disebut glotis yang berhubungan dengan batang tenggorok. Pada laring juga ditemukan pita suara. Ketegangan pita suara ini diatur oleh beberapa serabut otot sehingga dapat mengatur suara yang keluar.

  1. d. Trakea

Trakea atau batang tenggorok merupakan saluan pernapasan yang berbentuk pipa yang dindingnya terdiri atas 3 lapis. Lapisan yang paling luar disusun oleh jaringan ikat, lapisan tengah disusun oleh jaringan tulang rawan yang berbentuk cincin serta otot polos, dan lapisan yang paling dalam tersusun oleh jaringan epitelium bersilia yang menghasilkan lendir. Selain berfungsi sebagai pelindung jaringan

epitel ini juga berperan dalam menangkap, dan menghalangi partikel atau debu yang masuk ke saluran napas, sellingga benda-benda asing tersebut tidak akan masuk ke dalam paru-paru .

  1. e. Bronkus

Bronkus atau cabang tenggorok merupakan cabang trakea yang menuju ke paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Susunan jaringan yang menyusun bronkus sama dengan jaringan yang menyusun trakea hanya saja ketebalan lebih tipis dan ukuran lebih kecil. Posisi bronkus di sebelah kiri lebih mendatar dari paru-paru kanan. Akibatnya paru-paru kanan lebih mudah terserang penyakit jika dibanding yang kiri.

  1. f. Bronkiolus

Bronkiolus merupakan percabangan dari bronkus. Saluran ini disusun oleh jaringan yang sama seperti bronkus dan trakea, namun ukurannya lebih kecil dan dindingnya lebih tipis. Pada bronkiolus epitel bersilianya berubah menjadi epitel bersisik.

  1. g. Alveolus

Alveolus merupakan saluran udara buntu yang merupakan bagian akhir dari saluran napas. Alveolus merupakan gelembung-gelembung tipis, lembap, dan dindingnya yang hanya terdiri dari satu lapis sel itu dilengkapi kapiler-kapiler darah yang melekat. Luas permukaan alveolus diperkirakan mencapai 50 kali dari luas permukaan tubuh. Susunan yang seperti ini menjadikan alveolus sangat efektif untuk pertukaran gas.

  1. h. Paru paru (pulmo)

Manusia mempunyai sepasang paru-paru yang masing-masing dilindungi oleh selaput pembungkus paru-paru atau pleura. Pleura terdiri atas dua buah membran yang tipis yang di antara keduanya terdapat cairan limfe yang berfungsi untuk melindungi paru-paru dari gesekan pada saat mengembang dan mengempis. Paru-paru kanan terdiri atas tiga lobus dan paru-paru kiri terdiri atas dua lobus.

 

 

 

  1. 2. Mekanisme Pernapasan pada Manusla

Pada hakikatnya bernapas adalah proses pengambilan udara pernapasan dari udara dan pengeluaran udara sisa pernapasan oleh paru-paru. Pengambilan udara pernapasan ini dikenal dengan nama inspirasi sedangkan pengeluaran sisa pernapasan dikenal dengan ekspirasi. Inspirasi dan ekspirasi yang dapat dilakukan manusia rata-rata 15 – 18 kali per menit. Keluar masuknya udara pernapasan ini dipengaruhi oleh aktivitas otot-otot interkosta (antartulang rusuk) maupun otot diafragma (sekat rongga badan).

 

  1. 3. Tahap-tahap Pernapasan
    1. Pernapasan eksternal yaitu pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida yang berlangsung di paru-paru. Oksigen yang berada di udara akan berdifusi masuk ke kapiler darah yang terdapat di alveolus sedangkan karbon dioksida dari kapiler darah akan berdifusi keluar ke rongga paru-paru dan akhirnya akan ke luar di lingkungan.

1)      Pernapasan dada

Pernapasan dada dipengaruhi oleh aktivitas otot antartulang rusuk (interkosta). Ada dua lapisan otot interkosta, yaitu lapisan yang terdapat pada bagian luar yang berfungsi untuk mengangkat tulang rusuk, sedangkan otot sebelah dalam berfungsi untuk menurunkan tulang rusuk. Kedua otot ini bekerja antagonis.

Bila lapisan otot sebelah luar berkontraksi maka otot bagian dalam relaksasi dan keadaan ini akan mengakibatkan terangkatnya tulang rusuk sehingga volume rongga dada bertambah besar. Pertambahan volume ini akan mengakibatkan tekanan udara di rongga dada menurun akibatnya paru-paru mengembang dan tekanan udara di paru-paru menurun. Karena adanya perbedaan antara tekanan udara di paru-paru dengan lingkungan luar maka terjadilah difusi udara dari tekanan tinggi ke tekanan rendah atau dari lingkungan luar ke rongga paru-paru. Peristiwa ini disebut inspirasi.

Bila lapisan otot bagian dalam berkontraksi maka otot di bagian luar relaksasi dan mengakibatkan tulang rusuk turun, rongga dada mengecil. Dengan mengecilnya rongga dada maka tekanan udara di rongga dada meningkat. Tekanan ini akan mendesak paru­-paru sehingga volume paru-paru menjadi lebih kecil dan tekanan udara meningkat. Karena tekanan udara di dalam paru-paru lebih tinggi dari tekanan udara di luar maka terjadilah difusi udara dari paru-paru ke lingkungan luar, yang disebut ekspirasi.

2)      Pernapasan perut

Pernapasan perut dipengaruhi oleh aktivitas otot diafragma. Ketika otot difragma berkontraksi maka kedudukan diafragma menurun akibatnya rongga dada membersar, volume rongga dada membesar, sehingga paru-paru mengembang dan tekanan udara pada paru-paru menurun. Udara dari luar mempunyai tekanan lebih tinggi dari tekanan udara pada paru-paru akan berdifusi masuk ke dalam paru-paru, terjadilah inspirasi. Sebaliknya bila otot diafragma relaksasi maka rongga dada mengecil dan tekanan udara pada rongga dada meningkat. Peningkatan tekanan ini akan mendesak paru-paru sehingga paru-paru mengecil mengecil dan tekanan udara di dalamnya meningkat, akibatnya udara dari paru-paru akan berdifusi ke luar dan terjadilah ekspirasi.

  1. Pernapasan internal yaitu pertukaran gas oksigen dan karbondioksida yang terjadi antara sel-sel dara dengan sel-sel tubuh / jaringan tubuh. Oksegen yang terdapat dalam darah akan berdifusi ke sel tubuh sebaliknya karbondioksida dari sel tubuh akan berdifusi ke sel darah.

Darah yang mengalir dari jantung ke seluruh sel-sel tubuh mengandung banyak oksigen dan sedikit karbon dioksida sehingga di dalam jaringan oksigen dari kapiler darah akan berdifusi menuju sel tubuh dan karbondioksida yang merupakan sisa metabolisme yang banyak ditemukan di jaringan akan berdifusi menuju kapiler darah.

Oksigen yang berada dalam sel selanjutnya akan digunakan untuk mengkondisi zat-zat makanan untuk menghasilkan energi. Proses oksidasi ini berlangsung melalui beberapa tahap, yaitu sebagai berikut :

1)      Glikolisis

Glikolisis merupakan reaksi pemecahan molekul glukosa menjadi asam piruvat disertai dengan pembebasan ATP dan elektron yang berlangsung di sitoplasma. Dalam reaksi ini tidak diperlukan oksigen atau bersifat anaerob.

Persamaan reaksi glikolisis dapat menulis :

C6H12O6 ® 2 asam piruvat + 2 NADH + 2 ATP

2)      Dekarboksilasi oksidatif

Dekarboksilasi oksidatif merupakan proses pengubahan asam piruvat menjadi assetil Ko-A. reaksi ini berlangsung di matriks mitokondria dan bersifat anaerob.

3)      Siklus krebs

Siklus krebs atau dikenal dengan daur asam sitrat merupakan reaksi pemecahan asetil Ko-A menjadi CO2 diikuti dengan pembebasan ATP dan elektron.

4)      Reaksi transfer elektron

Reaksi transfer elektron merupakan rekasi pemindahan elektron secara berantai yang melibatkan enzim-enzim sitokrom. Reaksi ini yang berlangsung di matriks mitokondria ini memerlukan oksigen yang menghasilkan air.

Setelah glukosa dioksidasi secara sempurna lewat tahapan respirasi di atas maka akan dihasilkan air dan karbondioksida sebagai sisa respirasi yang akan dikeluarkan dari tubuh dan 38 ATP untuk mencukupi kebutuhan energi dalam tubuh.

  1. 4. Udara pernapasan

Volume udara yang dipergunakan oleh paru-paru untuk aktivitas pernapasan bervariasi, hal ini sangat tergantung dari kekuatanotot, cara dan posisi tubuh selama melakukan pernapasan. Udara pernapasan dapat dibedakan menjadi berikut ini :

  1. Udara pernapasan biasa (UP), yaitu udara yang masuk maupun keluar paru-paru pada saat terjadi pernapasan biasa. Udara ini dikenal dengan nama volume tidal. Besarnya volume tidal adalah 500 cc.
  2. Udara komplementer (UK), yaitu udara yang masih dapat dimasukkan ke dalam paru-paru setelah terjadi inspirasi biasa secara maksimal. Volume udara ini lebih kurang 1500 cc.
  3. Udara cadangan (UC), yaitu udara yang masih dapat dikeluarkan dari paru-paru setelah terjadi ekspirasi biasa secara maksimal. Volume udara ini lebih kurang 1500 cc.
  4. Udara residu (UR), yaitu udara yang masih tersisa di dalam paru-paru setelah paru-paru melakukan ekspirasi secara meksimal. Volume udara ini lebih kurang 1000 cc.
  5. Kapasitas vital paru-paru (KV), yaitu besarnya udara yang dapat dihembuskan oleh paru-­paru secara maksimal. Volume udara ini meliputi UP + UK + UC sehingga volume udara ini sebesar 3500 cc.
  6. Kapasitas total paru-paru (KT), yaitu volume udara yang dapat ditampung secara maksimal dalam paru-paru. Besarnya kapasitas total paru-paru adalah kapasitas vital ditambah udara residu sehingga totalnya mencapai 4500 cc.

Dalam keadaan biasa manusia mampu menghirup udara sebanyak 500 cc. Dari jumlah ini yang dapat mencapai paru-paru dan dapat dimanfaatkan jumlahnya 350 cc, sedangkan yang sisanya 150 cc mengisi ruangan saluran pernapasan.

Rata-rata manusia mampu bernapas antara 15-18 kali / menit. Kecepatan pernapasan manusia sangat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor yaitu jenis kelainan, umur, aktivitas, suhu tubuh, posisi tubuh, berat dan besar tubuh.

  1. 5. Pertukaran Oksigen dan Karbon dioksida

Dalam sehari rata-rata kita memerlukan 300 liter oksigen, atau 0,25 liter per menit. Jumlah tersebut akan meningkat bila aktivitas yang kita lakukan meningkat. Oksigen yang berdifusi dari udara luar ke paru-paru akan masuk menuju kapiler darah. Sekitar 97% dari seluruh oksigen ini akan diikat oleh hemoglobin menjadi oksihemoglobin (HbO2) dan sisanya akan larut dalam plasma darah. Setelah darah beredar ke seluruh tubuh maka oksihemoglobin akan melepaskan oksigennya. Reaksi pengikatan oksigen oleh hemoglobin dapat ditulis:   Hb4 + 4 O2 « 4HbO2

Pengikatan dan pelepasan oksigen oleh hemoglobin ini dipengaruhi oleh kadar oksigen dalam darah, kadar karbon dioksida dan tekanan oksigen.

Dalam sel tubuh karbon dioksida akan berdifusi menuju darah dan bereaksi dengan air yang menyusun plasma darah membentuk asam karbonat sehingga darah menjadi asam.

Persamaan reaksinya dapat ditulis :       CO2 + H2O      H2CO3

Dengan meningkatnya kadar keasaman darah ini akan menjadikan darah lebih mudah melepaskan oksigen yang diikatnya, lalu CO2 akan diangkut oleh darah menuju paru-paru.

Pengangkutan CO2 ini ada beberapa cara, yaitu sebagai berikut.

  1. CO2 larut dalam plasma darah membentuk asam karbonat.

Jumlah CO2 yang diangkut dengan cara ini lebih kurang 6 -10% dari seluruh CO2 yang diangkut darah.

  1. Dalam bentuk senyawa karbaminohemoglobin.

CO2 sebagian akan berdifusi dalam darah dan diikat oleh gugus amin (-NH2) yang terdapat pada hemoglobin. CO2 yang diangkut dengan cara ini + 25%.

Reaksi pengikatan CO2 oleh gugus amina dapat ditulis : CO2 + Hb ® RNHCOOH.

  1. Dalam bentuk ion HCO3 melalui proses berantai yang disebut petukaran klorida. Jumlah CO2 yang diangkut dengan cara ini besarnya + 65%.

Reaksi pengikatan CO2 oleh Hb dapat ditulis :      CO2 + Hb ® HbCO2

  1. 6. Pertukaran Kiorida

CO2 yang dihasilkan oleh sel-sel tubuh akan masuk ke dalam sel darah merah. Adanya enzim karbonat anhidrase akan menyebabkan terjadinya reaksi antara air dan CO2 membentuk asam karbonat. Asam karbonat (H2CO3) akan terurai menjadi ion-ionnya, dengan reaksi sebagai berikut.

H2CO3 ® H+ + CO3-

Ion hidrogen (H+) akan segera diikat oleh hemoglobin karena ion ini bersifat racun, sedangkan ion karbonat (CO3-)akan keluar dari sel darah dan menuju plasma darah. Kedudukan ion karbonat dalam sel darah kemudian digantikan oleh ion klorida.

 

  1. C. Gangguan pada Sistem Pernapasan
  2. Asfiksi yaitu gangguan pengangkutan oksigen ke jaringan, misalnya karena adanya CO di udara dapat mengakibatkan Hb tidak mampu mengikat O2 karena afinitas Hb terhadap O2 lebih rendah jika dibandingkan CO.
  3. Amfisema yaitu pelebaran pada saluran napas.
  4. Asma yaitu penyempitan pada saluran napas.
  5. Amandel yaitu pembesaran kelenjar limfe yang terdapat pada daerah tekak.
  6. Adenoid yaitu kenampakan wajah dengan kesan bodoh karena saluran napas tersumbat sehingga penderita mempunyai kecenderungan untuk mengambil udara dari mulut.
  7. Bronkitis yaitu peradangan yang terjadi pada saluran napas (bronkus maupun bronkiolus).
  8. Dipteri yaitu infeksi yang disebabkan oleh bakteri menyerang saluran napas bagian atas.
  9. Faringitis yaitu peradangan yang terjadi pada faring.
  10. Pleuritis yaitu peradangan pada selaput pembungkus paru-paru.
  11. Pneumonia (radang paru) yaitu infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Diplococcus pneumoniae.
  12. Tonsilitis yaitu infeksi yang terjadi pada tonsil sehingga menimbulkan gangguan saat menelan.
  13. Tuberkulose (TBC) yaitu infeksi paru-paru oleh bakteri Mycobacterium tuberculose.
  14. Renitis yaitu radang yang terjadi pada rongga hidung.
  15. Sinusitis yaitu radang yang terjadi pada sebelah atas rongga hidung.

 

LATIHAN SOAL

  1. I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d atau e pada jawaban yang paling tepat!
  2. Pertukaran oksigen dan karbon dioksida disebabkan oleh adanya …
  3. kontraksi otot antartulang rusuk
  4. kontraksi otot diafragma
  5. kontraksi otot dinding perut
  6. adanya perbedaan tekanan oksigen dan karbon dioksida di paru-paru dan di dalam darah
  7. adanya persamaan tekanan oksigen dan karbon dioksida di paru-paru dan di dalam darah

 

 

  1. Penyakit berikut yang disebabkan oleh adanya infeksi bakteri pada sistem pernapasan adalah …
  2. radang paru-paru dan TBC
  3. radang paru-paru dan flu burung
  4. TBC dan amfisema
  5. asma dan radang paru-paru
  6. bronkitis dan amandel

 

  1. Vaksin yang digunakan untuk mencegah penyakit TBC adalah …
  2. TCD                    d.  TT
  3. ATS                     e.  MMR
  4. BCG

 

  1. Fungsi rongga hidung sebagai alat napas adalah …
  2. menyerap oksigen dari udara
  3. melepaskan karbon dioksida ke udara
  4. menyaring udara
  5. menghangatkan udara
  6. menyaring dan menghangatkan udara

 

  1. Alat-alat pernapasan manusia terdiri atas:

1) bronkus                   4) bronkiolus

2) trakea                     5) alveolus

3) hidung

Urutan yang benar dari alat-alat tersebut adalah …

  1. 3-2-1-5-4
  2. 3-2- 1 -4-5
  3. 3-1-2-4-5
  4. 3-4-5-2- 1
  5. 3-5-1-2-4

 


  1. II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
  2. Apakah TBC termasuk penyakit yang bersifat menurun? Jelaskan!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Jelaskan perbedaan antara pernapasan luar dengan pernapasan dalam pada manusia!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Bagairnanakan mekanisme terjadinya inspirasi pada pernapasan dada?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Sebutkan usaha yang dapat ditempuh untuk menjaga kesehatan sistem penapasan!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Dapatkan seluruh udara dalam paru-paru dikeluarkan? Jelaskan!

Jawab : ________________________________________________________________

 

UJI KOMPETENSI

  1. I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d atau e pada jawaban yang paling tepat!
  2. Alat yang digunakan untuk mengukur volume udara pernapasan adalah …
  3. respirometer           d.  tensimeter
  4. auksanorneter         e.  photometer
  5. spirometer

 

 

  1. Adaptasi struktur paru-paru manusia membuat lebih efisien dalam menyediakan oksigen bagi tubuh dengan…
  2. fungsinya dapat ditingkatkan dengan melakukan latihan
  3. terletak dirongga dada yang dihubungkan dengan trakea
  4. paru-paru mempunyai kemampuan untuk kembang kempis
  5. alveolus yang luas dengan banyak kapiler darah
  6. ukuran paru-paru sangat sesuai dengan ukuran tubuh manusia

 

  1. Rongga hidung dilengkapi rambut yang berfungsi untuk …
  2. reseptor bau
  3. menghangatkan udara
  4. menyaring udara
  5. membunuh mikroorganisme yang masuk
  6. mengatur gerakan udara pernapasan
    1. Pembentukan asam karbonat dari karbon dioksida memerlukan bantuan enzim …
    2. hidrogenase            d.  dekarboksilase
    3. karboksilase           e.  karbonase
    4. karbonat anhidrase

 

  1. Perhatikan struktur alat pemapasan pada manusia di samping!

Pertukaran gas berlangsung pada bagian yang bernomor …

  1. 1                             d.  4
  2. 2                             e.  5
  3. 3

 

  1. Selaput yang membungkus dan melindungi paru-paru adalah …
  2. perikardium            d.  eustachius
  3. pleura                     e.  alveolus
  4. epiglottis

 

  1. Ketika otot diafragma berkontraksi maka posisi diafragma …
  2. mendatar dan mengakibatkan rongga dada mengecil
  3. mendatar dan mengakibatkan rongga dada membesar
  4. naik dan rongga dada mengecil
  5. naik dan rongga dada membesar
  6. turun dan rongga dada membesar

 

  1. Perhatikan bagan sistem respirasi di bawah ini!

 

 

 

 

 

 

Sistem respirasi tersebut terdapat pada hewan-­hewan berikut, kecuali …

  1. laba-laba            d.  udang
  2. kupu-kupu         e.  belalang sembah
  3. keluwing

 

  1. Bila udara tercemar CO dapat berakibat…
  2. sesak napas karena CO tidak dapat di­gunakan untuk pernapasan
  3. iritasi saluran napas karena CO bersifat racun
  4. pusing dan lemas karena hemoglobin mengikat CO
  5. batuk-batuk karena CO merangsang epitel pada trakea
  6. batuk dan sesak napas karena CO meng­halangi merangsang kontraksi otot trakea

 

10.  Pada saat ekspirasi akan terjadi pengeluaran zat sisa metabolisme yaitu …

  1. CO2 d.  C6H12O6
  2. H2O                        e.  CO2 dan H2O
  3. NH3

 

11.  Otot berikut ini yang dapat berpengaruh lang­sung pada inspirasi dan ekspirasi adalah …

  1. otot diafragma, otot bisep, dan otot trisep
  2. otot interkosta, otot punggung, otot diafragma
  3. otot interkosta, otot diagragma, otot dinding perut
  4. otot spinkter, otot dinding perut, otot diafragma
  5. otot prenator teres, otot prenator kwardatus dan otot interkosta

12.  Perhatikan gambar percobaan respirometer sederhana di bawah!

 

 

 

 

 

Gerakan air menuju ke tabung respirometer disebabkan oleh …

  1. adanya KOH yang bersifat menarik air
  2. air bereaksi dengan KOH
  3. C02 diikat oleh KOH
  4. respirasi memerlukan air
  5. oksigen dalam tabung digunakan untuk respirasi

 

13.  Enzim yang berperan dalam pengangkutan karbon dioksida adalah …

  1. karbonat anhidrase
  2. karboksilase
  3. flavin mononukleotida
  4. sitokrom
  5. karbonase

 

14.  Pernapasan dalam merupakan pertukaran gas O2 dengan CO2 yang terjadi antara …

  1. darah dan paru-paru
  2. paru-paru dan lingkungan luar
  3. jaringan dan paru-paru
  4. darah dan jaringan tubuh
  5. darah dan limfe

 

Perhatikan bagan yang menggambarkan volume udara dalam paru-paru, untuk mengerjakan soal no 15 – 17.

 

 

 

 

 

15.  Besarnya kapasitas tidal paru-paru adalah…

  1. 500 cc                    d.  2000 cc
  2. 1000 cc                  e.  3500 cc
  3. 1500 cc

 

16.  Seorang olahragawan dapat melatih pema­kaian udara pernapasan yaitu …

  1. I dan II                  d.  IV dan V
  2. I1 dan III               e.  I dan III
  3. III dan IV

 

17.  Besarnya udara komplementer adalah …

  1. 1000 ml                  d.  3500 cc
  2. 1500 cc                  e.  4500 cc
  3. 2000 cc

 

18.  Dorongan untuk menghirup udara pernapasan dipengaruhi oleh …

  1. kadar oksigen dalam darah menurun
  2. kadar karbon dioksida dalam darah me­nurun
  3. kadar oksigen dalam darah meningkat
  4. kadar karbon dioksida dalam darah me­ningkat
  5. meningkatnya kebutuhan energi

 

19.  Aliran oksigen dari paru-paru sampai sel jaringan tubuh disebabkan oleh perbedaan tekanan O2. Secara berurutan tekanan O2 dari paru-paru – arteri alveolus – jaringan tubuh adalah …

  1. 35 mmHg, 47 mmHg, 60 mmHg
  2. 60 mmHg, 47 mmHg, 35 mmHg
  3. 100 mmHg, 150 mmHg, 175 mmHg
  4. 150 mmHg, 100 mmHg, 0-40 mmHg
  5. 150 mmHg, 165 mmHg, 0-40 mmHg

 

20.  Polip dan amandel adalah contoh gangguan penyempitan saluran napas yang penyebabnya adalah …

  1. gangguan pengangkutan oksigen ke jaringan
  2. penyumbatan di daerah rongga farinks
  3. pembengkakan pada kelenjar limfe
  4. radang yang terjadi pada hidung
  5. radang yang terjadi pada paru-paru

 

21.  Proses masuknya O2 pada pernapasan dada disebabkan otot antartulang rusuk …

  1. berkontraksi, tekanan udara rongga dada seimbang
  2. berkontraksi, tekanan udara rongga dada tinggi
  3. relaksasi, tekanan udara rongga dada rendah
  4. relaksasi, tekanan udara rongga dada tinggi
  5. berkontraksi, tekanan udara rongga dada rendah

 

22.  Pengangkutan CO2 dari jaringan menuju paru-paru oleh darah kebanyakan dalam bentuk …

  1. terlarut dalam plasma darah
  2. karbamino hemoglobin
  3. HCO3- diangkut oleh hemoglobin
  4. H2CO3 yang larut dalam plasma darah
  5. CO2 yang diikat oleh enzim karbonat anhidrase

 

23.  Ciri-ciri bagian alat pernapasan sebagai berikut.

1)  Epitel bersilla

2)  Cincin tulang rawan

3)  Dinding sangat tipis

4)  Banyak kapiler darah

5)  Tidak ada cincin tulang rawan

Yang merupakan ciri-ciri alveolus adalah…

  1. 1 dan 2                   d.  3 dan 5
  2. 2 dan 3                   e.  4 dan 5
  3. 3 dan 4

 

24.  Perbedaan mekanisme pernapasan perut dan pernapasan dada adalah pada waktu inspirasi, aktivitas otot antar rusuk akan…

  1. berelaksasi, rongga perut mengecil
  2. berelaksasi, rongga perut membesar
  3. berelaksasi, rongga dada membesar
  4. berkontraksi, rongga dada membesar
  5. berkontraksi, rongga perut membesar

 

25.  Pernapasan yang memerlukan oksigen bebas disebut …

  1. pernapasan aerob
  2. pernapasan anaerob
  3. pernapasan luar
  4. pernapasan dalam
  5. pernapasan sel

 

 

  1. II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
  2. Sebutkan tujuan makhluk hidup melakukan respirasi!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Mengapa ikan gabus dapat bertahan di tempat yang berlumpur dan kurang oksigen?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Jelaskan perbedaan antara pernapasan eksternal dan pernapasan internal!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Mengapa kita tidak dapat menahan napas dalam waktu yang lama? Apa yang mendorong alat-alat pernapasan untuk segera melakukan inspirasi?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Sebutkan cara-cara pengangkutan CO2 dari jaringan ke paru-paru!

Jawab : ________________________________________________________________

 

PENGAYAAN

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

  1. Bila saat inspirasi udara mengandung partikel yang berukuran besar, mengapa kita akan tersedak atau bersin?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Mengapa saat mendaki gunung pengambilan udara napas terasa semakin berat?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Mengapa paru-paru kanan lebih mudah terkena infeksi dibandingkan paru-paru kiri?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Sebutkan fungsi pleura!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Mengapa kita tidak kuat menahan napas dalam waktu yang lama?

Jawab : ________________________________________________________________

No Aspek Nilai Catatan Guru Tanda Tangan
Guru Orang tua
1

2

3

         


BAB III

SISTEM EKSKRESI

 

Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa dapat menjelaskan sistem ekskresi pada hewan.
  2. Siswa dapat menjelaskan sistem ekskresi pada manusia.
  3. Siswa dapat menjelaskan gangguan dan penyakit pada sistem ekskresi.

 

RINGKASAN MATERI

  1. A. Sistem Ekskresi pada Hewan
  2. 1. Cacing Tanah

Cacing tanah mempunyai tubuh yang bersegmen-segmen. Pada tiap segmen tubuhnya terdapat sepasang alat ekskresi yang disebut nefridia, kecuali segmen terakhir dan 3 segmen pertama / paling depan. Setiap nefridium terdiri atas bagian berikut.

  1. Nefrostoma, yaitu badan yang berbentuk corong dan dilengkapi cilia.
  2. Saluran berkelok-kelok (duktus ekskretorius) yang berakhir pada nefridioporus (lubang ekskresi).

Getaran dari cilia akan menimbulkan aliran cairan tubuh yang mengandung sisa-sisa metabolisme dari coelom menuju saluran ekskresi (duktus ekskretorius). Cairan ini akan dikeluarkan melalui nefridioporus yang terletak pada permukaan ventral tubuh caring. Di antara nefrostoma dengan duktus ekskretorius terdapat sekat yang disebut septum intersegmentale.

  1. 2. Serangga

Alat ekskresi pada serangga adalah badan malpighi yang berhubungan dengan usus. Sisa-sisa metabolisme protein yang berupa garam-garamurat dan asam urat yang akan dibuang melalui tubulus malpighi lau dikeluarkan ke usus belakang dan akan keluar bersama feses.

  1. 3. Ikan

Ikan telah memiliki alat ekskresi berupa sepasang ginjal dan dilengkapi dengan saluran urine ­yang muaranya bersatu dengan saluran kelamin, sehingga disebut porus urogenetalis. Untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dengan lingkungannya, ikan yang hidup di laut dengan ikan yang hidup di air tawar mempunyai cara adaptasi yang berbeda. Ikan yang berada di laut banyak minun, pengeluaran urinenya sedikit dan garam diekskresikan secara aktif lewat insang, sedangkan ikan yang hidup di air tawar sedikit minum, banyak urine dan garam diabsorbsi secara aktif lewat insang.

  1. 4. Amfibi dan reptil

Amfibi dan reptil telah memiliki sepasang ginjal yang berfungsi untuk menyaring darah. Sisa metabolisme dan kelebihan garam akan dikeluarkan lewat ginjal menuju ke urine menuju kandung kemih untuk ditampung sementara. Dari kandung kemih urine akan dikeluarkan ke lingkungan melalui kloaka.

  1. 5. Burung

Burung mempunyai alat ekskresi berupa sepasang ginjal, paru-paru dan kulit. Walaupun mempunyai ginjal namun burung tidak mengeluarkan urine karena bahan buangan dari ginjal akan bercampur langsung dengan sisa pencernaan yang akan dikeluarkan melalui kloaka.

 

  1. B. Sistem Pengeluaran pada Manusia

Dalam setiap tubuh makhluk hidup setiap saat terjadi proses-proses biologis yang menghasilkan zat­-zat sisa. Zat-zat sisa merupakan senyawa yang tidak dapat dipergunakan lagi oleh tubuh, bahkan kadang­-kadang bersifat racun, sehingga zat tersebut secara teratur akan dikeluarkan dari tubuh. Pengeluaran zat sisa yang merupakan hasil suatu proses faal itu dikenal dengan ekskresi (pengeluaran). Berdasarkan asal dan sifat zat yang dikeluarkan oleh tubuh pengeluaran zat dapat dibedakan menjadi tiga macam.

  1. Defekasi, yaitu proses pengeluaran sisa-sisa pencernaan makanan. Zat yang dikeluarkan disebut feses dan pengeluarannya dilakukan melalui anus. Sisa pencernaan ini merupakan zat yang belum pernah masuk dalam sel-sel tubuh, melainkan zat-zat yang tidak dapat diserap oleh usus sehingga bukan merupakan sisa metabolisme.
  2. Sekresi, yaitu pengeluaran getah yang dihasilkan oleh sel-sel kelenjar. Zat yang dikeluarkan disebut sekret. Sekret merupakan zat yang dihasilkan tubuh dan mempunyai fungsi tertentu, misalnya membantu proses pencernaan makanan, mengatur proses pertumbuhan dan perkembangan, mengatur metabolisme dan sebagainya. Kelenjar dapat dibedakan menjadi dua macam :
    1. Kelenjar endokrin (kelenjar buntu) yaitu kelenjar yang tidak mempunyai saluran kelenjar, secret yang dihasilkan langsung masuk ke sistem peredaran darah. Kelenjar ini menghasilkan hormon.
    2. Kelenjar eksokrin, yaitu kelenjar yang dilengkapi saluran untuk menyalurkan sekretnya. Contoh kelenjar eksokrin adalah kelenjar pencernaan, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak.
    3. Ekskresi, yaitu pengeluaran zat-zat sisa metabolisme yang berlangsung di dalam sel. Zat ini tidak dapat digunakan lagi oleh sel tubuh bahkan dapat meracuni sel.

 

  1. C. Zat-Zat Sisa Metabolisme
  2. 1. Metabolisme Karbohidrat

Karbohidrat yang diserap oleh usus berbentuk glukosa. Di dalam jaringan sebagian glukosa ini akan dioksidasi untuk mendapatkan energi dan sisa metabolisme berupa CO2 dan H2O. Sedangkan sebagian akan diubah menjadi senyawa lain sesuai yang diperlukan sel. Selanjutnya CO2 dan H2O yang dihasilkan oleh sel tubuh akan diangkut oleh darah dan dikeluarkan dari tubuh lewat alat ekskresi. Pengeluaran CO2 dilakukan lewat paru-paru sedangkan air dapat dikeluarkan melalui kulit berupa keringat atau lewat ginjal berupa urine.

  1. 2. Metabolisme Protein

Protein yang dikonsumsi manusia akan diserap dalam bentuk asam amino. Kelebihan protein yang dikonsumsi tidak dapat disimpan oleh tubuh, sehingga kelebihan protein itu harus dibongkar dan dikeluarkan dari tubu atau diubah menjadi senyawa lain. Perombakan protein di dalam tubuh akan menghasilkan energi, CO2, H2O, NH2OH dan NH3. CO dan H2O dalam bentuk uap akan dikeluarkan lewat paru-paru sedangkan NH3 yang merupakan racun bagi sel terlebih dahulu harus diubah menjadi senyawa yang tidak berbahaya yaitu urea. Selanjutnya urea ini dikeluarkan dari tubuh melalui ginjal sebagai urine.

Urea terbentuk dari hasil reaksi pengikatan NH3 oleh asam amino ornitin dan CO2 menjadi asam amino sitrulin. Sitrulin merupakan asam amino yang tidak beracun dan mempunyai kemampuan untuk mengikat NH3 sehingga terbentuklah arginin. Arginin merupakan molekul yang berukuran relatif kecil sehingga dapat masuk ke kapiler darah dan ke hati. Di dalam hati arginin akan diuraikan menjadi ornitin dan urea dengan bantuan enzim arginase. Enzim arginase ini dihasilkan oleh kelenjar hati. Perhatikan reaksi pengikatan NH3 di dalam sel ubuh berikut ini.

NH3 + ornitin (AA1) + CO2 ® sitrulin (AA2)

NH3 + sitrulin ® arginin (AA3)

Setelah sampai di dalam sel hati akan terjadi reaksi penguraian arginin sebagai berikut.

Arginin 4 ornitin + CO(NH2)2.

arginase                  urea

  1. 3. Metabolisme Lipid

Dalam metabolisme lipid akan dihasilkan energi dan sisa metabolisme yang berupa air dan CO2. CO2 dan uap air akan dikeluarkan melalui paru-paru, sedangkan H2O yang berbentuk cair dapat dikeluarkan lewat ginjal atau kulit.

 

  1. D. Alat Ekskresi pada Manusia

Alat-alat ekskresi yang terdapat dalam tubuh manusia adalah paru-paru, ginjal, hati, kulit, dan kolon.

  1. 1. Hati (Hepar)

Hati merupakan kelenjar pencernaan yang terbesar dan berfungsi juga sebagai alat ekskresi. Hati memiliki fungsi antara lain sebagai berikut :

  1. Tempat pembentukan dan pembongkaran sel darah merah.
  2. Sebagai tempat menawarkan racun.
  3. Sebagai tempat pembentukan dan perombakan protein.
  4. Menyimpan gula dalam bentuk glikogen (gula otot).

Pembuluh darah yang menuju ke hati ada dua macam, yaitu nadi hati dan vena portae hepatis. Vena porta hepatis mengalir dari usus sehingga darah yang terkandung di dalamnya mengandung banyak zat makanan. Hati dilindungi oleh pelindung hati (kapsula hepatis), dan dalam hati terdapat pembuluh darah dan pembuluh empedu.

Perombakan sel darah yang berlangsung dalam sel hati dilakukan oleh histiosit. Setiap detik hati mampu membentuk 10 juta sel darah merah dan sel-sel histiosit mempunyai kemampuan yang sama dalam menangkap dan merombak sel darah yang telah tua. Pada perombakan hemoglobin dihasilkan senyawa hemin, globin, dan zat besi. Hemin akan diubah menjadi zat warna empedu bilirubin dan biliverdin. Zat ini akan dikeluarkan ke usus dan keluar bersama feses. Globin akan dimanfaatkan lagi untuk metabolisme protein dan pembentukan hemoglobin yang baru. Sedangkan zat besi akan disimpan dalam hati dan selanjutnya dapat dikirim ke sumsum tulang untuk membentuk hemoglobin baru.

 

 

  1. 2. Ginjal

Pada vertebrata termasuk manusia terdapat sepasang ginjal yang merupakan alat ekskresi yang utama. Dari masing-masing ginjal keluar saluran yang disebut ureter yang menuju ke kantong urine (vesika urinaria). Dari vesika urinaria keluar satu buah saluran yang disebut uretra (saluran urine luar).

Pojok Kresna

  1. Ekskresi merupakan pengeluaran sisa metabolisme yang tidak berguna.
  2. Alat pengeluaran pada manusia dan vertebrata terdiri atas ginjal, kulit, paru-paru, dan hati. Sedangkan alat pengeluaran pada hewan yang lebih rendah tingkatannya antara lain berupa buluh Malpighi, nefridia, sel api, dan rongga berdenyut.
  3. Sisa metabolisme berupa CO2, H2O, NH3, zat warna empedu, dan asam urat.
  4. Nefron merupakan trait terkecil penyusun ginjal. Nefron terdiri atas glomerulus, kapsul Bowman, tubulus kontartus proksimal, lengkung Henle, tubulus kontortus distal, dan tubulus pengumpul. Ginjal mengekskresikan urine.
  5. Proses pembentukan urine melalui 3 tahap, yaitu reabsorpsi, filtrasi, dan argumentasi.

 

Ginjal terdiri dari dua bagian, yaitu bagian korteks dan medula.

  1. Korteks merupakan bagian kulit ginjal. Di dalam korteks terdapat jutaan nefron yang merupakan unit penyaring dalam ginjal. Setiap nefron terdiri atas badan malpighi dan saluran-saluran. Setiap badan malpighi terdiri atas glomerulus dan kapsula bowman. Saluran penyusun nefron terbagi atas tubulus kontortus proksimal yang terletak di dekat badan malpighi, tubulus kontortus distal yang menjauhi badan malpighi dan tubulus kolektifus (saluran pengumpul) yang merupakan gabungan dari beberapa saluran.
  2. Medula atau sumsum ginjal mengandung banyak tubulus kolektifus. Saluran ini akan bermuara ke ruang ginjal (pelvis renalis)

Proses pembentukan urine ada tiga tahap.

  1. a. Filtrasi (proses penyaringan)

Filtrasi berlangsung di badan malpighi, Air, garam, gula dan urea yang larut dalam darah yang masuk ke glomerulus disaring oleh kapsula bowman. Zat hasil

saringan ini disebut filtrat glomerulus atau urine primer. Urine primer mengandung zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh.

  1. b. Reabsorbsi

Zat-zat yang bermanfaat yang masih terlarut dalam urine primer akan diserap kembali dalam tubulus kontortus. Pembuluh darah yang mengelilingi tubulus kontortus akan menyerap kembali zat-zat yang masih berguna tersebut, sebaliknya darah akan memasukkan zat-zat sisa yang tak berguna ke dalam tubulus kontortus. Dari hasil reabsorbsi ini dihasilkan filtrat tubulus atau urine sekunder yang mengandung kadar ureum lebih tinggi.

  1. c. Augmentasi

Urine sekunder ini akan terus mengalir menuju ke tubulus kontortus distal. Di sini pembuluh darah akan melepaskan sisa-sisa metabolisme dan menyerap kelebihan air sehingga terbentuklah urine yang sesungguhnya. Urine ini akan mengalir menuju ke tubulus kolektifus dan akhirnya menuju pelvis renalis.

Perhatikan bagan pembentukan urine berikut ini!

 

 

 

 

Volume urine ditentukan oleh beberapa faktor berikut.

  1. Jumlah garam yang harus dikeluarkan dari darah untuk menjaga tekanan osmotiknya. Semakin tinggi jumlah garam yang harus dikeluarkan maka jumlah air yang dikeluarkan lewat ginjal juga dapat meningkat.
  2. Jumlah air yang diminum, semakin banyak air yang diminum maka konsentrasi protein darah akan turun sehingga tekanan koloid protein turun dan proses filtrasi kurang efektif.
  3. Hormon antideuritik (ADH). Hormon ini dihasilkan oleh hipofisa lobus posterior dan berperan dalan mengatur penyerapan air oleh dinding tubulus. Bila kekurangan hormon ini maka penyerapan air menjadi menurun sehingga diabetes insipidus (beseren) sedangkan bila kelebihan maka penyerapan air akan meningkat akibatnya produksi urine sangat sedikit.
  4. Rangsangan saraf renalis pada arteriol aferen sehingga pasokan darah ke glomerulus menurun dan dapat mengakibatnya penurunan efektifitas filtrasi.
  5. 3. Kulit (Integumen)

Kulit merupakan lapisan paling luar dari tubuh kita. Fungsi kulit adalah sebagai berikut.

  1. Sebagai pelindung tubuh terhadap kerusakan yang disebabkan oleh faktor fisik maupun kimiawi.
  2. Menerima rangsang dari luar.
  3. Mengatur suhu tubuh.
  4. Mengurangi kehilangan air.
  5. Mengekresikan zat-zat sisa metabolisme.

Kulit terdiri dari dua lapisan, yaitu epidermis dan dermis.

  1. a. Epidermis

Epidermis merupakan lapisan yang paling luar yang terdiri atas 4 lapisan.

1)      Stratum komeum (lapisan tanduk) yang disusun oleh sel-sel yamg mati dan selalu mengelupas.

2)      Stratum lusidum yaitu lapisan yang bening yang terletak di sebelah dalam stratum korneum.

3)      Stratum granulosum yaitu lapisan yang banyak mengandung pigmen melanin.

4)      Stratum germinativum yaitu lapisan yang disusun oleh sel-sel yang aktif membelah.

Adanya pembelahan sel-sel pada lapisan ini memungkinkan kulit kita selalu tumbuh dan diperbaiki yang rusak.

  1. b. Dermis atau korium

Pada lapisan Dermis terdapat akar rambut, kelenjar keringat (glandula sudorifera), kelenjar minyak (glandula sebasea), pembuluh darah dan serabut saraf. Kelenjar keringat mempunyai pangkal yang menggulung dan berhubungan dengan pembuluh darah dan saraf simpatis. Bila udara panas maka pembuluh darah ini melebar sehingga banyak dilewati darah, bila suhu lingkungan dingin pembuluh darah menyempit. Maka bila suhu panas maka air yang mengandung zat-zat sisa metabolisme akan diekskresikan ke luar tubuh melalui pembuluh ke permukaan kulit. Keringat yang keluar ini akan menguap dan menyerap panas tubuh dengan demikian panas tubuh kita dapat dipertahankan supaya tetap stabil. Sebaliknya bila udara dingin maka tidak terjadi pengeluaran keringat.

Kelenjar minyak (glandula sebasea) berperan dalam menghasilkan minyak yang penting untuk menjaga kulit dan rambut agar tidak kering.

  1. 4. Paru-paru (pulmo)

Paru-paru sebagai alat pengeluaran sisa metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang berupa uap air dan CO2.

  1. 5. Kolon

Kolon sebagai alat ekskresi berfungsi untuk mengeluarkan logam berat seperti Ca dan Fe yang berlebihan. Pengeluaran logam ini bersamaan dengan pengeluaran sisa pecernaan yang berupa feses.

 

LEMBAR KEGIATAN

Pemeriksaan Urine

Tujuan

  1. Menentukan zat-zat yang terdapat dalam urine.
  2. Menentukan kesehatan seseorang dengan mengetes urinenya.

Alat dan Bahan

  1. Urine dari 3 orang sukarelawan
  2. Tabung reaksi
  3. Rak tabung reaksi
  4. Bunsen
  5. Penjepit (klrm)
  6. Biuret
  7. Benedict atau fehling A dan B
  8. Larutan AgNO3 5%
  9. pH universal

Cara Kerja

  1. Amati warna masing-masing urine sampel. Catatlah warnanya!
  2. Ukurlah pH urine dari masing-masing sukarelawan dengan memasukkan kertas pH universal. Catatlah hasilnya!
  3. Ambillah 3 tabung reaksi dan masing-masing berilah 2 ml urine!
  4. Tetesi masing-masing urine tersebut dengan larutan AgNO3 5%. Amati perubahan yang terjadi!
  5. Ambil 3 tabung reaksi dan isilah masing-masing dengan 2 ml sampel urine!
  6. Masukkan pada masing-masing tabung tersebut 5 tetes larutan benedict dan panaskan!
  7. Amati perubahan warna yang terjadi!
  8. Ambil 3 tabung reaksi dan masing-masing berilah 2 ml sampel urine!
  9. Masukkan pada masing-masing tabung tersebut 5 tetes larutan biuret dan amati perubahan warna yang terjadi!

10.  Ambillah 3 tabung reaksi dan isilah dengan 2 ml sampel urine!

11.  Panaskan urine tersebut dengan bunsen!

12.  Perhatikan aroma yang muncul!

 

 

 

 

Hasil Pengamatan

Sifat-sifat fisik urine

Sampel Urine Warna pH Bau setelah dibakar
A      
B      
C      

 

Zat-zat yang terkandung dalam urine

Sampel Urine Perubahan warna setelah pemberian
Benedict Biuret AgNO3 5%
A      
B      
C      

 

Pertanyaan

  1. Bahan apakah yang terdapat dalam urine yang dapat kamu ketahui dengan pemanasan urine tersebut?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Sebutkan fungsi larutan AgNO3 5% pada percobaan di atas!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Apakah di antara sampel yang kamu ambil ada yang menderita penyakit kencing manis? Jelaskan alasanmu!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Apakah dari sampel urine tersebut ada yang mengalami kerusakan nefron? Jelaskan alasanmu!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Tentukan tingkat / status kesehatan dari pemilik sampel urine tersebut berdasarkan data yang kamu peroleh!

Jawab : ________________________________________________________________

 

LATIHAN SOAL

  1. I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d atau e pada jawaban yang paling tepat!
  2. Badan malpighi pada ginjal disusun oleh…
  3. tubulus kolektifus dan tubulus kontortus
  4. tubulus kontortus distal dan tubulus kon­tortus proksunal
  5. kapsula bowman dan tubulus kontortus
  6. kapsula bowman dan glomerulus
  7. glomerulus dan tubules kolektivus

 

 

  1. Kelenjar keringat dan kelenjar minyak ditemu­kan pada lapisan …
  2. epidermis             d.  stratum korneunn
  3. dermis                  e.  stratum lusidurn
  4. stratum granulosum

 

  1. Untuk menjaga agar kulit dan rambut tidak kering, maka kulit akan menghasilkan minyak. Kelenjar yang menghasilkan minyak adalah …
  2. glandula sebasea
  3. glandula sudorifera
  4. glandula parotis
  5. glandula marnmae
  6. glandula suprarenalis

 

  1. Epidermis terdiri atas beberapa lapisan. Urut dari luar kea rah dalam adalah …
  2. stratum korneum – stratum lusidum -stratum granulosum – stratum germinativum
  3. stratum korneum – tratum granulosum – tratum germinativum – stratum lusidum
  4. stratum germinativum – stratum lusidum – stratum korneum – stratum granulosum
  5. stratum lusidum – stratum korneum – stratum granulosum – stratum germinativum
  6. startum lusidum – stratum grsnulosum – stratum germinativum – stratum korneum

 

  1. Perombakan sel darah yang telah tua di dalam hati dilakukan oleh …
  2. kapsula hepatis
  3. pembuluh darah hati
  4. kantong empedu
  5. saluran empedu
  6. histosi

 

 

  1. II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
  2. Sebutkan lima macam alat ekskresi pada manusia!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Sebutkan faktor-faktor yang memengaruhi volume urine!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Jelaskan pengertian dan fungsi nefron!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Sebutkan dua kelenjar yang terdapat pada kulit dan jelaskan fungsinya!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Sebutkan jalan yang ditempuh urine yang meninggalkan ginjal!

Jawab : ________________________________________________________________

 

  1. E. Gangguan dan Penyakit pada Sistem Ekskresi
  2. 1. Pada Kulit
    1. Eksim yaitu penyakit kulit dengan gejala kulit kering, merah, dan gatal.
    2. Kudis (scabiasis) yaitu penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi tungau atau kutu kudis (Sarcoptes scabei).
    3. Jerawat yaitu gangguan kronis pada kelenjar minyak.
    4. 2. Pada Ginjal
      1. Albuminuria yaitu gangguan proses filtrasi karena adanya kerusakan pada nefron. Akibatnya penderita albuminuria dalam darahnya mengandung albumin dan protein lain.
      2. Batu ginjal adalah munculnya endapan yang berbentuk padat sehingga dapat menghalangi aliran urine dalam ginjal.
      3. Nefritis yaitu peradangan pada nefron biasanya pada glomerulus oleh infeksi kuman. Gejala yang muncul adalah oedema karena proses penyerapan terganggu dan terjadilah penimbunan air di daerah kaki. Urea dan asam urine yang seharusnya dikeluarkan dari darah menuju ke ginjal masuk kembali dalam aliran darah, gejala ini disebut uremia.
      4. Oligouria yaitu menurunnya volume urine. Hal ini dapat disebabkan oleh hiperfungsi ADH.
      5. Polyuria yaitu peningkatan volume urine dan urine mempunyai kepekatan yang rendah. Hal ini disebabkan oleh menurunnya tingkat efektifan filtrasi.
      6. Diabetes millitus yaitu penyakit yang disebabkan oleh menurunnya produksi hormon insulin dari pankreas, bahkan mungkin bisa tidak diproduksi sama sekali. Gejala yang muncul adalah adanya gula dalam urine penderita.
      7. Diabetes insipidus yaitu gejala kekurangan hormon ADH sehingga proses filtrasi kurang efektif dan penderita akan mengeluarkan urine dalam jumlah yang sangat besar.
      8. 3. Pada Hati
        1. Hepatitis yaitu infeksi pada hati oleh virus.
        2. Serrosis hepatis yaitu menurunan fungsi hati karena adanya degenerasi sel-sel hati.
        3. Batu empedu yaitu munculnya endapan pada saluran empedu sehingga dapat menghambat sekresi getah empedu.

 

LEMBAR KEGIATAN

Diskusikan bersama kelompok Anda!

Carilah informasi ke Puskesmas, klinik kesehatan atau ke laboratorium medis mengenai hal berikut!

  1. Mengapa urine dapat digunakan untuk menentukan kesehatan seseorang?
  2. Penyakit-penyakit apa saja yang dapat diketahui berdasarkan pemeriksaan sampel urine?
  3. Cara pemeriksaan sampel urine untuk mengetahui jenis-jenis penyakit yang diderita seseorang.

 

UJI KOMPETENSI

  1. I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d atau e pada jawaban yang paling tepat!
  2. Efek yang terjadi pada urine, bila kita ber­keringat adalah …
  3. banyak urine yang dihasilkan
  4. urine menjadi lebih encer
  5. persentase urea dalam urine lebih tinggi
  6. urine lebih banyak garam
  7. persentase urea dalam urine turun

 

 

  1. Di dalam air seni yang kadarnya tinggi adalah …
  2. urea                 d.  protein
  3. garam              e.  vitamin
  4. gula

 

 

  1. Antideuritik hormon yang disekresi oleh kelenjar hipofise berfungsi mengatur …
  2. pengeluaran keringat
  3. pengeluaran urine
  4. pengeluaran sisa metabolisme karbohidrat
  5. perombakan eritrosit yang telah tua
  6. pengeluaran logam berat

 

  1. Usus besar dapat berperan sebagai alat ekskresi yaitu untuk mengeluarkan …
  2. sisa metabolisme protein
  3. feses sebagai sisa pencernaan
  4. feses sebagai sisa metabolisme
  5. mengeluarkan zat kimia yang beracun
  6. logam berat yang masuk dalam tubuh

 

  1. Kelenjar pada kulit yang berfungsi untuk mengeluarkan kelebihan garam adalah …
  2. glandula parotis
  3. glandula sublingualis
  4. glandula sebasea
  5. glandula sudorifera
  6. glandula submaksilaris

 

  1. Perhatikan reaksi perombakan yang berlang­sung di hati berikut ini!

Hemoglobin ® Globin + X + Zat besi

X    ® Y    + Z

Zat Y dan Z akan dikeluarkan ke usus dan selanjutnya akan keluar bersama feses. Zat X adalah …

  1. hemin              d.  globulin
  2. bilirubin          e.  hemosianin
  3. biliverdin

 

  1. Pengeluaran berikut ini yang dapat menjaga suhu tubuh tetap stabil adalah …
  2. pengeluaran keringat
  3. pengeluaran minyak
  4. pengeluaran urine
  5. pengeluaran uap air dan CO2 dari paru-paru
  6. pengeluaran feses

 

  1. Bila seseorang kadar gula darahnya tinggi pemeriksaan urine berikut ini yang benar adalah …
  2. bila diberi benedik akan berwama biru tua
  3. bila urinenya diberi biuret akan berwarna ungu
  4. bila diberi lugol dan dipanaskan maka, akan berwarna biru tua
  5. bila urinenya diberi biuret dan dipanas­kan maka akan berwarna merah bata
  6. bila diberi benedik dan dipanaskan maka akan ada endapan merah bata

 

  1. Perhatikan gambar nefron di samping!

Bagian yang ditunjukkan oleh label X, Y, dan Z adalah …

  1. kapsula Bowman, tubules kontortus proksimal, tubulus kontortus distal
  2. glomerulus, tubules kontortus proksimal, tubules kontortus distal
  3. glomerulus, tubulus kontortus distal, tubulus kontortus proksimal
  4. glomerulus, kapsula Bowman, tubulus kontortus
  5. kapsula Bowman, glomerulus, tubulus kontortus

 

10.  Urine primer terbentuk setelah proses …

  1. filtrasi di tubules kontortus distal
  2. filtrasi di tubules kontortus proksimal
  3. filtrasi di glomerulus
  4. reabsorbsi di tubules kontortus distal
  5. reabsorbsi di glomerulus

 

11.  Hasil pemeriksaan urine yang dilakukan seorang siswa, dengan penambahan cairan AgNO5 5% menghasilkan endapan keruh. Hal ini menunjukkan …

  1. Pemilik urine tersebut menderita kencing manis
  2. pemilik urine menderita albuminuria
  3. pemilik urine menderita oligourea
  4. pemilik urine terlalu banyak endapan kapur dalam darahnya
  5. adanya garam dapur dalam urine tersebut

 

12.  Urutan proses pembentukan urine yang benar adalah …

  1. filtrasi, augmentasi, reabsorbsi
  2. filtrasi, reabsorbsi, augmentasi
  3. augmentasi, reabsorbsi, filtrasi
  4. augmentasi, filtrasi, reabsorbsi
  5. reabsorbsi, filtrasi, augmentasi

13.  Apabila kita terbiasa berdomisili di lingkungan yang panas kemudian berkemah di pegunungan yang dingin, maka kulit kita akan mengalami kerusakan. Bagian yang rusak dan mengelupas adalah…

  1. stratum germinativum
  2. stratum lusidum
  3. stratum korneum
  4. stratum granulosum
  5. korium

 

14.  NH3 sebagai hasil metabolisme protein akan bereaksi dengan CO2 membentuk urea. Peristiwa ini berlangsung di …

  1. ginjal               d.  limfa
  2. hati                  e.  kandung kemih
  3. jantung

 

15.  Filtrat glomerulus dihasilkan setelah terjadi proses …

  1. filtrasi di piala ginjal
  2. filtrasi di badan malpighi
  3. reabsorbsi di glomerulus
  4. reabsobsi di tubulus kontortus
  5. augmentasi di badan malpighi

 

16.  Sekresi hormon ADH dari hipofise akan memengaruhi proses …

  1. filtrasi
  2. reabsorbsi
  3. augmentasi
  4. pengeluaran urine dari kandung kemih
  5. pengeluaran urine melalui uretra

 

  1. Perhatikan gambar di samping!

Bagian kulit yang berpe­ran sebagai alat penge­luaran adalah ….

  1. 1                      d. 4
  2. 2                      e. 5
  3. 3

 

18.  Pada penderita nefritis terjadi gangguan pada glomerulus yang disebabkan oleh …

  1. infeksi kuman
  2. peradangan pada pelvis ginjal
  3. peradangan pada kantong kencing
  4. urine tertahan pada kantong kencing
  5. endapan garam pada air kencing

 

19.  Reptilia mengeluarkan sisa pencemaan, urine dan sel kelamin melalui ….

  1. anus                d.  rektum
  2. kloaka             e.  ginjal
  3. kulit

 

20.  Setiap unit alat penyaring dalam ginjal terdiri atas …

  1. nefron, ureter, dan uretra
  2. nefron, kandung kemih, dan uretra
  3. badan malpighi, tubulus kontortus, dan tubulus kolektivus
  4. glomerulus, tubulus kontortus, dan tubulus kolektivus .
  5. glomerulus, tubulus, dan ureter

 

 

 

  1. II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
  2. Apakah pengeluaran feses termasuk ekskresi? Jelaskan!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Sebutkan lapisan penyusun epidermis dan jelaskan karakteristik masing-masing!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Jelaskan yang dimaksud dengan lapar garam,dan jelaskan dampaknya bagi tubuh!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Jelaskan perbedaan antara sekresi dan ekskresi!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Jelaskan proses pembentukan urine dalam ginjal dengan membuat tabel!

Jawab : ________________________________________________________________

 

PENGAYAAN

  1. Menurut pendapat Anda bagaimanakah usaha untuk menghindari pengeluaran keringat yang berlebih sehingga terhindar dari permasalahan kulit?
  2. Menurut pendapat Anda, adakah hubungan antara konsumsi jumlah air minum dengan kesehatan ginjal? Jelaskan!

 

 

PELATIHAN MID SEMESTER

  1. I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d atau e pada jawaban yang paling tepat!
  2. Perhatikan gambar sistem pencernaan makanan pada manusia di bawah!

 

 

 

 

 

 

Sekret yang terlibat dalam pemecahan molekul lemak dihasilkan oleh …

  1. 1 dan 3            d.  4 dan 5
  2. 2 dan 4            e.  5 dan 1
  3. 3 dan 2

 

  1. Organ berikut yang menghasilkan enzim ptialin adalah …

 

 

 

 

  1. 1                      d.  4
  2. 2                      e.  5
  3. 3

 

  1. Bahan makanan berikut yang merupakan sumber kalori adalah …
  2. lemak, karbohidrat, protein
  3. asam amino, asam lemak, air
  4. karbohidrat, air, mineral
  5. protein, vitamin, karbohidrat
  6. vitamin, mineral, protein

 

  1. Seorang siswa mengalami gangguan pencer­naan makanan dengan gejala sukar membuang air besar. Gangguan ini disebut…
  2. sembelit, disebabkan makanannya kurang mengandung serat
  3. diare, disebabkan keracunan makanan
  4. kolik, disebabkan kekurangan vitamin C
  5. apendisitis, disebabkan infeksi kuman
  6. peritonitis, disebabkan infeksi selaput rongga tubuh

 

  1. Jenis makanan berikut yang menunjukkan reaksi positif terhadap larutan biuret adalah…
  2. nasi                 d.  jus jambu merah
  3. sayuran           e.  pisang raja
  4. putih telur

 

  1. Bahan aditif yang berfungsi sebagai bahan pengembang adalah  …
  2. asam sitrat       d.  natrium bikarbonat
  3. asam benzoat e.   vitsin
  4. natrium benzoate

 

  1. Hormon yang merangsang sekresi getah lambung adalah …
  2. gastrin             d.  steapsin
  3. enterokinase    e.  pepsin
  4. lipase

 

  1. Suatu enzim yang terdapat dalam hati dengan konsentrasi yang tinggi, bekerja pada peroksida air dengan menghasilkan air dan oksigen adalah enzim …
  2. dehidrase        d.  oksigenase
  3. katalase           e.  dehidroginase
  4. peroksidase

 

  1. Mineral yang berperan dalam membantu proses pembekuan darah adalah …
  2. kalium             d.  ferum
  3. kalsium           e.  natrium
  4. magnesium

 

10.  Perhatikan tabel hasil uji makanan berikut!

Bahan Makanan Perubahan warna setelah diuji dengan
Biuret Lugol Benedict
Pisang Tak berubah Biru tua Merah bata
Jagung Tak berubah Biru tua Merah bata
Kacang merah Ungu Cokelat Biru muda
roti Ungu Biru tua Merah bata

Berdasarkan tabel di atas, bahan makanan yang mengandung protein, amilum, dan glukosa adalah …

  1. pisang dan jagung
  2. jagung dan roti semir
  3. kacang merah dan roti semir
  4. kacang merah
  5. roti semir

 

11.  Perhatikan tabel data hasil percobaan respi­rasi hewan berikut ini!

Belalang Berat hewan Volume udara yang diperlukan
5 menit ke 1 5 menit ke 2 5 menit ke 3
diam aktif diam aktif diam aktif
I 4 gr 1,0 1,2 2,0 2,5 4 4,3
II 5 gr 1,8 2,0 3,5 3,8 5,1 5,6
III 6 gr 2,5 3,0 4,0 4,4 6,2 6,9

Keterangan : percobaan dilakukan pada suhu ruangan (25-270C)

Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa faktor yang memengaruhi respirasi hewan tersebut adalah …

  1. berat badan dan temperatur
  2. jenis kelamin dan temperatur
  3. jenis kelamin dan berat badan
  4. berat badan dan aktivitas hewan
  5. aktivitas hewan saja

 

12.  Selaput yang melindungi paru-paru adalah…

  1. pericardium     d.  pleura
  2. peritonium      e.  epitelium
  3. perineum

 

13.  Pernyataan yang benar tentang pernapasan dalam adalah …

  1. oksigen dari paru-paru berdifusi ke darah dan karbon dioksida dari darah menuju ke paru-paru
  2. oksigen berdifusi masuk ke paru-paru dan karbon dioksida berdifusi ke udara
  3. oksigen berdifusi keluar paru-paru dan karbon dioksida berdifusi masuk paru­paru
  4. oksigen berdifusi dari darah menuju ke sel-sel tubuh, karbon dioksida dari sel­sel tubuh berdifusi ke darah
  5. oksigen berdifusi dari sel-sel tubuh ke darah, karbon dioksida dari darah berdifusi ke sel tubuh

 

14.  Sistem pernapasan pada manusia disusun oleh beberapa organ. Bagian yang paling efektif untuk terjadi difusi oksigen dan karbon dioksida adalah …

  1. rongga hidung   d.  trakeolus
  2. faring                 e.  alveolus
  3. bronkeolus

 

15.  Asma merupakan gangguan pada sistem respirasi yang mengakibatkan ….

  1. peradangan pada mukosa rongga hidung dan mengeluarkan lendir
  2. sesak napas, batuk dan bunyi mendesah
  3. peradangan pada pleura
  4. tumor ganas yang merusak paru-paru
  5. terjadinya penyempitan pada alveoli

 

16.  Asfiksi adalah salah satu gangguan perna­pasan pada manusia. Hal ini disebabkan oleh …

  1. alveolus kemasukan air
  2. gangguan pengangkutan O2 ke jaringan
  3. terjadi gangguan pada difusi O2 di alveolus
  4. radang pada selaput pembungkus paru­paru
  5. melebarnya trakea karena otot polosnya berkontraksi terus menerus

 

17.  Pengeluaran udara pernapasan akan terjadi bila …

  1. otot interkosta relaksasi, rongga dada mengecil dan tekanan udara paru-paru naik
  2. otot interkosta kontraksi, rongga dada membesar clan tekanan udara paru-paru menurun
  3. otot diafragma relaksasi, rongga dada mengembang dan volume paru-paru naik
  4. otot diafragma kontraksi, rongga dada mengecil dan tekanan udara paru-paru menurun
  5. otot interkosta relaksasi, rongga dada membesar dan tekanan udara paru-paru menurun

 

18.  Kantong udara pada waktu burung terbang berfungsi untuk …

  1. alat bantu pernapasan
  2. melindungi tubuh dari kedinginan
  3. mencegah pengeluaran panas tubuh
  4. meringankan tubuh
  5. memperkeras suara

 

19.  Pernyataan berikut ini yang benar untuk ekspirasi adalah …

  Pernapasan perut Pernapasan dada  
a. Otot diafragma kontraksi Otot interkosta relaksasi  
b. Otot diafragma kontraksi Otot interkosta relaksasi  
c. Otot diafragma relaksasi Otot interkosta relaksasi  
d. Otot diafragma relaksasi Otot interkosta kontraksi
e. Otot dinding perut relaksasi Otot interkosta relaksasi

 

20.  Saluran pernapasan yang disusun oleh jaringan otot, cincin-cincin tulang rawan dan epitel yang bersilia adalah …

  1. rongga hidung dan faring
  2. rongga hidung dan trakea
  3. trakea dan bronkus
  4. bronkus dan anak tekak
  5. alveolus dan bronkeolus

 

21.  Organ yang membangun sistem ekskresi adalah …

  1. pankreas, paru-paru, kulit, usus besar
  2. hati, usus halus pankreas, kulit
  3. ginjal, paru-paru, usus besar, kulit
  4. usus besar hati, pankreas, ginjal
  5. kulit, paru-paru, hati, ginjal

 

22.  Tekanan osmosis cairan darah dapat diatur oleh organ …

  1. ginjal               d.  kulit
  2. hati                  e.  paru-paru
  3. kolon

 

23.  Urutan proses pengeluaran urine berikut ini yang benar adalah ….

  1. filtrasi – reabsorpsi – augmentasi
  2. filtrasi – sekresi – augmentasi
  3. filtrasi – augmentasi – reabsorpsi
  4. filtrasi – dehidrasi – augmentasi
  5. filtrasi – reabsorpsi – dehidrasi

 

24.  Perhatikan beberapa organ tubuh manusia di bawah ini!

1) Paru paru          4)  Lambung

2) Jantung             5)  Limpa

3) Ginjal

Di antara organ-organ di atas yang berfungsi sebagai alat ekskresi adalah …

  1. 1 dan 2            d.  3 dan 5
  2. 1 dan 3            e.  2 dan 5
  3. 2 dan 4

25.  Bila urine seseorang terclapat darah dan albumin maka pasien tersebut mengalami kerusakan pada …

  1. glomerulus
  2. kapsula bowman
  3. tubulus kontortus distal
  4. tubulus kontortus proksimal
  5. pelvis renalis

 

26.  Gangguan dalam sistem ekskresi berikut yang disebabkan oleh gangguan sekresi hormon antideurituk adalah …

  1. diabetes militus
  2. diabetes insipidus
  3. alburninuria
  4. kencing batu
  5. kencing nanah

 

  1. Berdasarkan gambar kulit manusia di sam­ping, organ yang ber­peran dalan ekskresi adalah …
    1. 1        d. 4
    2. 2        e. 5
    3. 3

 

28.  Lapisan pada epidermis yang terdiri dari lapisan zat tanduk adalah …

  1. korium
  2. stratum germinativum
  3. stratum lusidum
  4. stratum korneum
  5. stratum granulosum

 

29.  Bila urine yang dikeluarkan seseorang mengandung sel darah merah, hal ini menunjukkan adamva peradangan pada …

  1. glomerulus      c.  pelvis renalis
  2. korteks            e.  urinaria
  3. medulla

 

30.  Bilirubin dan biliverdin merupakan zat warna empedu yang berasal dari senyawa…

  1. albumin           d.  globulin
  2. hemin              e.  zat besi
  3. globin

 

 

 

 

  1. II. Jawahlah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
  2. Sebutkan hormon yang disekresi oleh dinding lambung dan jelaskan fungsi hormon terseout!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Sebutkan sekret yang dihasilkan oleh organ pencernaan yang berperan dalam pemecahan molekul lemak dan jelaskan peran masing-masing sekret!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Jelaskan proses inspirasi dan ekspirasi pada pernapasan perut!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Sebutkan dua kelenjar yang terdapat pada kulit dan jelaskan fungsinya masing-masing!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Mengapa pada saat hujan kita lebih sering buang air kecil?

Jawab : ________________________________________________________________

 
 

BAB IV

SISTEM KOORDINASI

 

Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa dapat menjelaskan sistem saraf.
  2. Siswa dapat menjelaskan tentang alat indra.
  3. Siswa dapat menjelaskan tentang sistem hormon.

 

RINGKASAN MATERI

Makhluk hidup merupakan sistem yang kompleks. Dalam diri setiap makhluk hidup selalu terjadi berbagai kegiatan faal (fisiologis). Untuk dapat melaksanakan aktivitas faal ini pada makhluk hidup tingkat tinggi dilengkapi berbagai macam sistem organ. Masing-masing sistem organ akan bekerja secara khusus untuk melaksanakan satu fungsi. Agar dalam melaksanakan fungsinya berbagai macam sistem organ ini tidak terjadi benturan maka dalam tubuh makhluk hidup dilengkapi dengan sistem koordinasi.

Pada hewan tingkat tinggi terdapat dua macam sistem koordinasi, yaitu sistem saraf dan sistem hormonal (sistem endokrin). Keduanya berfungsi untuk mengatur agar berbagai macam sistem organ yang terdapat dalam tubuh dapat bekerja secara serasi. Sistem saraf berfungsi untuk menerima rangsangan, menghantarkan rangsangan dan menemukan bentuk tanggapan yang harus dilakukan oleh organ. Sedangkan sistem hormonal berfungsi mengatur dan mengendalikan berbagai macam aktivitas organ, mengatur metabolisme, pertumbuhan dan perkembangan.

 

  1. A. Sistem Saraf

Sistem saraf merupakan sistem koordinasi yang bertugas memberikan informasi pada bagian­bagian tubuh tentang apa dan kapan sesuatu harus dilakukan. Sistem ini dapat berperan sebagai jaringan komunikasi dalam tubuh.

  1. 1. Sistem Saraf pada Hewan

Pada hewan tingkat tinggi sistem saraf tersusun atas unit-unit pelaksana kerja yang masing­-masing mempunyai spesifikasi khusus yaitu neuron atau sel saraf dan neuroglia.

  1. Neuron atau sel saraf merupakan sel yang bertugas menerima rangsangan menghantarkan rangsangan ke pusat saraf, menentukan bentuk tanggapan dan menghantarkan pesan menuju efektor. Neuron terdiri atas dua bagian yaitu badan sel saraf dan percabangan sel saraf.

1)      Badan sel saraf

Badan sel saraf berwarna kelabu. Pada bagian ini terdapat inti sel (nukleus) dan anak inti (mikleolus) dan sitoplasma.

2)      Percabangan sel saraf

Dendrit, yaitu percabangan sel saraf yang berfungsi untuk menerima rangsangan dan meneruskan impuls saraf ke badan sel saraf. Dendrit merupakan percabangan sel saraf yang tidak dilengkapi dengan selaput pelindung dan ukurannya biasanya pendek.

3)      Neurit (akson), yaitu percabangan sel saraf yang berfungsi untuk menghantarkan impuls saraf dari badan sel saraf menuju ke sel-sel lain. Akson dibungkus oleh selubung mielin yang berfungsi sebagai pelindung, untuk regenerasi dan isolator, Selubung mielin ini terdiri atas sel pipih yang berderet di sepanjang akson yang disebut sel schwann. Bagian akson yang tidak ada selubung mielinnya disebut nodus renvier.

  1. Neuroglia adalah sel-sel yang berfungsi untuk memberikan nutrisi dan bahan-bahan yang diperlukan oleh sel-sel saraf, sehingga sel saraf dapat hidup dan melaksanakan tugasnya.

Berdasarkan fungsinya set saraf dibedakan rnenjadi empat.

  1. Neuron sensorik (neuron aferen), yaitu sel saraf yang berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor menuju ke pusat susunan saraf.
  2. Neuron motorik (neuron efektor), yaitu sel saraf yang berfungsi untuk menghantarkan impuls motorik dari susunan pusat saraf menuju ke efektor.
  3. Neuron konektor, yaitu sel saraf yang berfungsi menghubungkarm antara satu neuron dengan neuron lain.
  4. Neuron ajustor, yaitu neuron yang berfungsi untuk menghubungkan neuron sensorik dengan neuron motorik yang terdapat pada sumsum tulang belakang.
  5. 2. Susunan Sistem Saraf Manusia

Pada umumnya sistem saraf pada manusia dibedakan menjadi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat meliputi otak den sumsum tulang belakang. Sistem saraf tepi dibagi menjadi sistem saraf sadar dan sistem saraf tak sadar. Sedangkan sistem saraf tak sadar terdiri dari sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik.

Sistem saraf pusat.

  1. a. Otak

Otak merupakan organ yang sangat penting karena sebagai pusat koordinasi. Otak terlindung oleh tulang-tulang tengkorak dan dibungkus oleh selaput otak (meninges). Meninges terdiri atas 3 lapisan, yaitu sebagai berikut :

1)      Durameter, yaitu lapisan yang,terletak di bagian paling luar yang berbatasan dengan tulang tengkorak. Durameter mempunyai sifat keras den kaku.

2)      Arachnoid (selaput sarang laba-laba), yaitu lapisan yang terdapat di bagian tengah.

3)      Piameter, yaitu lapisan yang berbatasan langsung dengan otak. Lapisan ini bersifat lunak.

Otak terdiri atas empat bagian, yaitu otak besar, otak tengah, otak depan den otak kecil.

  1. Otak besar (cerebrum)

Otak besar merupakan pusat kesadaran, kemauan, ingatan dan kegiatan fisiologis sel saraf. Otak besar merupakan bagian terbesar dari otak. Otak besar terdiri atas empat bagian :

a)      Bagian belakang (lobus oksipitalis) sebagai pusat saraf penglihatan.

b)      Bagian samping (lobus temporalis) sebagai pusat saraf pendengaran.

c)      Bagian tengah merupakan pusat pengaturan kerja kulit dan otot terhadap rangsang panas, dingin, sentuhan dan tekanan.

d)     Di antara bagian tengah dan belakang terdapat pusat perkembangan kecerdasan, ingatan, kemauan dan sikap.

  1. Otak tengah (Mesencefalon)

Otak tengah terdapat di atas jembatan varol. Pada bagian atas dari otak tengah merupakan lobus optikus yang berhangsi sebagai pusat pengaturan refleks mata dan pusat pendengaran. Jembatan varol merupakan bagian yang bertugas menghantarkan impuls dari otot-otot bagian kanan dan bagian kiri tubuh ke serebellum.

  1. Otak depan (diencefalon)

Terletak di depan otak tengah. Bagian ini terdiri atas talamus dan hipotalamus. Talamus merupakan pusat pengatur sensori yang berfungsi untuk menerima semua rangsangan dari sensori serebrum. Hipotalamus merupakan pusat pengatur suhu tubuh, keseimbangan cairan dalam tubuh, mengatur selera makan dan menumbuhkan, sikap agresif,

  1. Otak kecil (serebellum)

Otak kecil terletak di sebelah bawah-belakang otak besar. Dan di belakang jembatan varol. Otak ini berfungsi sebagai pusat keseimbangan. Kerusakan otak ini akan menyebabkan gerakan otot tidak terkendali lagi.

  1. b. Sumsum tulang belakang

Sumsum tulang belakang dilindungi oleh ruas-ruas tulang belakang (vertebrae) karena sumsum ini terdapat dalam rongga vertebrae. Berbeda dengan otak, lapisan terluar dari sumsum tulang belakang berwarna putih dan mengandung dendrit dan akson, sedangkan lapisan bagian dalam berwarna kelabu dan banyak mengandung badan sel saraf. Pada bagian dalam ini terdapat bagian yang berbentuk kupu-kupu yang disebut akar dorsal dan akar ventral.

1)      Akar dorsal mengandung neuron sensorik, dendritnya berhubungan dengan reseptor sedangkan aksonnya berhubungan dengan dendrit neuron konektor.

2)      Akar ventral mengandung badan neuron motorik, aksonnya menuju ke efektor.

Sumsum tulang belakang berfungsi untuk penghubung antara impuls dari dan menuju otak, serta memungkinkan jalan terpendek pada gerak refleks.

Sistem Saraf Tepi

Sistem saraf tepi meliputi sistem saraf sadar (somatik) dan sister saraf tak sadar (autonom).

  1. a. Sistem saraf sadar (somatik)

Sistem saraf sadar terdiri dari 12 pasang saraf otak dan 31 pasang saraf sumsum tulang belakang. Dua belas pasang saraf otak itu antara lain sebagai berikut.

1)      Nervus olfaktori, saraf sensorik selaput lendir hidung.

2)      Nervus optik, saraf sensorik retina mata.

3)      Nervus okulomotor, saraf sensorik proprioseptor otot bola mata.

4)      Nervus troklear, saraf sensorik proprioseptor.

5)      Nervus trigeminal, saraf sensorik gigi dan kulit muka.

6)      Nervus abdusen, saraf sensorik proprioseptor otot bola mata.

7)      Nervus fasial, saraf sensorik ujung pengecap di ujung lidah.

8)      Nervus auditori, saraf sensorik koklea dan saluran semiserkuler.

9)      Nervus glosofaring, saraf sensorik ujung pengecap di lidah belakang.

10)  Nervus vagus, saraf sensorik alat dalam (paru dan lambung).

11)  Nervus spiral, saraf sensorik otot di belikat.

12)  Nervus hipoglosal, saraf sensorik otot lidah.

  1. b. Sistem saraf otonom (sistem saraf tak sadar)

Sistem saraf otonom adalah sister saraf tepi yang mengontrol kegiatan organ-organ

dalam dan berbagai macam kelenjar yang kerjanya tanpa kita sadari. Sistem saraf otonom terdiri dari saraf simpatik dan parasimpatik. Setiap saraf otonom hanya terdiri dari neuron efektor yang berhubungan dengan saraf pusat dan efektor.

1)      Saraf simpatik

Saraf simpatik terdiri atas simpul-simpul saraf di sepanjang tulang belakang bagian depan mulai dari ruas tulang leher sampai ruas tulang ekor sehingga disebut saraf torakolumbal. Saraf ini berfungsi mengangktifkan kerja otot-otot tak sadar seperti pada otot jantung, lambung, usus dan alat pernapasan.

2)      Saraf parasimpatik

TENTANG TOKOH

 

Theodor Schwann (7 Desember 1810 – 11 Januari 1882) meru­pakan seorang ahli psikologi histologi dan sitologi dari Jerman. Beberapa kontribusinva pada ilmu biologi antara lain, teori sel, penemuan sel Schwann dalam sistem saraf, penemuan dan pembelajaran pepsin, penemuan sifat dasar organik ragi, dan hasil penemuan istilah metabolisme.

Dia belajar di Universitas Jesuits kemudian, pindah ke Bonn, kemudian dia pindah ke Qurzburg untuk melanjutkan kuliah kedokterannya, kemudian ke Berlin untuk menamatkanya pada tahun 1834. Tahun 1828 dia ditunjuk sebagai kepala anatomi di Roman Catholic University of Louvain, di Louvain, Belgia, seama 9 tahun. Tahun 1847 dia menjadi profesor di Liege, sampai dia meninggal pada 1882.

Schwann menjadi profesor di University Louvin Belgia pada tahun 188, dan Liege di tahun 1834. Di sana dia menemukan antara lain : bahwa gula dan fermentasi kanji merupakan hasil dari proses kehidupan, penelitian kontraksi otot dan struktur saraf, dan penemuan otot dari bagian alas kerongkongan dan lapisan mielin dari sekeliling akson yang disebut sel Schwann. Dia menyebut metabolisme untuk mendeskripsikan perubahan kimia yang berada di jaringan otot dan merumuskan prinsip dasar embriologi dengan pengamatan bahwa sebuah telur adalah satu-satunya sel yang akan berkembang menjadi organisme yang utuh.

 

Saraf parasimpatik berpangkal pada medulla oblongata dan di sakrum. Kerja saraf parasimpatik berlawanan dengan saraf simpatik, sehingga efek kerja sama yang ditimbulkan oleh kedua saraf otonom tersebut berupa keserasian kerja berbagai macam alat-alat tubuh. Kerja saraf otonom tidak sepenuhnya otonom dan tidak diatur oleh yang lain. Aktivitas saraf otonom dipengaruhi oleh hipotalamus. Rangsangan terhadap bagian lateral dan posterior hipotalamus akan meningkatkan denyut jantung, meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan kecepatan respirasi, menurunkan kerja saluran pencernaan serta melebarnya pupil.

Penghantaran impuls saraf

Rangsangan yang mengenai tubuh akan diterima oleh reseptor, selanjutnya impuls rangsangan akan diteruskan oleh dendrit menuju badan sel saraf. Dari badan sel saraf impuls akan diteruskan lewat akson menuju pusat saraf melalui sel-sel saraf lain. Pertemuan dari sel-sel saraf ini berupa sinapsis.

Mekanisme penghantaran impuls

  1. a. Melalui sel saraf

Pada saat istirahat, di luar sel saraf terdapat kutub (+) dan bagian dalam terdapat kutub (-). Impuls yang diterima oleh dendrit akan menyebabkan terjadinya perubahan potensial listrik sesaat yang akan diteruskan menuju ke badan sel saraf. Apabila rangsangan kurang kuat maka perubahan potensial listrik tidak terjadi sehingga tidak ada impuls yang diterima oleh badan sel saraf.

  1. b. Melalui sinapsis

Sinapsis merupakan titik pertemuan antara akson dengan dendrit neuron yang lain. Ujung akson akan membentuk tonjolan yang disebut vesikula sinapsis dan mengandung neurotransmitter. Ujung akson disebut sebagai prasinapsis dan ujung dendrit disebut postsinapsis.

Macam-macam sinapsis.

1)      Sinapsis listrik. Sinapsis listrik terjadi karena adama loncatan listrik dari satu neuron ke neuron yang lain.

2)      Sinapsis kimiawi, yaitu konduksi impuls saraf melalui sinapsis yang menghasilkan neurohurnor (neurotransmitter). Konduksi ini hanya berlangsung satu arah yaitu dari neuron prasinapsis menuju ke neuron postsinapsis.

3)      Sinapsis neuromuskuler menghubungkan antara neuron dengan otot.

Jalan rangsangan pada gerak tubuh

  1. a. Gerak sadar

Gerak sadar merupakan gerakan tubuh yang bentuk tanggapannya ditentukan oleh pusat saraf sadar kita yang berada di otak.

Jalan impuls pada gerakan sadar adalah :

Rangsangan ® reseptor saraf sensorik otak saraf motorik efektor.

  1. b. Gerak refleks

Gerak refleks merupakan gerak yang rangsangannya tidak diolah terlebih dahulu oleh otak sadar kita. Jalan terpendek yang ditempuh oleh impuls saraf sehingga menimbulkan gerak refleks disebut lengkung refleks.

Jalan impuls pada gerak refleks adalah :

Rangsangan ® reseptor saraf sensorik sumsum tulang belakang saraf motorik efektor

LEMBAR KEGIATAN

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!

  1. Gambarlah irisan melintang sumsum tulang belakang dan jalan yang dilalui oleh gerak refleks!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Kapan tubuh melakukan gerak refleks?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Jelaskan perbedaan antara gerak refleks dengan gerak pada alat-alat dalam!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Jelaskan cara kerja obat bius!

Jawab : ________________________________________________________________

 

LATIHAN SOAL

  1. I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d atau e pada jawaban yang paling tepat!
  2. Kelompok sel yang berfungsi memberikan nutrisi pada sel saraf adalah …
  3. neuron             d.  neurit
  4. neuroglia         e.  neurilemma
  5. akson

 

 

  1. Lapisan meninges yang berbatasan langsung dengan otak adalah …
  2. durameter       d.  pons
  3. aracnoid          e.  jembatan varol
  4. piameter

 

  1. Sistem organ yang bertanggung jawab meng­atur keserasian aktivitas alat-alat tubuh adalah …
  2. sistem koordinasi
  3. sistem saraf
  4. sistem hormonal
  5. sistem ekskresi
  6. sistem sirkulasi
    1. Perhatikan neuron berikut ini.

 

 

 

Badan sel saraf dan denrit ditunjukkan oleh nomor …

  1. 1 dan 3            d.  4 dan 2
  2. 2 dan 1            e.  5 dan 4
  3. 3 dan 5

 

  1. Neuron yang dendritnya berhubungan dengan neuron lain dan neuritnya berhubungan dengan efektor adalah …
  2. neuron konektor
  3. neuron ajustor
  4. neuron asosiasi
  5. neuron motorik
  6. neuron sensorik

 

 

 

  1. II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
  2. Sebutkan fungsi sistem saraf!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Jelaskan perbedaan antara neuron dan neuroglia!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Jelaskan pengertian sinapsis!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Apa pengaruh sekresi adrenalin terhadap kerja jantung dan sistem pernapasan?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Mengapa merokok, minum kopi dan teh tidak dianjurkan secara rutin?

Jawab : ________________________________________________________________

 

 

  1. B. Alat Indra
  2. 1. Indra Peraba (Tangoreseptor)

Indra peraba ditemukan pada kulit merupakan eksteroreseptor yang mampu menerima rangsangan dari luar. Ujung saraf yang terdapat pada kulit ada 6 macam.

  1. Ujung saraf paccini yang berfungsi ntuk menerima rangsang tekanan.
  2. Ujung saraf ruffini berfungsi untuk menerima rangsang panas.
  3. Ujung saraf meissner merupakan penerima rangsang peraba.
  4. Ujung saraf di sekeliling akar rambut untuk peraba.
  5. Ujung saraf tanpa selaput berfungsi untuk menerima rasa neyri.
  6. Ujung saraf Kraus untuk menerima rangsang dingin.
  7. 2. Indra Pengecap

Indra pengecap merupakan kemosereptor pada lidah yang dapat menerima rangsangan berupa zat yang larut. Indra ini bentuknya sebagai puting-puting pengecap (papil pengecap) yang mampu membedakan rasa manis, asin, pahit dan asam. Selain puting-puting pengecap pada lidah juga ditemukan puting peraba (papil peraba) yang tersebar di seluruh permukaan lidah. Papil peraba berfungsi untuk membedakan tekstur makanan, panas-dingin, keras dan lunaknya makanan dan sebagainya.

Daerah lidah yang terdapat puting pengecap adalah:

  1. bagian tepi depan sebagai reseptor rasa manis,
  2. tepi samping untuk reseptor rasa asam,
  3. bagian depan untuk reseptor asin, dan
  4. bagian belakang / pangkal lidah sebagai reseptor pahit.
  5. 3. Indra Pembau

Indra pembau merupakan kemoreseptor yang terdapat pada selaput lendir rongga hidung. Indra ini mampu menerima rangsangan yang berupa gas atau oflaksi. Sel-sel pembau merupakan sel yang ujungnya mempunyai rambut halus yang berhubungan dengan urat saraf yang dihubungkan dengan pusat saraf pembau. Kerja sama yang baik dari indra pembau dan pengecap akan memengaruhi munculnya selera makan dan memengaruhi rasa makanan.

  1. 4. Indra.Penglihat
    1. a. Bagian-bagian mata

Mata merupakan indra yang berfungsi untuk melihat. Mata berbentuk bola yang mempunyai tiga lapisan dinding. Urutan dari luar dinding yang membentuk bola mata adalah sebagai berikut :

1)      Sklera, yaitu lapisan terluar yang membentuk bola mata yang berwama putih keruh. Pada bagian depannya bersifat transparan yang disebut kornea.

2)      Koroid, yaitu lapisan yang terdapat di tengah yang banyak mengandung pembuluh darah untuk memasok oksigen dan makanan pada sel-sel mata. Koroid yang terletak di belakang kornea bagian tengahnya terbuka disebut pupil. Pupil dikelitingi oleh koroid yang mengandung pigmen disebut selaput pelangi (iris). Besar kecilnya pupil disebabkan oleh otot-otot melingkar yang bersifat tak sadar. Fungsi iris adalah untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk.

3)      Retina (lapisan jala), yaitu lapisan paling dalam yang menyusun bola mata yang berfungsi sebagai fotoreseptor. Retina mempunyai dua macam sel yang peka terhadap cahaya yaitu sel basilus dan set konus. Sel konus lebih peka terhadap cahaya dengan intensitas yang lebih tinggi. Bagian retina yang terletak pada garis sumbu mata merupakan daerah yang paling banyak mengandung ujung saraf penerima rangsang cahaya. Daerah ini disebut bintik kuning atau fovea. Pada retina juga ditemukan daerah yang tidak mengandung ujung saraf penerima rangsang cahaya dan merupakan daerah tempat pembelokan urat saraf penglihatan. Daerah itu dikenal dengan bintik buta.

Di dalam ruangan yang dibatasi oleh tiga lapisan dinding tersebut terdapat alat-alat sebagai berikut.

1)         Lensa mata, yaitu bangunan yang berbentuk bikonkaf, bening dan terletak tepat di belakang pupil. Lensa ini diikat oleh otot-otot siliaris yang berfungsi untuk mengatur tebal tipisnya lensa mata.

2)         Aquaeus humor, yaitu cairan yang mengisi ruangan di antara kornea dan lensa.

3)         Vitreus humor yaitu cairan yang mengisi ruangan yang terletak di antara lensa mata dengan lapisan retina.

  1. b. Mekanisme melihat

Cahaya yang mengenai mata akan melalui kornea dan diteruskan melewati aquaeus humor, pupil, lensa mata, vitreus humor dan akan jatuh pada bintik kuning yang terdapat pada retina. Rangsangan yang mengenai retina ini akan diteruskan menuju ke pusat saraf penglihatan. Ketepatan jatuhnya cahaya pada fovea diatur oleh ukuran ketebalan lensa mata.

Apabila cahaya mengenai retina maka rodopsin yang terdapat pada sel basilus terurai. Pembentukan kembali rodopsin memerlukan waktu dan vitamin A. Waktu yang diperlukan untuk pembentukan rodopsin ini dikenal dengan waktu adaptasi rodopsin. Pada saat pembentukan rodopsin maka kemampuan mata dalam melihat akan sedikit menurun.

Sel-sel onus mengandung iodopsin yang merupakan senyawa retinin dan opsin. Sel-sel ini peka terhadap cahaya biru, hijau, dan merah. Kerusakan pada sel ini akan mengakibatkan buta warna.

  1. c. Gangguan pada penglihatan

Apabila mata mampu memfokuskan cahaya tepat pada bintik kuning maka mata tersebut dikatakan normal (emetrop).

1)      Miopi. Bayangan yang jatuh ada di depan bintik kuning karena bentuk lensa mata terlalu cembung. Orang yang mempunyai gangguan ini tidak dapat mengamati benda-benda yang jauh. Agar penglihatan dapat sempurna maka perlu dibantu dengan lensa negatif atau lensa cekung.

2)      Hipermetrop. Bayangan jatuh di belakang bintik kuning karena lensa mata terlalu cekung. Gangguan ini mengakibatkan orang tidak mampu mengamati benda yang dekat. Gangguan seperti ini dapat diatasi dengan menggunakan lensa positif atau lensa cembung.

3)      Presbiop. Gangguan ini disebabkan oleh menurunnya daya akomodasi karena faktor usia. Gangguan ini dapat dibantu dengan menggunakan lensa bifokus.

4)      Astigmatisma. Apabila kornea tidak rata maka cahaya yang masuk tidak dapat difokuskan pada bintik kuning. Gangguan ini dapat diatasi dengan lensa silindris.

5)      Hemeralopia atau rabun senja, yaitu gangguan yang disebabkan oleh kekurangan vitamin A sehingga pembentukan rodopsin pada saat kurang cahaya menjadi terhambat.

6)      Seroftalmia (kornea mengering) dan keratomalasia (kornea mengelupas) gangguan ini akan muncul bila gejala kekurangan vitamin A terus berlanjut.

7)      Buta warna. Gangguan yang berupa ketidak mampuan seseorang dalam membedakan warna cahaya ini merupakan gangguan yang bersifat menurun (diwariskan).

  1. 5. Indra Pendengar dan Keseimbangan
    1. a. Bagian-bagian telinga

Telinga merupakan fonoreseptor dan sebagai alat keseimbangan. Bagian telinga yang berfungsi sebagai fonoreseptor (penerima rangsang bunyi) berupa sel-sel epitel yang berambut. Telinga manusia terdiri dari tiga bagian.

1)      Telinga luar yang terdiri dari daun telinga dan liang / saluran telinga. Dinding liang telinga menghasilkan minyak serumen.

2)      Telinga tengah atau ruang timpani. Bagian luar dari ruangan ini dibatasi oleh gendang telinga (membrana timpani) sedangkan bagian dalamnya dibatasi oleh tingkap oval dan tingkap bulat. Di antara membrana timpani dan tingkap bulat ini terdapat tulang-tulang pendengaran.

Tulang pendengaran secara urut dari arah luar adalah tulang martil (maleus), tulangan landasan (inkus) dan tulang sangurdi (stapes). Ketiga tulang ini membentuk rangkaian yang dapat bergetar. Ujung tulang martil melekat pada membrana timpani dan ujung tulang sanggurdi yang bebas menyatu dengan tingkap bulat yang menutupi telinga bagian dalam.

Dari telinga tengah ini terdapat saluran eustachius, yaitu saluran yang menghubungkan antara ruang telinga dan rongga faring. Saluran ini berfungsi untuk menjaga tekanan udara dalam ruang telinga.

3)      Telinga dalam atau labirin

Telinga dalam terdiri atas labirin tulang dan labirin selaput. Labirin tulang terdiri atas serambi (vestibulum), saluran gulung (kanalis semisirkularis), dan rumah siput (koklea). Saluran gulung terdiri atas tiga buah saluran yang saling terkait yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan.

Koklea merupakan saluran berbentuk spiral seperti rumah siput yang terbagi menjadi tiga ruangan. Di dalam koklea berisi cairan dan permukaan dindingnya terdapat ujung­-ujung saraf yang peka terhadap getaran yang disebut sebagai organ korti.

Ruangan yang menyusun koklea adalah sebagai berikut.

a)      Skala vestibuli

Skala vestibuli merupakan saluran yang terletak di sebelah dorsal.

b)      Skala media terletak pada bagian tengah. Dalam skala media terdapat organ korti yang terdiri dari sel-sel epitel berambut dan membran tekstorial. Membran tekstorial terletak di sebelah atas dari epitel berambut. Alat korti ini tersusun berderet-deret, semakin ke arah ujung membran basalis semakin panjang dan frekuensi getaran yang diterima semakin tinggi.

c)      Skala timpani terletak di bagian ventral

Skala yang satu dengan yang lain dipisahkan oleh membran yang disebut selaput labirin. Ada tiga macam labirin yaitu membran vestibularis yaitu membran yang memisahkan skala vestibuli dengan skala media, membran tektorial yaitu membran yang memisahkan skala media dengan skala timpani, dan membran basalis yaitu membran yang memisahkan skala timpani dengan skala vestibuli.

  1. b. Proses mendengar

Ketika gelombang bunyi diterima oleh telinga maka gelombang tersebut akan masuk ke liang telinga dan menggetarkan membrana timpani. Getaran akan diteruskan ke tulang martil, tulang landasan dan tulang sanggurdi. Dari tulang sanggurdi getaran akan diteruskan ke tingkap bulat, sehingga cairan yang berada di dalam koklea ikut bergetar. Getaran pada cairan koklea akan diterima oleh ujung saraf yang terdapat pada dinding koklea dan diteruskan menuju ke otak. Otak akan mengolah stimulus dan menerjemahkan impuls tersebut sebagai bunyi.

Indra pendengaran dapat mengalami gangguan atau kelainan-kelainan antara lain dapat berupa tersumbatnya telinga oleh kotoran dan hilangnya pendengaran akibat pencemaran suara.

 

  1. C. Sistem Hormon

Hormon merupakan getah yang diproduksi oleh kelenjar buntu (endokrin) dan diedarkan oleh darah. Hormon berperan dalam mengatur aktivitas dalam tubuh seperti reproduksi, metabolisme, homeostasis, mengatur pertumbuhan dan perkembangan serta mengatur tingkah laku.

Macam-macam kelenjar buntu dan hormon yang dihasilkan adalah sebagai berikut.

  1. 1. Kelenjar Hipofisis

Kelenjar hipofisis terletak di dasar otak dan merupakan kelenjar yang paling luas pengaruhnya terhadap tubuh, sehingga kelenjar ini diberi julukan Master of Glands. Kelenjar yang sebesar biji kacang ini terdiri atas tiga lobus, yaitu lobus anterior ada di bagian depan, lobus posterior ada di bagian belakang dan di antara keduanya terdapat lobus intermedier.

Macam-macam hormon yang dihasilkan dan efeknya dapat ditunjukkan pada tabel berikut.

No Hormon yang dihasilkan Fungsinya
I Lobus Anterior

1. Thyrotropic Hormon

2. Somatotropin (STH = GH)

3. Adrenocortikotropic hormon (ACTH)

4. Luteotropic hormone = prolaktin = laktotropik

5. Gonadotropin

  1. Folikel Stimulating Hormon (FSH)
  2. Luteinizing Hormon (LH)
  3. Intersitsiil Cell Stimulating hormone (ICSH) disebut LH pria
 

-     Merangsang kelenjar tiroid

-     Mengatur pertumbuhan

-     Merangsangsekresi korteks adrenal

-     Merangsang laktasi

 

 

-     Merangsang gametogenesis

-     Merangsang pemasakan sel telur dan ovulasi

-     Merangsang sel-sel intersitsil untuk memproduksi testosteron

 

 

No Hormon yang dihasilkan Fungsinya
II
  1. Lobus posterior
    1. Oksitosin
    2. Vasopressin
    3. Antideuritik hormon
 

-     Merangsang pengerutan dinding rahim

-     Merangsang vasodilatasi

-     Mempengaruhi proses reabsorbsi pada ginjal

III
  1. Lobus intermedier
  2. Melanosit Stimulating hormone (MSH = intermedin)
-     Merangsang munculnya pigmentasi kulit

 

  1. 2. Kelenjar Tiroid (Kelenjar Gondok)

Kelenjar tiroid terletak di kanan kiri trakea di daerah faring. Kelenjar ini terdiri atas dua lobi. Tiroid menghasilkan hormon tiroksin, triodotironin, dan kalsitonin. Fungsi dari kelenjar tiroid adalah sebagai berikut.

  1. Mengatur metabolisme sel, mengatur panas tubuh dan mengatur oksidasi dalam sel-sel tubuh kecuali otak dan limfe.
  2. Mengatur pertumbuhan dan perkembangan dan deferensiasi sel-sel tubuh.
  3. Membantu metabolisme asam amino tiroksin.

Hiperfungsi dari kelenjar tiroid atau hipertiroidisme dapat menyebabkan morbus basedowi, yaitu meningkatnya metabolisme sehingga denyut jantung juga meningkat, emosional, otot gemetaran (jawa : buyuten), pelupuk mata terbelalak, mata melotot (eksoftalmus) dan emosional. Apabila hiperfungsi terjadi pada masa kanak-kanan maka akan mengakibatkan terjadinya pertumbuhan raksasa (gigantisme).

Hipofungsi atau hipotiroidisme yang terjadi sejak masa anak-anak akan menyebabkan terjadinya kritinisme (kekerdilan) dan pertumbuhan otak yang terhambat sehingga anak tumbuh menjadi kerdil dan bodoh. Namun bila hipofungsi ini terjadi setelah dewasa maka akan muncul gejala mixoedem atau obesitas dan kecerdasan menurun. Kekurangan intake iodium dalam makanan akan mengakibatkan pembentukan hormon tiroksin terganggu, sehingga akan muncul pembengkakan pada kelenjar tiroid.

Kalsitonin yang diproduksi oleh kelenjar tiroid berfungsi untuk menjaga keseimbangan kalsium dalam darah. Apabila kadar kalsium dalam darah tinggi maka hormon kalsitonin akan disekresi dan membantu mengendapkan kalsium dalam darah di jaringan tulang.

  1. 3. Kelenjar Paratiroid

Paratiroid terdapat di sebelah dorsal kelenjar tiroid. Kelenjar paratiroid menghasilkan hormon parat yang berfungsi mengatur pertukaran kalsium dan fosfor dalam darah. Sekresi parathormon akan terjadi apabila kadar kalsium dalam darah menurun sehingga kalsium tulang akan larut dan menambah jumlah kalsium dalarn darah.

Hiperfungsi parathormon akan meningkatkan kadar kalsium darah meningkat daan dapat mengakibatkan munculnya endapan kapur pada ginjal. Hipofungsi dapat menyebabkan munculnya gejala tetanus (kejang otot).

 

 

  1. 4. Kelenjar Pankreas

Pulau-pulau langerhans pada pankreas menghasilkan hormon insulin yang berfungsi mengubah glukosa darah rnenjadi glikogen yang dapat disimpan di hati dan otot. Menurunnya produksi insulin akan mengakibatkan munculnya gejala kencing manis atau diabetes millitus. Penderita kencing manis dalam urinenya terdapat gula. Pengeluaran gula bersama urine ini dapat menurunkan kadar gula darah namun badan menjadi lemas dan lapar. Di samping itu jumlah urine penderita akan meningkat. Menurunnya kemampuan tubuh dalam menyimpan zat gula ini akan megakibatkan meningkatnya metabolisme lemak dan protein untuk diubah menjadi glukosa sebagai sumber energi. Metabolisme lemak akan menghasilkan senyawa keton yang sifatnya asam. Kelebihan keton secara terus menerus dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan jantung.

  1. 5. Kelenjar Timus

Kelenjar timus terdapat pada tulang dada dan hanya aktif pada masa kanak-kanak. Kelenjar timus berfungsi sebagai penghasil dan penyimpan somatotrop atau hormon pertumbuhan. Hiperfungsi akan menyebabkan munculnya gejala gigantisme dan hipofungsi akan menyebabkan kekerdilan.

  1. 6. KelenjarAdrenal (Suprarenalis)

Kelenjar ini ditemukan menempel di anterior ginjal. Kelenjar adrenal terdiri dari dua bagian, yaitu korteks dan medula.

  1. Korteks (bagian kulit), menghasilkan hormon berikut.

1)      Androgen, yaitu hormon yang berfungsi mengatur munculnya sifat kelamin sekunder pria.

2)      Glukokortikoid, yaitu hormon yang berfungsi untuk menaikkan kadar gala darah. Hormon ini dapat membantu pengubahan protein menjadi glikogen dan dapat membantu mengubah glikogen menjadi glukosa darah.

3)      Mineralokortikoid yaitu hormon yang berfungsi membantu penyerapan natrium dalam darah dan mengatur reabsorbsi pada ginjal.

  1. Medula (bagian dalam) menghasilkan hormon epineprin atau adrenalin yang berfungsi untuk :

1)      membantu pembentukan gula darah dari glikogen,

2)      mengendurkan otot polos pada trakea sehingga dapat melapangkan pernapasan,

3)      memacu otot jantung dan menyempitkan pembuluh darah kulit dan mukosa.

  1. 7. Kelenjar pada Usus dan Lambung

Pada dinding lambung terdapat kelenjar yang menghasilkan hormon gastrin yang berfungsi merangsang sekresi getah lambung. Sedangkan pada usus terdapat kelenjar yang menghasilkan hormon sekretin dan kolesistokinin. Hormon sekretin berfungsi merangsang pankreas untuk mensekresi bikarbonat dan kandung empedu untuk mengeluarkan getah empedu. Koiesistokinin berfungsi untuk merangsang pankreas untuk mensekresi enzim-enzim pencernaan dan merangsang sekresi getah ernpedu.

  1. 8. Kelenjar Kelamin (gonade)

Kelenjar kelamin merupakan kelenjar endokrin yang dapat mensekresi dan sebagai kelenjar eksokrin yang dapat menghasilkan sel-sel kelamin.

  1. Kelenjar kelamin pria (testis) menghasilkan sperma dan hormon testosteron. Testosteron berfungsi mempertahankan spermatogenesis, memengaruhi munculnya sifat kelamin sekunder pria dan memberikan umpan balik pada hipofise untuk menekan sekresi ICSH.
  2. Kelenjar kelamin wanita (ovarium) menghasilkan ovum (sel telur) dan hormon kelamin wanita. Sel-sel folikel yang tumbuh di dalam ovarium menghasilkan hormon estrogen yang memberikan feed back pada hipofise untuk menekan produksi FSH dan merangsang sekresi LH. selain itu estrogen akan merangsang pembentukan sifat kelamin sekunder wanita. Progesteron dihasilkan oleh korpus luteum yang ada di ovarium. Fungsi progesteron adalah menekan produksi FSH, merangsang penebalan dinding endometrium dan merangsang pertumbuhan glandula mammae.

 

LATIHAN SOAL

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!

  1. Sebutkan dua sifat kelenjar endokrin!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Di manakah letak kelenjar timus? Apa fungsi kelenjar ini?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Apa yang terjadi bila seseorang mengalami hipofungsi somatotropin?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Sebutkan kelenjar penghasil hormon androgen!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Sebutkan hormon yang berperan dalam dalam mengatur perkembangan sifat kelamin sekunder wanita!

Jawab : ________________________________________________________________

 

 

UJI KOMPETENSI

  1. I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d, atau e pada jawaban yang paling tepat!
  2. Di bawah ini yang berperan sebagai pusat pengaturan suhu tubuh adalah …
  3. hipotalamus
  4. serebellum
  5. serebrurn
  6. medula oblongata
  7. medula spinalis

 

 

  1. Vesikula sinapsis berperan dalam menyebe­rangkan impuls karena …
  2. menghasilkan perbedaan tekanan antar ujung-ujung sel saraf
  3. menghasilkan perbedaan muatan listrik di antara ujung-ujung saraf
  4. menghasilkan neurotransmitter
  5. menghasilkan enzim yang berfungsi mem­bantu reaksi kimia pada ujung dendrit
  6. menghasilkan enzim yang berfungsi mem­bantu reaksi kimia pada ujung neurit

 

  1. Fungsi saraf simpatis adalah …
  2. menanggapi rangsang yang mendadak
  3. mengatur gerakan yang disadari
  4. mengatur gerak reflek
  5. mengaktifkan kerja alat-alat dalam
  6. memperlambat kerja alat-alat dalam
    1. Indra pada ikan yang berfungsi untuk menge­tahui perubahan pada tekanan air adalah …
    2. oseli
    3. omatidium
    4. gurat sisi
    5. bintik mata
    6. membran niktitans

 

  1. Getaran yang diterima telinga dari membran timpani akan diteruskan menuju…
  2. saluran gelung
  3. tingkap oval
  4. tingkap bulat
  5. skala timpani
  6. tulang pendengaran

 

  1. Urutan jalannya impuls pada gerak refleks adalah …
  2. reseptor – saraf sensorik – otak – saraf motorik – efektor
  3. reseptor – saraf motorik – konektor – saraf sensorik – efektor
  4. reseptor – konektor – saraf sensorik – saraf motorik – efektor
  5. reseptor – saraf sensorik – konektor – saraf motorik – efektor
  6. reseptor-sarafsensorik-sarafmotorik – konektor – efektor

 

  1. Perhatikan gambar jalan impuls pada gerak refleks di bawah ini!

 

 

 

 

Neuron konektor dan efektor ditunjukkan oleh nomor …

  1. 1 dan 4              d.  4 dan 1
  2. 2 dan 5              e.  5 dan 3
  3. 3 dan 4

 

  1. Badan sel saraf pada sumsum tulang belakang banyak ditemukan pada bagian…
  2. luar yang berwarna kelabu
  3. luar yang berwarna putih
  4. dalam yang berwarna kelabu
  5. dalam yang berwarna putih
  6. tengah yang berwarna putih

 

  1. Jembatan varol merupakan bagian otak yang …
  2. menyeberangkan saraf dari sisi kanan ke sisi kiri atau arah sebaliknya.
  3. menyeberangkan saraf dari sumsum tulang belakang ke otak
  4. menyeberangkan saraf dari sumsum tulang belakang ke sumsum lanjutan
  5. menyeberangkan saraf dari sumsum lanjutan ke otak
  6. menyeberangkan saraf dari otak ke sumsum tulang belakang

 

10.  Bagian mata berikut yang melapisi bagian luar mata dan berbentuk selaput transparan adalah …

  1. sklera
  2. koroid
  3. kornea
  4. retina
  5. selaput pelangi

 

11.  Kelenjar berikut yang menghasilkan gona­dotropin adalah …

  1. hipofise
  2. pankreas
  3. adrenal
  4. ovarium
  5. tiroid

 

12.  Vasopresin yang disekresi oleh hipofise posterior berfungsi untuk …

  1. mengatur penebalan dinding endometrium
  2. mengatur kontraksi otot rahim saat persalinan
  3. mengatur penyempitan dan pelebaran pembuluh darah
  4. mengatur kadar kalsium dalam darah
  5. mengatur metabolisme basal

 

 

13.  Mineralokortikoid disekresi oleh kelenjar…

  1. paratiroid
  2. tiroid
  3. times
  4. hipofise
  5. adrenal

 

 

14.  Peranan hormon progesteron adalah …

  1. mempercepat pertumbuhan selaput lendir rahim
  2. menghambat produksi FSH oleh pituitrin
  3. memacu pituitrin untuk memproduksi hormon LH
  4. merangsang pertumbuhan endometrium dinding rahim
  5. memacu folikel dalam ovarium untuk tumbuh

 

 

15.  Pankreas merupakan kelenjar eksokrin dan endokrin karena kelenjar pankreas tersusun dari jaringan …

  1. epitel dan memroduksi tripsinogen dan erepsin
  2. epitel dan memroduksi amilase dan insulin
  3. epitel dan memroduksi amilase dan adrenalin
  4. otot dan memroduksi insulin dan adrenalin
  5. otot dan memroduksi erepsin dan adrenalin

 

16.  Pernyataan yang benar tentang hormon reproduksi dan fungsinya adalah …

  Hormon Fungsi
a. Esterogen Merangsang ovulasi
b. FSH Merangsang pengerutan dinding rahim
c. Testosteron Merangsang pembentukan sperma
d. ICSH Merangsang sekresi tertosteron
e. oksitosin Merangsang penebalan endometrium

 

17.  Kritinisme adalah suatu cacat tubuh yang disebabkan penderita kekurangan hormon…

  1. hipofise           d.  paratiroid
  2. somatotrop      e.  mineralokortikoid
  3. prolaktin

 

18.  Hormon yang menyebabkan kontraksi uterus pada saat melahirkan adalah …

  1. prolaktin         d.  oksitosin
  2. progresteron    e.  vasopresin
  3. estrogen

 

19.  Perhatikan gambar neuron berikut ini!

 

 

 

 

Dendrit, badan sel saraf, dan sel Schwann ditunjukkan olch nomor …

  1. 1, 2, dan 5       d.  3, 1, dan 5
  2. 1, 3, dan 4       e.  4, 3, dan 1
  3. 2, 4, dan 1

 

20.  Adrenalin adalah hormon yang berfungsi untuk …

  1. mengatur metabolisme
  2. memengaruhi kerja hormon lainnya
  3. merangsang kerja usus
  4. mengatur metabolisme senyawa fosfat
  5. menaikkan tekanan darah

 

21.  Hubungan yang benar antara hormon dan kelainan fungsinya adalah …

  Hormon Hiperfungsi
a. Insulin Diabetes militus
b. Tiroksin Morbus basedowi
c. Somatotropin Kretinisme
d. Kalsitosin Radang sendi
e. Adrenalin akromegali

 

22.  Bila seorang akseptor keluarga berencana mengonsumsi pil yang berisi hormon estrogen dan progresteron maka akan mengakibatkan …

  1. sperma mati sebelum membuahi sel telur
  2. sel telur yang terbentuk tidak subur
  3. tidak terbentuk sel telur
  4. endometrium tidak dapat menebal
  5. endometrium tidak dapat digunakan untuk implantasi

 

23.  Lutheotropik hormon berfungsi merangsang …

  1. pembentukan korpus luteum
  2. pembentukan korpus albicans
  3. pemasakan set telur
  4. sekresi air susu
  5. sekresi hormon testosterone

 

24.  Urutan tulang pendengaran dari arah luar ke dalam berikut ini yang benar adalah …

  1. martil – landasan – sanggurdi
  2. martil – sanggurdi – landasan
  3. sanggurdi – martil – landasan
  4. sanggurdi – landasan – martil
  5. landasan – martil – sanggurdi

 

25.  Bagi seorang yang menderita diabetes melitus perlu insulin disuntikkan ke dalam tubuhnya setiap hari seumur hidup. Hal ini disebabkan …

  1. insulin yang dihasilkan tubuh tidak sempurna
  2. insulin tidak dapat diserap oleh epitel usus
  3. produksi insulin tidak cukup
  4. insulin tidak dapat bercampur dengan makanan
  5. saluran dari pulau langerhans tersumbat

 

 

  1. II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
    1. Sebutkan fungsi sumsum tulang belakang!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Sebutkan perbedaan antara gerak sadar dengan gerak refleks!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Apa yang dimaksud dengan daya akomodasi mata?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Mengapa orang yang buta dapat membedakan nilai mata uang yang diberikan oleh seseorang? Indra apakah yang berperan?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Jelaskan proses mekanisme mendengar!

Jawab : ________________________________________________________________

 

 

 

 

 

 

PENGAYAAN

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

  1. Sebutkan tiga hormon yang disekresi oleh hipofise lobus posterior!

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Mengapa kelenjar hipofise diberi julukan Master Of Gland?

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Sebutkan hormon yang memengaruhi kerja jantung dan paru-paru saat orang ketakutan! Jelaskan prosesnya!

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Mengapa sifat kelamin sekunder munculnya setelah remaja? Tidak mulai sejak bayi?

Jawab : _________________________________________________________________

  1. Sebutkan hormon yang berfungsi untuk mengatur kadar kalsium dalam darah!

Jawab : _________________________________________________________________

 

 
 

BAB V

SISTEM REPRODUKSI

 

Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa dapat menjelaskan macam-macam reproduksi pada hewan.
  2. Siswa dapat menjelaskan sistem reproduksi pada vertebrata.
  3. Siswa dapat menjelaskan sistem reproduksi pada manusia.

 

RINGKASAN MATERI

  1. A. Reproduksi pada Hewan
  2. 1. Reproduksi secara Aseksual
    1. Fragmentasi, yaitu potongan tubuh yang dapat tumbuh menjadi individu baru.

Contoh pada Planaria.

  1. Tunas

Tunas atau gemulae merupakan tonjolan yang dibentuk pada dinding rongga tubuhnya, bila tonjolan ini semakin besar maka lama-kelamaan dapat terpisah dari tubuh induknya. Misalnya pada Hydra.

  1. Paedogenesis, yaitu larva yang menghasilkan larva baru. Misalnya terjadi pada larva Fasciola hepatica.
  2. 2. Reproduksi secara Seksual

Reproduksi seksual memerlukan sel kelamin (gamet) dari dua jenis yang berbeda untuk bergabung dan membentuk individu, namun ada kalanya suatu organisme tidak mempunyai sel gamet dan sebelum terbentuk individu baru terlebih dahulu terjadi persatuan plasma atau inti set dari dua individu yang berbeda.

Macam-macam reproduksi seksual antara lain sebagai berikut.

  1. Konjugasi, individu baru yang terbentuk didahului oleh persatuan dua macam inti sel atau dua macam plasma sel, misalnya pada Paramaecium.
  2. Fertilisasi, yaitu pertemuan antara sel sperma dengan sel telur. Misalnya pada Hydra, burung, katak, dan reptil.
  3. Partenogenesis, merupakan pembentukan embrio dari telur yang tidak dibuahi. Misalnya pada lebah jantan dan semut jantan.

 

  1. B. Reproduksi pada Vertebrata

Vertebrata merupakan hewan yang berkembang biak dengan cara seksual. Umumnya vertebrata bersifat gonokoris atau berkelamin terpisah. Pada individu jantan akan menghasilkan spermatozoid dan yang betina menghasilkan sel telur (ovum). Kedua macam sel gamet ini akan bersatu pada peristiwa fertilisasi menghasilkan zigot yang akan berkembang menjadi embrio.

Fertilisasi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu fertilisasi eksternal dan internal.

  1. Fertilisasi eksternal, yaitu fertilisasi yang berlangsung di luar tubuh. Air merupakan media yang cocok untuk tempat pertemuan sel-sel gamet ini. Misalnya pada ikan dan amfibi.
  2. Fertisasi internal, yaitu pembuahan yang terjadi dalam tubuh betina sehingga tingkat keberhasilan pembuahan ini relatif sangat tinggi. Contoh pada reptilia, aves, dan mamalia.

Berdasarkan perkembangan embrio yang dihasilkan pada perkembangbiakan, vertebrata dapat dibedakan menjadi tiga macam.

  1. Ovipar (bertelur), bila embrio berkembang di luar tubuh induk dan memperoleh makanan dari materi yang terdapat dalarn telur tersebut. Hewan yang bersifat ovipar dapat mengeluarkan sel telur yang belurn dibuahi, misalnya pada amfibi dan ikan atau mengeluarkan telur yang sudah dibuahi dan terbungkus dalam cangkang seperti pada bangsa burung dan Reptil.
  2. Ovovivipar, bila embrio berkembang dalam tubuh induk dan makanan bagi embrio diperoleh dari bahan-bahan yang terdapat dalam telur. Induk akan mengeluarkan (melahirkan) anaknya yang sudah dewasa (siap lahir). Misalnya ditemukan pada kadal, beberapa jenis ular, binatang paruh bebek dan ikan hiu.
  3. Vivipar, bila embrio berkembang di dalam rahim induk dan memperoleh makanan langsung dari induknya lewat plasenta. Setelah embrio dewasa maka embrio akan dilahirkan, misalnya pada kera, kucing, tikus, dan sapi.

 

  1. C. Sistem Reproduksi pada Manusia

Reproduksi pada manusia berlangsung secara generatif. Embrio yang dihasilkan akan berkembang di dalam uterus (rahim) dan setelah embrio dewasa maka akan dilahirkan oleh orang tuanya. Setelah anak dilahirkan maka ibu akan memberikan makanan pada anaknya dengan cara menyusuinya.

  1. 1. Proses Pembentukan Gamet (Gametogenesis)

Pada pria dewasa akan terjadi gametogenesis yaitu pembentukan gamet pria yang berlangsung di dalam testis. Setiap satu sel induk sperma (spermatogonium) yang bersifat diploid akan membelah secara meiosis menghasilkan empat buah sperma yang bersifat haploid.

Pembentukan gamet wanita dikenal sebagai oogenesis. Proses ini berlangsung di dalam ovarium dan setiap satu sel induk telur (oogonium) akan membelah meiosis menjadi empat buah sel anak. Tiga buah sel mempunyai plasma sedikit sehingga akan mengalami degenerasi dan satu sel yang lain merupakan sel telur (ovum). Sel ini mempunyai plasma yang banyak sehingga akan tetap hidup sebagai gamet yang fungsional.

  1. 2. Sistem Reproduksi Pria
    1. a. Testis (kelenjar kelamin pria)

Testes merupakan kelenjar eksokrin yang menghasilkan sel sperma dan sekaligus berfungsi sebagai kelenjar endokrin karena menghasilkan hormon kelamin pria yaitu testosteron. Testis berjumlah sepasang, terletak di luar rongga tubuh dan dilindungi oleh kantong yang disebut pelir (skrotum). Di dalam testis terdapat banyak pembuluh-pembuluh yang merupakan tempat pembentukan sperma.

 

 

 

  1. b.

    POJOK KRESNA

     

    1.   Reproduksi merupakan proses menghasilkan individu baru dari organisme sebelumnya.

    2.   Reproduksi aseksual (vegetatif) adalah terbentuknya individu baru tanpa melakukan pele­buran sel kelamin. Sedangkan reproduksi seksual (generatif) melibatkan persatuan sel kela­min (gamet) dari dua individu yang berbeda jenis kelamin.

    3.   Sistem reproduksi pria meliputi organ-organ reproduksi, sperma­togenesis, dan hormon-hormon pada pria.

    4.   Sistem reproduksi wanita meli­puti organ reproduksi dan proses oogenesis, fertilisasi, kehamilan, dan persalainan.

    5.   Spermatogenesis merupakan proses pembentukan dan pema­tangan spermatozoa (sel benih pria).

    6.   Oogenesis merupakan proses pembentukan ovum di dalam ovarium.

     

    Kelenjar reproduksi

1)      Vesikula seminalis

Vesikula seminalis disebut pula sebagai kantong mani atau kantong semen. Dinding vesikula seminalis menghasiikan cairan berwarna kekuning-kuningan yang banyak menghasilkan makanan bagi sel sperma.

2)      Kelenjar prostat

Kelenjar ini terletak pada pangkal uretra dan menghasilkan getah yang masuk ke saluran sperma.

3)      Kelenjar cowpers (kelenjar bulbouretralis)

Kelenjar ini menghasilkan lendir yang disalurkan ke uretra.

  1. c. Saluran reproduksi

1)      Epididimis

Epididimis merupakan saluran berkelok-

kelok dan sangat panjang yang keluar dari testis dan masih berada di skrotum. Saluran ini berfungsi untuk menyimpan sperma dan sebagai tempat pematangan sperma.

2)      Vas deferens

Vas deferens merupakan saluran lurus yang berhubungan dengan epididimis. Saluran ini menuju ke arah anterior (ke atas) dan berakhir pada kelenjar prostat. Vas deferens akan menyalurkan sperma dari epididimis menuju ke kantong semen (vesikula seminalis).

3)      Ductus ejakulatorius (saluran ejakulasi)

Ductus ejakulatorius yaitu saluran pendek yang rnengbubungkan kantong semen dengan uretra. Fungsi dari saluran ini adalah untuk rnenyelnprotkan sperma dari hingga masuk ke uretra dan keluar.

4)      Uretra

Uretra merupakan saluran tunggal yang terdapat di dalam penis. Saluran ini berfungsi ganda, yaitu untuk jalan keluarnya semen dan untuk jalan keluarnya urine.

Sperma yang dihasilkan oleh testis dan getah-getah yang dihasilkan oleh kelenjar kelamin akan bercampur menjadi satu yang disebut semen. Dalam setiap kali ejakulasi akan dikeluarkan + 5 ml semen dan setiap ml mengandung lebih dari 50 juta sperma. Kurangnya jumlah kerapatan sperma akan mengakibatkan sperma tidak dapat membuahi ovum. Berfungsinya alat reproduksi pria dimulai sejak masa akil baligh (pubertas) sampai tua tak terbatas asal kondisi kesehatan dan status gizinya memungkinkan.

  1. d. Alat kelamin luar

Alat kelamin luar pria terdiri atas penis dan skrotum. Penis merupakan organ kopulasi yang berfungsi untuk menghantarkan semen ke dalam tubuh wanita. Di dalam penis terdapat jaringan yang mempunyai rongga-rongga dan banyak pembuluh darah. Adanya stimulus akan mengakibatkan rongga-rongga ini terisi darah sehingga penis mengembang (ereksi). Penis dapat berfungsi sebagai alat kopulasi bila dalam keadaan ereksi. Skrotum merupakan kantong pelindung testis dan epididimis.

  1. e. Hormon reproduksi prig

1)      Folikel Stimulating Hormon (FSH)

FSH merupakan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar hipofise anterior yang berfungsi merangsang terjadinya spermatogenesis. Bila FSH disekresi maka spermatogonium akan tumbuh dan membelah secara meiosis menghasilkan sperma yang haploid.

2)      Luteinizing Hormon (LH)

Pada pria hormone ini disebut juga Intersitsiil Cell Stimulating Hormon (ICSH). ICSH disekresi oleh hipofise lobus anterior yang berfungsi merangsang sel-sel intersitsiil Leydic dalam testes untuk menghasilkan hormon testosteron.

3)      Testosteron

Organ genetalia pria tampak samping

Hormon testosteron dihasilkan oleh testes dan berfungsi untuk mempertahankan proses spermatogenesis dan memenga­ruhi sifat kelamin sekunder pada pria.

 

  1. 3. Sistem Reproduksi Wanita
    1. a. Ovarium (indung telur)

Ovarium merupakan kelenjar kelamin wanita yang jumlahnya sepasang dan terletak pada rongga tubuh daerah pinggang. Di dalam ovarium terdapat sel-sel folikel yang merupakan tempat tumbuhnya sel telur. Walaupun ovarium wanita ada dua buah namun pembentukan telur pada setiap kali oogenesis akan menghasilkan satu buah set telur.

  1. b. Oviduk (tuba falopii = saluran telur)

Oviduk berjumlah sepasang. Pada pangkalnya berbentuk corong yang dilengkapi dengan jumbai-jumbai, yang dikenal dengan nama infudibulum dan berfungsi untuk menangkap sel telur yang dilepaskan dari ovarium. Pada infudibulum ini terdapat lubang untuk jalan masuknya sel telur, lubang itu adalah corong perut atau ostium abdominale. Ujung oviduk berhubungan dengan uterus. Fertilisasi pada umumnya terjadi di oviduk ini, lalu zigot akan bergerak menuju ke rahim. Gerakan zigot ini disebabkan oleh gerak peristaltik otot oviduk dan adanya cilia pada epitel oviduk.

  1. c. Uterus (rahim)

Rahim merupakan organ tunggal yang berfungsi sebagai tempat perkembangan embrio. Rahim mempunyai tiga lapisan, yaitu perimetrium sebagai lapisan terluar yang berfungsi sebagai pelindung, lapisan tengan atau miometrium yang berfungsi untuk membantu proses persalinan dan endometrium yang merupakan lapisan paling dalam yang berfungsi sebagai tempat berkembangnya janin. Endometrium setiap saat akan mengalami perubahan sesuai dengan kondisi hormonal pada seorang wanita. Perubahan dinding endometrium ini dipengaruhi oleh hal berikut.

1)      Estrogen akan merangsang penebalan dinding rahim menjelang masa ovulasi.

2)      Progesteron akan merangsang penebalan endometrium setelah masa ovulasi.

3)      Menurunnya estrogen dan progesteron akan mengakibatkan pengelupasan dinding endometrium sehingga seorang wanita akan mengalami menstruasi.

4)      Human Chorionic Gonadotropin (HCG) merupakan hormon yang dihasilkan oleh jaringan penyerta embrio dan berfungsi menjaga ketebalan dinding rahim selama kehamilan.

  1. d. Vagina

Vagina merupakan saluran tunggal yang berfungsi sebagai jalan kelahiran. Dinding vagina berlipat-lipat dan dilindungi oleh mukosa (selaput tendir) dan dilengkapi kelenjar. Kelenjar yang penting adalah kelenjar bartholini. Adanya kelenjar dan lipatan ini dapat menjaga agar pada saat melahirkan bayi vagina tidak robek.

Alat kelamin luar terdiri atas dua bagian.

a)      Vulva, yaitu celah paling luar pada alat kelamin wanita yang dibatasi oleh sepasang bibir. Pada vulva ini ditemukan dua muara, yaitu muara uretra dan muara vagina.

b)      Labium, yaitu bibir yang membatasi vulva. Ada dua macam bibir yaitu labium majus yang berukuran besar terdapat di bagian luar dan labium minor yang berukuran lebih kecil terdapat di bagian dalam. Di depan vulva terdapat tonjolan kecil yang dinamakan kelentit (klitoris). Klitoris merupakan organ yang bersifat erektil.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Organ reproduksi wanita tampak samping               Organ genetalia interna wanita tampak depan

 

  1. 4. Hormon-hormon yang Berperan dalam Sistem Reproduksi Wanita
    1. a. Siklus menstruasi

Seorang wanita dewasa mempunyai siklus menstruasi yang panjangnya kurang lebih 28 hari. Saat seorang wanita menstruasi maka FSH akan disekresi oleh hipofise anterior, dan menyebabkan sel-sel folikel dalam ovarium tumbuh dan peristiwa oogenesis akan berlangsung. Selama sel folikel tumbuh akan menghasilkan hormon estrogen yang berfungsi merangsang penebalan endometrium dan merangsang munculnya sifat kelamin sekunder wanita. Estrogen akan memberikan umpan balik pada hipofise dan akan menyebabkan produksi FSH ditekan dan hipofise anterior dirangsang untuk mensekresi LH. Peristiwa ini merupakan gejala yang terjadi pada fase praovulasi.

Munculnya hormon LH akan merangsang pemasakan sel telur dan ovulasi (lepasnya ovum dari ovarium) yang terjadi sekitar hari ke-14 dari hari menstruasi Setelah terjadi ovulasi maka folikel yang telah kehilangan sel telur akan berubah menjadi badan kuning (korpus luteum) yang akan mensekresi hormon progesteron. Hormon progesteron akan merangsang penebalan dinding endometrium dan merangsang pembentukan sifat kelamin sekunder wanita. Peristiwa ini disebut fase ovulasi.

Setelah ovulasi, sekitar hari ke-15 hingga hari ke- 28 endometrium akan mengalami penebalan dengan cepat untuk persiapan implantasi. Penebalan ini dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron. Masa ini disebut sebagai fase pasca ovulasi. Apabila pada saat ovulasi ovum berhasil dibuahi maka embrio akan menempel pada lapisan endometrium, namun bila tidak ada pembuahan maka korpus luteum akan berubah menjadi korpus albikans yang berwarna putih. Korpus albikans tidak menghasilkan hormon progesteron akibatnya hormon estrogen dan progesteron akan menurun jumlahnya dan menyebabkan endometrium akan dirombak. Perombakan endometrium ini akan mengakibatkan endometrium menjadi tipis dan terjadi pendarahan karena pembutuh darah terbuka. Peristiwa ini dikenal dengan fase menstruasi.

  1. b. Masa kehamilan

Pada awal kehamilan ketebalan endometrium akan dipertahankan oleh hormon estrogen dan progesteron. Setelah ovarium tidak lagi menghasilkan hormon tersebut maka plasenta akan menghasilkan hormon Human Chorionic Gonadotropin (HCG). HCG akan menjaga dinding rahim hingga saat bayi lahir.

Selama kehamilan hipofise anterior akan menghasilkan hormon prolaktin yang berfungsi merangsang produksi air susu (laktasi). Sekresi hormon ini sudah dimulai sejak awal kehamilan dan hingga, saat menyusui.

  1. c. Masa kelahiran

Setelah embrio dewasa maka embrio siap lahir. Hormon yang berperan dalam Proses Persalinan adalah sebagai berikut.

1)      Relaksin yang dihasilkan oleh hipofise posterior berfungsi membantu pemasakan simfisis pubis (pertemuan dua tulang kemaluan).

2)      Oksitosin dihasilkan oleh hipofise posterior berfungsi merangsang kontraksi otot rahim.

3)      Prostaglandin yang dihasilkan oleh setiap sel berfungsi untuk mengatasi efek dari progesteron sehingga endometrium dapat dirombak.

  1. d. Perkembangan janin

Lamanya pertumbuhan janin dalam rahim sekitar 40 minggu dan janin akan memperoleh makanan dari ibunya lewat plasenta (ari-ari = tembuni). Embrio ini selama perkembangannya di dalam rahim akan dibungkus oleh selaput yang berfungsi untuk pelindung bayi terhadap goncangan dan kekeringan Selaput ini juga berperan dalam membantu peristiwa faal janin.

 

Selaput pembungkus janin terdiri atas bagian berikut.

1)      Amnion, yaitu selaput yang membatasi ruang amnion yang ada embrionya. Dinding amnion menghasilkan getah yang disebut air ketuban yang berfungsi melindungi bayi dari goncangan.

2)      Korion yaitu selaput yang ada di sebelah luar amnion. Korion dan alantois secara bersama akan tumbuh membentuk jonjot-jonjot yang berhubungan dengan dinding rahim. Di dalam jonjot ini ditemukan banyak pembuluh darah yang menghubungkan antara sistem peredaran darah janin dan ibu.

3)      Alantois yaitu saluran yang terdapat pada tali pusat yang berfungsi untuk menghubungkan sirkulasi janin dan ibu.

4)      Plasenta merupakan jaringan yang dibentuk janin untuk dapat menempel pada rahim ibu. Pada plasenta terclapat pembuluh darah yang berfungsi untuk pertukaran makanan dan zat lain antara janin dan ibu.

5)      Sakus vitelinus adalah kantong yang terletak diantara amnion dan plasenta. Fungsi dari kantong ini adalah sebagai tempat pembentukan sel darah dan pembuluh darah pada janin.

  1. e. Air susu ibu sebagai makanan terbaik bagi bayi

ASI merupakan makanan yang telah disediakan oleh Tuhan bagi bayi yang dilahirkan dari rahim seorang ibu. Kandungan gizi yang ada dalam ASI sudah lengkap sesuai dengan kebutuhan gizi pada bayi untuk melaksanakan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Suhu ASI telah sesuai dengan suhu tubuh bayi, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah bagi perut bayi karena suhu tubuh baik ibu dan bayi dalam keadaan sehat sama. Selain kandungan gizi yang lengkap di dalam ASI ditemukan lipase yang berfungsi untuk membantu mencerna lemak, laktase yang berfungsi untuk mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa serta membantu penyerapan kalsium. ASI sebagai makanan cair mudah dicerna dan muclah diserap oleh organ penyerapan makanan bayi.

Pada awal masa laktasi (menyusui) seorang ibu akan mensekresi kolostrum (susu jolong) yang banyak mengandung zat-zat kekebalan yang dapat melindungi bayi dari infeksi penyakit. Zat kekebalan ini tidak hanya ditemukan dalam kolostrum, namun juga ditemukan pada sekresi ASI selanjutnya dengan kadar yang lebih rendah. Selain itu ASI tidak akan menimbulkan alergi bagi bayi yang mengonsumsinya.

 

LEMBAR KEGIATAN

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!

  1. Apakah yang dimaksud dengan oogenesis?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Gambarlah bagan oogenesis!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Apakah yang dimaksud dengan siklus menstruasi?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Kapan terjadinya ovulasi?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Sebutkan hormon yang memengaruhi sifat kelamin sekunder wanita!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Buatlah bagan yang menggambarkan peristiwa spermatogenesis!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Dimanakan gamet-gamet tersebut disimpan?

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Sebutkan kelenjar-kelenjar pelengkap pada sistem reproduksi pria dan sebutkan hasilnya!

Jawab : ________________________________________________________________

  1. Di manakah peristiwa fertilisasi terjadi?

Jawab : ________________________________________________________________

10.  Di manakah tempat berkembangnya janin pada manusia?

Jawab : ________________________________________________________________

 

LATIHAN SOAL

  1. I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d, atau e pada jawaban yang paling tepat!
  2. Hormon seks yang dihasilkan oleh sel folikel yang tumbuh adalah …
  3. folikel stimulating hormon
  4. luteinizing hormon
  5. estrogen
  6. progesterone
  7. oksitosin

 

 

  1. Pembentukan sperma di dalam testis dipe­ngaruhi oleh hormon …
  2. LH                       d.  testosteron
  3. FSH                     e.  gonadotropin
  4. ICSH

 

  1. Saluran sperma yang berfungsi sebagai tempat pernatangan dan penyimpanan sperma adalah …
  2. epididimis
  3. vas deferen
  4. uretra
  5. vesikula seminalis
  6. kelenjar bulbouretralis
    1. Munculnya kumis, jenggot, dan rambut kaki pada pria dipengaruhi oleh …
    2. pertumbuhan badan yang semakin besar
    3. sperma yang telah diproduksi testes
    4. hormon testosteron yang diproduksi testes
    5. semen yang dihasilkan
    6. usia yang bertambah banyak

 

  1. Bila persediaan oogonium dalam ovarium telah habis maka akan terjadi …
  2. menopouse
  3. menarche
  4. menstruasi
  5. ovulasi
  6. pembentukan folikel de graaf

 

 

 

 

 

 

  1. II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
    1. Sebutkan hormon-hormon yang berperap dalam membantu proses persalinan!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Sebutkan kelenjar yang menghasilkan cairan makanan bagi sperma!

Jawab : _______________________________________________________________

 

  1. Jelaskan pengertian menopouse? Mengapa hal itu dapat terjadi?

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Mengapa ASI pada awal laktasi sangat baik untuk diberikan pada bayi?

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Mengapa pada saat hamil seorang wanita tidak mengalami ovulasi?

Jawab : _______________________________________________________________

 

UJI KOMPETENSI

  1. I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d, atau e pada jawaban yang paling tepat!
  2. Bila individu yang terbentuk berasal dari sel telur yang tidak dibuahi oleh spermatozoid disebut …
  3. fragmentasi          d.  budding
  4. paedogenesis       e.  konjugasi
  5. parthenogenesis

 

 

  1. Hewan berikut ini yang bersifat ovovivipar adalah …
  2. kadal                    d.  kerang
  3. katak                    e.  keluwing
  4. kera

 

  1. Fragmentasi merupakan cara reproduksi vege­tatif. Organisme berikut yang berkembang biak dengan fragmentasi adalah …
  2. cacing pita
  3. cacingtanah
  4. cacing planaria
  5. cacing gilig
  6. cacing tambang

 

  1. Pada hewan vivipar, embrio yang berkem­bang mendapatkan makanan dan bahan lain yang diperlukan dari …
  2. kuning telur
  3. putih telur
  4. cadangan makanan
  5. induknya langsung lewat plasenta
  6. lingkungan tempat tinggalnya

 

  1. Buaya tidak dapat mengerami telurnya karena …
  2. buaya kulitnya keras
  3. buaya tubuhnya sangat berat
  4. buaya di dapat tidak dapat bertahan lama
  5. buaya bersifat poikiloterm
  6. buaya bersifat homoioterm

 

  1. Perhatikan bagan sperma­togenesis di samping!

Sel diploid yang pertama kali terbentuk adalah …

  1. 1          d.  4
  2. 2          e.  5
  3. 3

 

  1. Hormon gonadotropin berikut yang merang­sang testis untuk memproduksi testosteron adalah …
  2. FSH
  3. ICSH
  4. ACTH
  5. TSH
  6. laktogenik hormon

 

  1. Hormon estrogen pada wanita disekresi oleh …
  2. hipofise anterior
  3. hipofise posterior
  4. hipotalamus
  5. folikel yang tumbuh
  6. korpus luteum

 

  1. Perhatikan gambar organ reproduksi pria berikut!

Uretra, vas deferen, dan epididimis secara urut

ditunjukkan oleh nomor …

  1. 1, 2, dan 4                d.  2, 3, dan 1
  2. 1, 2, dan 5                e.  3, l, dan 5
  3. 2, 4, dan 5

 

10.  Jaringan embrional pada hewan dalam perkembangannya mengalami spesialisasi yang artinya mengalami …

  1. perubahan-perubahan sel menjadi organ
  2. organ yang tugasnya spesial atau khusus
  3. perubahan bentuk sel yang disesuaikan dengan fungsi
  4. perubahan beberapa organ dalam mem­bentuk sistem organ
  5. perubahan volume sel

 

11.  Sel diploid yang akan membentuk sperma adalah …

  1. spermatosit
  2. spermatid
  3. spermatozoid
  4. spermatogonium
  5. spermatogenesis

 

12.  Berikut ini hormon yang berpengaruh terhadap sistem reproduksi.

1)  Testosteron     4)  FSH

2)  ICSH               5)  Oksitosin

3)  LH                  6)  Pitresin

Hormon yang disekresi oleh pria adalah …

  1. 1, 2, 3, dan 4
  2. 1, 2, dan 4
  3. l , 3, dan 5
  4. 1, 2, 4, dan 6
  5. 1, 4, 5, dan 6

 

13.  Pertumbuhan sifat kelamin sekunder pria disebabkan karena …

  1. testis menghasilkan Tstosteron
  2. testis menghasilkan sperma
  3. testis menghasilkan androgen
  4. sekresi som-atotropin oleh hipofise
  5. kedewasaan pria bertambah matang

 

14.  Korpus luteum pada ovarium wanita meng­hasilkan …

  1. sel telur
  2. folikel stimulating hormon
  3. luteinising hormone
  4. estrogen
  5. progresteron

 

15.  Peristiwa menstruasi merupakan proses …

  1. ovulasi yang disertai dengan pendarahan
  2. peluruhan endornetrium
  3. peluruhan perimetrium
  4. peluruhan miometrium
  5. kontraksi otot rahim yang mengakibatkan pendarahan

 

16.  Ovarium menghasilkan hormon estrogen yang berfungsi untuk …

  1. merangsang produksi susu pada kehamilan berusia 9 bulan
  2. merangsang pembentukan dinding uterus pada awal kehamilan
  3. memengaruhi pembentukan “follicle de graff”
  4. mempercepat kontraksi uterus saat per­salinan
  5. mengatur pemasakan ovum

 

17.  Saluran reproduksi pria yang terdapat dalam skrotum adalah …

  1. epididimis                d.  ureter
  2. vas deferen               e.  penis
  3. uretra

 

18.  Pergaulan bebas merupakan budaya yang tidak sesuai dengan norma agama dan adab ketimuran. Selain itu dapat menularkan penyakit …

  1. sipilis, tipus, dan AIDS
  2. sipilis, raja singa, dan kolera
  3. kolera, AIDS, dan GO
  4. AIDS, raja singa, dan GO
  5. GO, AIDS, dan polio

 

19.  Untuk persiapan implantasi embrio, endo­metrium akan mengalami penebalan yang diatur oleh …

  1. hormon estrogen
  2. hormon progesteron
  3. hormon estrogen dan progesteron
  4. FSH dan LH
  5. ICSH dan FSH

 

20.  Hormon dan peranannya berikut ini yang benar adalah …

  Hormon Peranan
a. ICSH merangsang oogenesis
b. Laktotropin Merangsang pembentukan korpus luteum
c. Oksitosin merangsang pemisahan os pubis
d. Relaksin mengatur relaksasi otot rahim
e. Estrogen Merangsang proliferasi endo­ metrium

 

 

 

 

  1. II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
  2. Sebutkan hormon yang memengaruhi penebalan endometrium!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Apa yang dimaksud dengan oogenesis? Di manakah berlangsungnya peristiwa tersebut?

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Apakah yang dimaksud inseminasi invitro?

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Sebutkan kelenjar pelengkap pada sistem reproduksi pria dan sebutkan hasil tiap kelenjar tersebut!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Ovarium berperan sebagai kelenjar eksokrin dan endokrin. Jelaskan maksudnya!

Jawab : _______________________________________________________________

 

PENGAYAAN

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

  1. Sebutkan hormon yang berperan mempertahankan ketebalan endometrium selama kehamilan!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Mengapa sel telur hanya dapat dibuahi oleh sperma dari jantan sejenisnya?

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Jelaskan bawwa zigot dapat berpindah dari ujung oviduk menuju ke rahim!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Sebutkan fungsi hormon prostaglandin pada saat menjelang persalinan!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Mengapa wanita hamil tidak mengalami menstruasi?

Jawab : _______________________________________________________________

 

 
 

BAB VI

SISTEM IMUN

 

Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa dapat menjelaskan struktur sistem imun.
  2. Siswa dapat menjelaskan cara kerja sistem imun.

 

RINGKASAN MATERI

  1. A. Struktur Sistem Imun

Sistem imun berperan dalam mempertahankan tubuh dari kerusakan akibat materi asing. Materi asing yang akan dilawan dalam sistem imun dapat berupa materi yang mempunyai daya tular dan daya rusak seperti bakteri, virus, dan protozoa maupun materi yang tidak mempunyai daya tular dan daya rusak misalnya serbuk sari, racun serangga, dan antigen Rhesus.

Sistem imun pada manusia didukung oleh sel-sel darah putih dan antibodi yang merupakan protein yang akan dibentuk dalam plasma darah. Sel darah putih sebagai komponen pembentuk sistern imun ditemukan dalam cairan darah maupun cairan getah bening (limfe). Sel-sel darah putih dibuat di sumsum tulang, dan sebagian pematangan sel tersebut berlangsung di kelenjar thimus. Sehingga sumsum tulang dan thimus disebut sebagai pusat imun. T limfosit merupakan sel darah putih yang dihasilkan dalam sumsum tulang dan proses pematangannya dilakukan dalam thimus, setelah set T limfosit matang sel-sel ini dapat melakukan fungsinya. Sedangkan sel darah putih yang lain dibuat dalam sumsum tulang dan pematanganya berlangsung di sumsum tulang, lalu angkut ke thimus dan disebarkan menuju kelenjar-kelenjar limfe (nodus limfatikus), apencliks, tonsil, dan amandel.

 

  1. B. Cara Kerja Sistem Imun
  2. 1. Fagositosis

Fagositosis dilakukan oleh monosit maupun leukosit granulosit. Bila ada materi asing yang masuk dalam sel / jaringan tubuh maka akan diambil oleh kapiler limfa dengan cara menguras rongga jaringan dan membawanya menuju nodus limfatikus (simpul limfa / kelenjar limfa). Di dalam kelenjar ini materi asing akan difagositosis oleh sel-sel makrofag.

Di samping itu kelenjar getah bening / kelenjar limfe dibentuk oleh ruang-ruang sebagai tujuan dari aliran getah bening, Rongga-rongga ini dilapisi oleh sel-sel yang bersifat fagositosis dan endositosis yang berfungsi untuk menelan partikel asing. Mekanisme ini dapat nielindungi aliran darah dari infeksi bakteri dan pertahanan terhadap penyakit menular. Apabila terjadi infeksi yang berat maka kerja kelenjar getah bening sangat aktif dan akan menyebabkan pernbengkakan kelenjar.

  1. 2. Interaksi Antigen Antibodi

Selain dengan cara fagositosis, tubuh dapat melindungi dari serangan dan dampak buruk karena adanya materi asing dengan cara membentuk antibodi. Antibodi yang dibentuk akan disesuaikan dengan jenis antigen yang akan di lawannya. Kelenjar limfe berperan dalam penyebaran limfosit dan pembentukan antibodi. Antibodi sendiri merupakan protein globulin yang ditemukan dalam plasma darah.

Dari hasil penelitian secara in vitro, diketahui bahwa ada dua sel yang berperan dalam pembentukan antibodi, yaitu sel-sel monosit yang bersifat fagosit dan limfosit, Pertama kali bila ada antigen maka akan dilakukan proses fagositosis terhadap antigen oleh monosit. Adanya peristiwa fagositosis terhadap antigen ini akan mengintruksikan limfosit yang secara alami dapat mengenali antigen untuk membentuk antibodi. Dengan terbentuknya antibodi maka akan dilakukan penggabungan antibodi pada antigen.

 

LEMBAR KEGIATAN

Jelaskan ciri-ciri dari sel darah putih berikut!

No Nama Sel Ciri-ciri
1. Monosit  
2. Limfosit  
3. Neutrofil  
4. Basofil  
5. Eosinofil  

 

UJI KOMPETENSI

  1. I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d, atau e pada jawaban yang paling tepat!
  2. Seseorang yang menderita sakit akibat infeksi virus akan mengalami …
  3. peningkatan jumlah neutrofil dan makrofag untuk memakan virus
  4. peningkatan jumlah limfosit untuk mem­buat antibodi
  5. penurunan jumlah limfosit karena ber­interaksi dengan toksin
  6. penurunan jumlah neutrofil dan makrofag karena banyak yang mati
  7. penurunan jumlah leukosit untuk merespon antigen

 

 

  1. Limfosit merupakan sel darah putih yang berfungsi sebagai …
  2. pembentuk antibodi
  3. menguraikan antigen
  4. menghancurkan antigen
  5. menurunkan jumlah antibodi
  6. memakan kuman penyakit

 

  1. Pernyataan yang benar tentang macam sel darah putih dengan perananannya adalah…
  2. Eosinofil memakan antigen dan mengontrol respon kebal
  3. neutrofil mengenali antigen dan meng­hasilkan antibodi
  4. basofil menembus pembuluh darah dan mengontrol respon kebal
  5. limfosit mengontrol respon kebal dan menghasilkan antibodi
  6. monosit memroduksi antibodi dan menembus pembuluh darah

 

  1. Seorang anak setelah makan udang kulitnya merasa gatal-gatal. Hal ini disebabkan …
  2. kurang terbiasa makan udang
  3. terlalu banyak mengonsumsi udang
  4. ada protein udang yang dianggap benda asing oleh tubuh
  5. udangnya terkontaminasi logam berat
  6. udangnya hidup pada lingkungan yang terpolusi

 

  1. Berikut ini yang dapat bertindak sebagai antigen adalah …
  2. virus                d.  jamur
  3. bakteri             e.  a, b, c, dan d benar
  4. protozoa

 

  1. Enzim hidrolitik yang terdapat dalam sel berperan untuk …
  2. menguraikan materi asing yang mem­bahayakan sel
  3. meningkatkan jumlah albumin dalam darah
  4. meningkatkan jumlah limfosit
  5. merangsang produksi antibosi
  6. merangsang pembentukan monosit

 

  1. Bila tubuh menanggapi bahan-bahan yang bersifat nonimunologik secara berlebihan akan menyebabkan munculnya gejala …
  2. imunoefisiensi     d.  autoimun
  3. alergi                    e.  autoinfeksi
  4. infeksi

 

  1. Protein dalam darah yang berperan dalam pembentukan antibodi adalah …
  2. albumin                d.  hemoglobn
  3. globin                  e.  globulin
  4. hemin

 

  1. Sel darah putih dibentuk di …
  2. hati
  3. sumsum tulang belakang
  4. sumsum tulang
  5. jaringan endotelium
  6. limpa

 

10.  Sel darah putih yang diproduksi di sumsum  tulang dan pematangannya berlangsung di timus adalah …

  1. eritrosit                d.  monosit
  2. trombosit             e.  leukosit
  3. T limfosit

 

11.  Antibodi dapat dihasilkan oleh kelenjar…

  1. getah bening        d.  adrenal
  2. pankreas              e.  thyroid
  3. hipofise

 

12.  Kasus kehamilan berikut yang dapat merangsang pembentukan antibodi adalah …

  1. ibu golongan darah A, janin golongan darah B
  2. ibu golongan darah O, janin golongan darah AB
  3. ibu golongan darah A, janin golongan darah O
  4. ibu golongan darah Rh+, janin golongan Rh-
  5. ibu golongan darah Rh-, janin golongan darah Rh+

 

13.  Untuk mernperoleh kekebalan terhadap suatu infeksi dapat dilakukan dengan pemberian …

  1. pemberian antibiotik
  2. pemberian antiseptik
  3. pemberian transfusi darah
  4. pemberian vaksin
  5. pemberian antianalgesik

 

14.  Makanan yang dapat menambah zat keke­balan tubuh pada bayi setelah dilahirkan adalah …

  1. ASI                      d.  susu segar
  2. susu formula        e.  susu jolong
  3. makanan tambahan

 

15.  Anjuran pemerintah untuk memberikan ASI eksklusif bagi bayi pada empat bulan pertama akan bermanfaat meningkatnya tingkat kesehatan bayi karena …

  1. dapat merangsang sistem kekebalan aktif
  2. bagi mendapatkan sistern kekebalan pasif
  3. bayi memperoleh makanan yang cukup
  4. susu formula harganya sangat tinggi
  5. menumbuhkan ikatan kasih sayang antara ibu dan anak

 

 

 

 

  1. II. Jawablah pertanyann-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
  2. Jelaskan yang dimaksud dengan diapedesis dan sebutkan manfaat adanya diapedesis pada sel darah putih!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Jelaskan perbedaan antara kekebalan pasif dengan kekebalan aktif!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Sel darah putih dapat mengatasi kuman dengan cara fagositosis. Sebutkan yang berperan!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Sebutkan sel-sel yang berperan membentuk antibodi!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Mengapa pada saat terjadi infeksi pada lengan maka kelenjar limfe di ketiak akan bengkak dan terasa sakit?

Jawab : _______________________________________________________________

 

PENGAYAAN

Jelaskan istilah-istilah berikut!

  1. Antigen

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Antibodi

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Vaksin

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Sistem imun

Jawab : _______________________________________________________________

 

 
 

PELATIHAN ULANGAN SEMSETER

  1. I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d, atau e pada jawaban yang paling tepat!
  2. Perhatikan gambar sistem pencernaan berikut!

 

Gangguan pada bagian yang bertanda X disebabkan karena produksi HCL yang berlebih, bila kena gesekan akan menimbulkan rasa nyeri disebut …

  1. peritonis            d.  carditis
  2. kolik                  e.  konstipasi
  3. gastritis

 

  1. Jenis makanan yang merupakan sumber karbohidrat adalah …
  2. beras, jagung, daging, susu
  3. beras, jagung, kentang, telur
  4. gandum, sagu, biji-bijian, ikan
  5. beras, jagung, gandum, sagu
  6. beras, jagung, buah-buahan

 

  1. Proses pencernaan yang terjadi di mulut berlangsung secara mekanik dan kimiawi dengan menggunkan  enzim sebagai katalisatornya. Zat yang diubah di dalam mulut dengan perantaraan enzim adalah …
  2. karbohidrat          d.  protein
  3. lemak                   e.  vitamin
  4. mineral

 

  1. Hasil uji makanan yang dilakukan seorang siwa tampakseperti tabel.
Bahan makanan Pemberian reagen
Benedict Biuret lugol
I Endapan merah bata Biru keruh Biru tua
II Hijau tua Hijau Cokelat kekuningan
III Biru muda Ungu Cokelat muda
IV Biru muda Ungu Biru tua

Bahan makanan yang baik bagi pasien yang dalam penyembuhan setelah sakit adalah …

  1. I dan III              d.  III dan IV
  2. I dan IV              E. III dan IV
  3. II dan III

 

  1. Lambung merupakan organ pencernaan. Getah yang dihasilkan lambung dan fungsinya yang benar adalah …
  2. gastrin berfungsi untuk membantu men­cerna karbohidrat
  3. renin memecah protein menjadi di pep­tida
  4. pepsin berfungsi menggumpalkan kasein
  5. HCl berfungsi mengaktitkan pepsinogen
  6. kasein berfungsi memecah amilum

 

  1. Pencernaan makanan pada ruminansia yang dibantu flagellata dan bakteri aerob berlangsung di …
  2. rumen dan retikulum
  3. rumen dan omasum
  4. rumen dan obomasum
  5. retikulum dan omasum
  6. retikulum dan obomasum

 

  1. Kolesistokinin yang disekresi oleh dinding uses berfungsi untuk ….
  2. merangsang sekresi garam-garam empedu
  3. merangsang sekresi hormon insulin
  4. merangsang sekresi enzim tripsin
  5. bersama enterokinase membantu men­cerna lemak
  6. membantu penyerapan lemak oleh pem­buluh kil

 

  1. Perhatikan gambar perangkat penguji adanya CO2 dalam udara pernapasan berikut!

 

 

Susunan perangkat penguji adanya CO2 dalam udara pernapasan yang benar adalah…

  1. 1 dan 2                d.  2 dan 4
  2. 1 dan 4                e.  3 dan 4
  3. 2 dan 3

 

  1. Pengangkutan CO2 oleh darah dapat berupa senyawa berikut, kecuali
  2. HbCO2
  3. CaCO3
  4. karbaminohemoglobin
  5. ion karbonat oleh plasma darah
  6. asam karbonat oleh plasma darah

 

10.  Enzim yang mengatur pengeluaran keringat adalah …

  1. katalase                d.  brandikinin
  2. peroksidase          e.  ADH
  3. arginase

 

  1. Tempat terjadinya pro­ses pembentukan urine primer dan sekunder terjadi pada bagian …
  2. 1 dan 2                d.  4 dan 5
  3. 2 dan 3                e.  5 dan 1
  4. 3 dan 4

 

12.  Zat-zat berikut ini yang ditemukan dalam urine orang yang sehat adalah …

  1. glukosa dan ureum
  2. glukosa dan glikogen
  3. albumin dan ureum
  4. albumin dan klor
  5. garam dapur dan ureum

 

13.  Perhatikan bagan pembentukan urea berikut ini!

Yang ditunjuk oleh AA2 adalah ….

 

 

  1. asam sitrat           d.  heparin
  2. arginase               e.  albumin
  3. sitrulin

 

14.  Lapar garam disebabkan oleh …

  1. keluarnya keringat yang berlebihan
  2. metabolisme yang tidak lancar
  3. kekurangan garam beriodium dalam makanannya
  4. kekurangan garam dalam waktu yang lama
  5. kelebihan garam dalam makanan

 

15.  Gangguan berikut yang disebabkan oleh sekresi hormon ADH yang tidak normal adalah …

  1. diabetes millitus
  2. diabetes insipidus
  3. albuminuria
  4. uremia
  5. nefritis

 

16.  Berikut ini zat-zat sisa metabolisme.

1)  Garam dapur         3)  Air

2)  Karbon dioksida    4)  Urea

Zat yang dikeluarkan lewat ginjal adalah…

  1. 1, 2, dan 2           d.  2, 3, dan 4
  2. 1, 2, dan 4           e.  3 dan 4
  3. 1, 3, dan 4

 

17.  Neuron yang aksonnya berhubungan dengan efektor adalah …

  1. neuron motorik
  2. neuron sensorik
  3. neuron eferen
  4. neuron aferen
  5. neuron konektor

 

18.  Perhatikan jalannya rangsang di bawah!

 

 

 

 

Proses yang terjadi pada bagian X adalah…

  1. menghantarkan tanggapan ke lingkungan
  2. memberi reaksi terhadap rangsang
  3. menghantar tanggapan ke efektor
  4. menghantar rangsang ke pusat saraf
  5. menerima rangsangan dari lingkungan

 

  1. Kelenjar buntu yang ber­hubungan dengan hormon reproduksi adalah …

 

 

  1. 1 – 2                     d.  2 – 3
  2. 1 – 4                     e.  2 – 4
  3. 1 – 5

 

  1. Bagian mata yang ber­peran untuk menerima rangsang cahaya adalah yang bernomor …
  2. 1                          d.  4
  3. 2                          e.  5
  4. 3

 

21.  Ujung saraf pada kulit yang berperan untuk menerima rangsang panas adalah ….

  1. krause             d.  rufini
  2. meisner           e.  Ujung saraf terbuka
  3. paccini

 

22.  Ovarium menghasilkan hormon estrogen yang berfungsi untuk …

  1. merangsang produksi susu pada keha­milan berusia 9 bulan
  2. merangsang pembentukan dinding ute­rus pada awal kehamilan
  3. mempengaruhi pembentukan “follicle de graff”
  4. mempercepat kontraksi uterus saat per­salinan
  5. mengatur pemasakan ovum

 

23.  Ovulasi merupakan peristiwa rutin yang terjadi dalam tubuh wanita, pada saat tersebut hormon yang ditemukan dengan kadar yang tinggi adalah …

  1. FSH                     d.  estrogen
  2. LH                       e.  progerseron
  3. ICSH

 

24.  Organ yang berfungsi sebagai tempat pema­tangan dan penyimpanan sperma adalah …

  1. testis                     d.  vesikula seminalis
  2. vas deferens          e.  kelenjar prostat
  3. epididimis

 

25.  Proses metabolisme dan oksidasi di dalam sel dipengaruhi oleh hormon …

  1. kalsitonin             d.  androgen
  2. parathormon        e.  tiroksin
  3. adrenalin

 

26.  Jika proses gerak yang diatur oleh sistem saraf disadari, maka impuls akan menempuh jalan …

  1. reseptor ® neoron sensorik ® otak ® neuron motorik ® efektor
  2. reseptor ® neoron sensorik ® inter­neuron ® neuron motorik ® efektor
  3. reseptor ® neoron motorik ® otak ® neuron sensorik ® efektor
  4. reseptor ® neoron motorik ® sumsum tulang belakang ® efektor
  5. reseptor ® neuron sensorik ® neuron konektor ® otak ® efektor

 

27.  Fungsi neuron sensorik pada lengkung reflek lutut adalah …

  1. menyampaikan impuls ke otak depan
  2. menyampaikan impuls ke sumsum tulang belakang
  3. menyampaikan impuls ke efektor
  4. menyampaikan impuls ke reseptor
  5. sebagai saraf penghubung di dalam pusat sadar

 

28.  Hubungan antara fungsi saraf dan organnya yang sesuai adalah …

  1. saraf para simpatik mempercepat denyut jantung
  2. saraf simpatik melebarkan pupil mata
  3. saraf simpatik memacu proses proses pencernaan
  4. saraf simpatik melebarkan arteri
  5. saraf para simpatik melebarkan bronkiolus

29.  Hormon berikut ini yang dapat menebalkan dinding uterus adalah …

  1. FSH                     d.  relaksin
  2. oksitosin              e.  prostalglandin
  3. progresteron

 

30.  Hormon yang menetralkan pengaruh progresteron sehingga dapat membantu proses kelahiran adalah …

  1. prostaglandin       d.  vasopresin
  2. oksitosin              e.  sekretin
  3. relaksin

 

 

  1. II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
  2. Sebutkan fungsi usus besar!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Faktor apakah yang menyebabkan udara dapat keluar masuk dalam paru-paru!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Sebutkan dan jelaskan sifatnya lapisan yang menyusun epidermis manusia!

Jawab­ : _______________________________________________________________

  1. Mengapa pada penderita gagal ginjal dibantu dengan haemodialisa?

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Sebutkan peranan kulit sebagai alat ekskresi!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Jelaskan mekanisme mendengar pada manusia!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Sebutkan persamaan dan perbedaan antara otak dan sumsum tulang belakang!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Sebutkan gangguan yang timbul bila terjadi hiperfungsi somatrotropin di usia pertumbuhan dan usia tua!

Jawab : _______________________________________________________________

  1. Jelaskan yang dimaksud dengan inseminasi in vitro!

Jawab : _______________________________________________________________

10.  Sebutkan organ genetalia interna wanita! Sebutkan macam-macam sel darah putih yang bergranula!

Jawab : _______________________________________________________________

 

 

 

About these ads

Tentang uunsmaji

Saya seorang guru Biologi yang suka membaca, menulis, meneliti,diskusi,presentasi, mengabdi pada banyak lini demi kebaikan di hari nanti. Bersuami guru juga dengan empat orang anak, tiga orang anak perempuan dan satu anak laki laki
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s